Adat Tepung Tawar dan berdoa Mengiringi Keberangkatan Haji Warga Desa Porang Ayu

REDAKTUR

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:25 WIB

50281 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PORANG AYU – Suasana khidmat menyelimuti halaman sebuah rumah warga di Desa Porang Ayu pagi ini, ditandai dengan pelaksanaan tradisi tepung tawar dan berdoa sebagai bentuk doa restu keluarga besar dan masyarakat setempat sebelum seseorang menggapai cita-cita suci menunaikan rukun Islam kelima. Ritual adat yang sarat makna ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus momentum refleksi bagi para calon peziarah tanah suci yang akan berangkat ke Tanah Suci, khususnya bagi nenek Rami binti H. Lebe, salah satu dari warga desa tersebut yang telah mempersiapkan diri untuk menunaikan ibadah haji tahun ini. Dalam tradisi yang dilakukan secara turun-temurun, tepung tawar dan berdoa bersama berfungsi untuk memohon perlindungan Allah serta membersihkan hati dan jiwa agar senantiasa terjaga dalam keadaan suci selama menjalani perjalanan ibadah.

Keberangkatan nenek Rami tidak luput dari perhatian seluruh komponen masyarakat sekitar karena ia merupakan jamaah calon haji yang mewakili semangat dalam memperjuangkan kesempatan beribadah ke Baitullah. Sembari para undangan melantunkan doa dan memberikan tawar ke atas kepala serta tangan calon jamaah haji yang berjalan di tengah-tengah acara, tokoh agama setempat, H. Muhammad Amin, memberikan amanat dan petuah yang ditujukan langsung bagi nenek Rami maupun bagi masyarakat yang memiliki kerinduan sama untuk pergi ke tanah suci. Menurutnya, persiapan fisik dan harta benda hanyalah sebagian kecil dari syarat kelayakan seorang musafir langit, sedangkan persiapan mental dan spiritual jauh lebih menentukan keberhasilan ibadah tersebut diterima.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

H. Muhammad Amin menekankan bahwa landasan utama dari segala perjuangan menuju tanah suci adalah hubungan baik dengan manusia sekitarnya yang dimulai dari lingkaran terkecil yaitu keluarga. Ia menasihati agar setiap calon jamaah haji tetap patuh kepada kedua orang tua sebagai wujud syukur atas anugerah lahir dan batin. Selain aspek kedewasaan emosional terhadap keluarga, H. Amin juga merinci mengenai strategi finansial yang bijak dalam menghadapi biaya yang sangat besar untuk perjalanan ini. Ia mengingatkan agar setiap usaha yang dijalankan harus dilandasi kegigihan, dan penting bagi calon jamaah untuk segera memulai menabung sejak dini dari hasil usaha yang didapatkan. Hal ini dimaksudkan agar beban finansial saat waktu keberangkatan tiba tidak memberatkan dan niat yang sudah tertanam dapat segera direalisasikan tanpa terhambat masalah ekonomi yang berlarut-larut.

Lebih jauh lagi, dalam petuah panjangnya itu, H. Muhammad Amin menegaskan bahwa niat saja tidak cukup tanpa disertai aksi nyata yang konsisten. Ia mengajak masyarakat untuk terus berusaha keras secara giat bukan hanya sekadar berharap rezeki datang dengan sendirinya, melainkan melakukan upaya-upaya konkret untuk memenuhi niat mereka agar bisa menunaikan ibadah haji. Usaha yang intensif ini diharapkan menjadi tolak ukur kesungguhan seorang muslim dalam mengejar ampunan dan keridhaan Allah SWT melalui jalur ibadah resmi pemerintah maupun mandiri. Doa restu melalui tepung tawar yang disiramkan kini menjadi simbolik bahwa jalan yang ditempuh nenek Rami bukan jalan sendiri, melainkan didukung penuh oleh doa lingkungan sekitarnya.

Para tetangga dan sanak keluarga nenek Rami tampak hadir antusias menyaksikan rangkaian acara tersebut dengan penuh harap. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa tradisi lokal seperti ini tetap relevan di tengah modernisasi zaman sebagai benteng pemersatu sosial sekaligus penguat iman. Bagi masyarakat Desa Porang Ayu, tradisi tepung tawar dan berdoa bukan sekadar formalitas budaya semata, melainkan cerminan dari cara hidup mereka yang menjunjung tinggi nilai gotong royong dan kekeluargaan dalam meraih impian bersama. Dengan adanya dukungan moril seperti ini, harapan akan terwujudnya ibadah haji mabrur semakin kuat, mengingat langkah awal yang benar dan niat yang ikhlas sudah diletakkan di bawah naungan doa para hadirin dan kerabat dekat. (Wahid)

Berita Terkait

Babinsa Pos Ramil Dabun Gelang dampingi Penyaluran Makan Bergisi Gratis
Tingkatkan Aksesibilitas Warga Pasca Bencana, TNI Bersama Masyarakat Gayo Lues Bergotong Royong Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih
​Tingkatkan Aksesibilitas Warga Pasca Bencana, TNI Bersama Masyarakat Gayo Lues Bergotong Royong Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih
TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara
PLN Perkuat Sinergi dengan DPRD Kepulauan Anambas untuk Tingkatkan Layanan Kelistrikan
Brigjen Guslin Bersama Kemendagri dan Pemkab Gayo Lues Pantau Normalisasi Sungai Aih Bobo, Upaya Tekan Risiko Luapan Air Diperkuat
Pemerintah Pusat dan Pemkab Gayo Lues Perkuat Sinergi, 16 Alat Berat Disiapkan untuk Percepatan Penanganan Pascabanjir
Kampung Kota Rikit Gaib di Bawah Kepemimpinan Taher Raih Skor 90,5, Pemkab Gayo Lues Terima Penghargaan KPK

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Payung Pemuda Demokrasi, Dorong Pelajar Mengembangkan Potensi Diri melalui Pendidikan dan Diskusi Publik

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:34 WIB

Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” Diuji, RADARNEWS Desak Pelayanan Polri Bersih dan Transparan serta Tindak Tegas Dugaan Pungli

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Presidium Mitra BGN Tuntut Kepastian Operasional SPPG, Investasi Terancam Terjebak Ketidakpastian

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Napi Sering Kabur, Tapi Kanwilnya Tidak Pernah di Copot, Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Usulkan Copot Kepala Kanwil Pemasyarakatan Riau dan Kalapas Pasir Pangaraian

Selasa, 6 Oktober 2026 - 02:32 WIB

GARUDA MENDUNIA: Timnas Indonesia Taklukkan Thailand di Laga Penuh Gengsi

Kamis, 24 September 2026 - 02:02 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange

Kamis, 24 September 2026 - 00:02 WIB

Delapan Piagam Di Tangan PKN-RI , Beserta Hasil Jejak Laporan Dugaan Korupsi,  Ketika Masyarakat Turut Ikut Mengawasi Uang Negara

Jumat, 18 September 2026 - 23:47 WIB

Pakar Hukum Internasional, Prof Sutan Nasomal Menyakini Menkeu Baru RI Mampu Mengalahkan Dollar Selamat Menkeu Baru!!

Berita Terbaru