Adat Tepung Tawar dan berdoa Mengiringi Keberangkatan Haji Warga Desa Porang Ayu

REDAKTUR

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:25 WIB

50265 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PORANG AYU – Suasana khidmat menyelimuti halaman sebuah rumah warga di Desa Porang Ayu pagi ini, ditandai dengan pelaksanaan tradisi tepung tawar dan berdoa sebagai bentuk doa restu keluarga besar dan masyarakat setempat sebelum seseorang menggapai cita-cita suci menunaikan rukun Islam kelima. Ritual adat yang sarat makna ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus momentum refleksi bagi para calon peziarah tanah suci yang akan berangkat ke Tanah Suci, khususnya bagi nenek Rami binti H. Lebe, salah satu dari warga desa tersebut yang telah mempersiapkan diri untuk menunaikan ibadah haji tahun ini. Dalam tradisi yang dilakukan secara turun-temurun, tepung tawar dan berdoa bersama berfungsi untuk memohon perlindungan Allah serta membersihkan hati dan jiwa agar senantiasa terjaga dalam keadaan suci selama menjalani perjalanan ibadah.

Keberangkatan nenek Rami tidak luput dari perhatian seluruh komponen masyarakat sekitar karena ia merupakan jamaah calon haji yang mewakili semangat dalam memperjuangkan kesempatan beribadah ke Baitullah. Sembari para undangan melantunkan doa dan memberikan tawar ke atas kepala serta tangan calon jamaah haji yang berjalan di tengah-tengah acara, tokoh agama setempat, H. Muhammad Amin, memberikan amanat dan petuah yang ditujukan langsung bagi nenek Rami maupun bagi masyarakat yang memiliki kerinduan sama untuk pergi ke tanah suci. Menurutnya, persiapan fisik dan harta benda hanyalah sebagian kecil dari syarat kelayakan seorang musafir langit, sedangkan persiapan mental dan spiritual jauh lebih menentukan keberhasilan ibadah tersebut diterima.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

H. Muhammad Amin menekankan bahwa landasan utama dari segala perjuangan menuju tanah suci adalah hubungan baik dengan manusia sekitarnya yang dimulai dari lingkaran terkecil yaitu keluarga. Ia menasihati agar setiap calon jamaah haji tetap patuh kepada kedua orang tua sebagai wujud syukur atas anugerah lahir dan batin. Selain aspek kedewasaan emosional terhadap keluarga, H. Amin juga merinci mengenai strategi finansial yang bijak dalam menghadapi biaya yang sangat besar untuk perjalanan ini. Ia mengingatkan agar setiap usaha yang dijalankan harus dilandasi kegigihan, dan penting bagi calon jamaah untuk segera memulai menabung sejak dini dari hasil usaha yang didapatkan. Hal ini dimaksudkan agar beban finansial saat waktu keberangkatan tiba tidak memberatkan dan niat yang sudah tertanam dapat segera direalisasikan tanpa terhambat masalah ekonomi yang berlarut-larut.

Lebih jauh lagi, dalam petuah panjangnya itu, H. Muhammad Amin menegaskan bahwa niat saja tidak cukup tanpa disertai aksi nyata yang konsisten. Ia mengajak masyarakat untuk terus berusaha keras secara giat bukan hanya sekadar berharap rezeki datang dengan sendirinya, melainkan melakukan upaya-upaya konkret untuk memenuhi niat mereka agar bisa menunaikan ibadah haji. Usaha yang intensif ini diharapkan menjadi tolak ukur kesungguhan seorang muslim dalam mengejar ampunan dan keridhaan Allah SWT melalui jalur ibadah resmi pemerintah maupun mandiri. Doa restu melalui tepung tawar yang disiramkan kini menjadi simbolik bahwa jalan yang ditempuh nenek Rami bukan jalan sendiri, melainkan didukung penuh oleh doa lingkungan sekitarnya.

Para tetangga dan sanak keluarga nenek Rami tampak hadir antusias menyaksikan rangkaian acara tersebut dengan penuh harap. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa tradisi lokal seperti ini tetap relevan di tengah modernisasi zaman sebagai benteng pemersatu sosial sekaligus penguat iman. Bagi masyarakat Desa Porang Ayu, tradisi tepung tawar dan berdoa bukan sekadar formalitas budaya semata, melainkan cerminan dari cara hidup mereka yang menjunjung tinggi nilai gotong royong dan kekeluargaan dalam meraih impian bersama. Dengan adanya dukungan moril seperti ini, harapan akan terwujudnya ibadah haji mabrur semakin kuat, mengingat langkah awal yang benar dan niat yang ikhlas sudah diletakkan di bawah naungan doa para hadirin dan kerabat dekat. (Wahid)

Berita Terkait

Dandim 0113/Gayo Lues Gelar Jam Komandan, Tekankan Disiplin, Tanggung Jawab dan Keharmonisan Keluarga
Ringankan Beban Warga Binaan Babinsa Bantu Bangun Rumah
​Akses Perkebunan Kini Lebih Dekat: Babinsa Koramil 09/Putri Betung Bersama BKO Yon TP 855 dan Warga Lanjutkan Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Merah Putih
Babinsa dan Damkar Patroli Karhutla di wilayah kec terangon Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
Babinsa dan Damkar Patroli Karhutla di wilayah kec terangon Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
Babinsa Laksanakan Puanter di Kantor Desa, Jalin Sinergitas dengan Aparatur Desa Binaan
Aksi Manunggal TNI dan Warga: Gotong Royong Lanjutkan Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Merah Putih di Desa Pintu Gayo
Babinsa Koramil 02/Rikit Gaib laksanakan pengrcatan lantai Jembatan Gantung Perintis di Desa Kuning

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 19:08 WIB

Polisi Bersama MPA Padamkan Karhutla di Desa Sungai Pinang, Api Berhasil Dikendalikan

Senin, 7 September 2026 - 23:37 WIB

Polres Banyuasin Gelar Press Conference, Ungkap Kasus Pembunuhan Dua Perempuan Setelah Lima Tahun

Senin, 7 September 2026 - 16:42 WIB

Hotspot Terdeteksi di Desa Bukit, Polsek Betung Lakukan Ground Check dan Tingkatkan Pencegahan Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 00:57 WIB

Kerangka Manusia Ditemukan di Talang Kelapa, Misteri Hilangnya Dua Perempuan Terungkap

Senin, 7 September 2026 - 00:51 WIB

Pekarangan Produktif Untuk Penopang Ketahanan Pangan, Oleh Aipda Ofeet Army Putra ,Ajak Warga Desa Sungsang IV Kec. Banyuasin ll Dukung P2B

Minggu, 6 September 2026 - 05:16 WIB

Pekarangan Produktif Untuk Penopang Ketahanan Pangan, Oleh Bripka Anton Lendra ,Ajak Warga Desa Biyuku Kec. Suak Tape Dukung P2B

Minggu, 6 September 2026 - 05:13 WIB

Hotspot Terdeteksi di Buana Murti, Polsek Pulau Rimau Bersama Tim Gabungan Padamkan Titik Api

Jumat, 4 September 2026 - 21:29 WIB

Curi Kabel PLN, Dua Tersangka Diamankan Polsek Banyuasin I, Warga Sempat Alami Pemadaman 18 Jam

Berita Terbaru

REGIONAL

Ringankan Beban Warga Binaan Babinsa Bantu Bangun Rumah

Selasa, 8 Sep 2026 - 09:44 WIB