Dewi Sari Angreni br Harahap Warga Desa Lingga Kabupaten Karo Diduga Dibunuh di Padang Pariaman Sumatera Barat

REDAKSI SUMUT

- Redaksi

Kamis, 14 November 2024 - 07:48 WIB

50668 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

RadarNews.Nasional.com,Kabupaten Karo-Masih lebih kurang sebulan,Dewi Sari Angreni br Barahap,ibu satu orang anak,warga desa Lingga,Kecamatan Simpang Empat,Kabupaten Karo bekerja di Padang Pariaman,Sumatera Barat sudah tinggal nama. Diduga kematian Almarhum meninggal dunia karna dibunuh.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selasa,(12/11/2024),sekitar pukul 23.00 Wib keluarga Alm menerima kabar kematian melalui Polsek Simpang Empat,Kecamatan Simpang Empat yang disampaikan oleh Polres Padang Pariaman,Sumatera Barat.

 

Keluarga seketika terhenyak dan bertanya tanya sebab kematian,mengingat Alm sebulan yang lalu menjelang keberangkatan tidak ada keluhan sakit. Akan tetapi kecurigaan mulai berkembang karna Alm sebelumnya jarang sekali berberita semenjak sampai di Padang Pariaman.

 

Alm,Dewi Sari Angreni yang menurut keterangan keluarga berangkat ke Padang Pariaman masih diantar oleh suami hingga naik Bus, yang mana bertujuan untuk bekerja di Padang Pariaman yang ditawari oleh seorang pria yang dikenal melalui sosial media (Fb).

 

Menurut keterangan keluarga Alm,Dewi Sari Angreni ditawari oleh Pria yang dikenal melalui sosial media/ Fb itu bekerja di salah satu Mall di Padang Pariaman,Sumatera Barat Yang tak lama kemudian berganti tempat kerja di salah satu rumah makan di Padang Pariaman juga.

Akan tetapi keluarga mulai merasa curiga karna sekitar dua minggu sebelum kabar meninggal,Alm Dewi Sari Angreni sempat berkomunilasi melalui Whats Upp,akan tetapi waktu berkomunikasi hanya sebentar karna langsung dirijek(dimatikan)oleh Alm Dewi.Lalu Keluarga terakhir berkomunikasi dengan Alm Dewi seminggu sebelum berita duka,melalui Video call (VC),yang pada saat itu orang tua Alm sempat menanyakan,”mengapa wajah anaknya Dewi terlihat pucat.”

Akan tetapi pertanyaan tidak dijawab oleh Alm malah dirijek/dimatikan.

 

Oleh karna itu keluarga Alm ketika mendengar berita kematian anaknya,tidak bisa menerima begitu saja.Merasa ada indikasi dugaan jangan jangan Dewi dibunuh,lebih lagi karna di dalam gambar jenajah Alm, mata terbuka sebelah.

 

Karna keadaan situasi ekonomi yang kurang memadai,maka keluarga Alm melalui Ustad Abdul meminta tolong kepada Ketua PC PPM LVRI Karo dan Wakil Ketua DPRD Karo,Korindo Sembiring Milala untuk bersedia membantu memfasilitasi sekaligus mendampingi keluarga Alm guna proses sampai jenazah dapat tiba di Kampung halaman Tanah Karo.

 

Mengetahui peristiwa tersebut Ketua PC PPM LVRI Kabupaten Karo,Maha Sendi Sembiring Milala dan Wakil Ketua DPRD Karo,Fraksi Gerindra,Korindo Sembiring Milala langsung berempati dan siap memberi fasilitas sekaligus mendampingi keluarga hingga kepulangan jenazah ke kampung halamannya. Mengingat keluarga Alm sudah dalam keadaan duka dan tidak memiliki biaya untuk menjemput jenazah untuk dibawa ke Tanah Karo,maka oleh karna rasa empati Ketua PC PPM LVRI Karo,Maha Sendi Sembiring Milala bersama Wakil DPRD Korindo Sembiring Milala langsung mengulurkan tangan untuk meringankan beban keluarga.Termasuk biaya visum yang akan diusulkan oleh keluarga Alm setibanya di RS Umum Padang Pariaman tempat Alm disemayamkan.

 

Mengingat kronologis ditemukannya Alm Dewi meninggal di kamar kost belum jelas,dan situasi tubuh Alm yang matanya terbuka sebelah,maka keluarga setibanya di tempat Alm akan meminta pihak RS Umum Padang Pariaman terlebih dahulu meminta jasad untuk divisum.Karna mengingat kecurigaan yang juga tumbuh saat bertelepon/VC seminggu sebelumnya sampai kronologis kematian,besar kemungkinan keluarga merasa Alm,Dewi Sari Angreni br Harahap sengaja dibunuh dengan disiksa terlebih dahulu.

 

(Shelly WS/tim)

Berita Terkait

Pemerintah Resmi Membekukan Tiga Perusahaan Getah Pinus di Gayo Lues, Pabrik Tidak Boleh Beroperasi dan Terancam Pidana Jika Membandel
Dirjen PHL Kementerian Kehutanan Undang Pabrik Pinus, Polisi, dan Aktivis Bahas Dugaan Tindak Pidana Lingkungan
Gerakan Kebangsaan Minta Kepastian, Sampai Kapan Negara Diam pada Dugaan Pidana Kehutanan PT Rosin?
Sanksi Pemerintah Belum Mengubah Banyak Hal, PT Rosin Masih Dipandang Seolah Kebal Hukum
Wujudkan Lingkungan Belajar Kondusif, MPD Gayo Lues Gandeng Stakeholder dan Satres Narkoba cegah Bahaya Judi Online dan Narkoba di Kalangan Pelajar
PT Rosin Diduga Tetap Berjalan Meski Banyak Kewajiban Tak Dipenuhi, Polda Aceh Diminta Turun
Semangat Hari Pendidikan Nasional 2026 di Gugus Dabun Gelang dan Blangpegayon
Kepala SDN 3 Blangkejeren Sampaikan Ucapan Selamat Hari Pendidikan Nasional, Serukan Semangat Membangun Generasi Emas

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:39 WIB

Satgas TMMD Bersama Warga Genjot Pembangunan Rumah Layak Huni di Abdya

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:18 WIB

Letkol Rana Mega Al-Amin Pastikan Jalan TMMD Gunung Cut Rampung Tepat Waktu

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:19 WIB

Dansatgas TMMD ke-128 Kodim Abdya: Layangan Tradisional Perekat Kebersamaan Warga

Senin, 11 Mei 2026 - 18:10 WIB

Tokoh Pemuda Gunung Cut Apresiasi Turnamen Layangan Tradisional Satgas TMMD Kodim Abdya

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Pelajar SD dan SLTP Antusias Ikuti Lomba Pidato Agama TMMD Kodim Abdya

Senin, 11 Mei 2026 - 16:26 WIB

Progres Rehab RTLH TMMD ke-128 Kodim Abdya Capai 60 Persen

Senin, 11 Mei 2026 - 15:55 WIB

Alat Berat Diterjunkan, Satgas TMMD Abdya Kebut Pembukaan Jalan Gunung Cut

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:57 WIB

Gotong Royong Satgas TMMD Ke-128 dan Warga, Rumah Tak Layak Huni di Abdya Mulai Berubah

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Satgas TMMD Bersama Warga Genjot Pembangunan Rumah Layak Huni di Abdya

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:39 WIB