Mantan Tapol Napol Aceh Harap Pilkada Bebas Gangguan

RADAR NEWS

- Redaksi

Selasa, 29 Oktober 2024 - 22:15 WIB

50231 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Kemenangan Mualem – Dek Fadh Memastikan Aceh Dalam Stabilitas Keamanan Yang Prima.

Nasruddin, yang akrab disapa Nyak Din Gajah, adalah sosok yang tidak asing lagi di kalangan masyarakat Aceh.

Sebagai seorang mantan tahanan politik (tapol) yang pernah menjalani masa sulit di penjara akibat konflik yang melanda Aceh pada masa lalu, Nyak Din Gajah kini berperan aktif dalam tim pemenangan Mualem-Dek Fadh dalam pilkada Aceh 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan latar belakang yang kaya akan pengalaman, ia telah menjadi suara yang kuat bagi masyarakat Aceh, terutama menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan datang.

Nyak Din berharap agar pilkada Aceh kali ini dapat berlangsung dengan aman dan tertib.

Menurutnya, keamanan dan ketertiban adalah hal yang sangat penting untuk memastikan bahwa setiap tahapan pemilihan dapat berjalan dengan baik.

“Kami mantan GAM berharap agar tidak ada lagi kejadian-kejadian yang mengganggu proses demokrasi ini seperti yang pernah terjadi di masa lalu,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Ia meyakini bahwa pilkada yang damai akan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyalurkan hak suara mereka dengan bebas dan tanpa rasa takut.

Dalam pandangannya, peran pemerintah pusat sangat krusial dalam menjaga keamanan selama pilkada di Aceh.

Nyak Din berharap bahwa pemerintah pusat lebih serius dalam memantau situasi dan memberikan dukungan yang diperlukan agar kondisi di Aceh tetap kondusif.

“Kemenangan Mualem-Dek Fadh mampu mereduksi dan bisa memastikan Aceh dalam kondisi stabilitas yang prima dalam menjalankan kedamaian.” Ungkap Nyak Din

Dia juga menambahkan bahwa kekhawatiran masyarakat Aceh jika Mualem-Dek Fadh kalah menimbulkan kekhawatirannya dalam menjaga distabilitas keamana di Aceh.

“Akan sangat membantu jika ada perhatian lebih dari pemerintah pusat.

Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama untuk menjaga demokrasi dan keamanan,” tegasnya.

Nyak Din juga menyampaikan dukungan kepada pasangan calon yang diusung oleh partai politik, Mualem dan Dek Fadh.

Ia percaya bahwa pasangan ini memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga perdamaian Aceh, memajukan Aceh dan memenuhi aspirasi masyarakat.

” Kami percaya, Mualem dan Dek Fadh adalah sosok yang tepat untuk memimpin Aceh ke arah yang lebih baik, dan juga berharap menang agar perdamaian dimasa kepemimpinan Prabowo tetap langgeng” ujarnya dengan penuh harapan.

Di tengah harapan dan tantangan yang ada, Nyak Din Gajah tetap optimis bahwa pilkada kali ini akan berjalan lebih baik dibandingkan sebelumnya, lebih aman dan kondusif.

Dengan adanya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat dan komitmen dari pemerintah untuk menjaga keamanan, ia yakin Aceh akan mampu melahirkan pemimpin yang benar-benar dapat membawa perubahan positif.

Nyak Din Gajah juga menyerukan seruan bagi seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersatu dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan memajukan demokrasi di Aceh.

Jangan dikotori oleh tindakan intimidasi serta keributan yang merugikan rakyat.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, ia percaya bahwa masa depan Aceh yang lebih baik akan tercipta.

Berita Terkait

Sekjen DPW Fanst Respon Aceh Desak Kapolda Bentuk Tim Lapangan Tangani Kayu Gelondongan Pascabanjir
Sekjen DPW FANST Respons Counter Polri Nusantara Aceh: “Tangkap Dan Sikat Habis Mafia Illegal Logging Tanpa Pengecualian”
Solidaritas Pemuda Mahasiswa Aceh Selatan Serukan Dukungan Moral untuk Pemerintah dan Kepemimpinan Bupati H. Mirwan
PISPI Aceh Luncurkan Buku Perdana Harapan Baru Pertanian Indonesia, Jadi Inspirasi Nasional
Dandim 0113/ Gayo Lues Pimpin Upacara Hari Pahlawan Tahun 2025 Di Halaman Kantor Bupati Kabupaten Gayo Lues
Papan Larangan Masih Berdiri, Tapi PT HOPSON Diduga Tetap Produksi — LIRA Sebut Ini Bukti Pembangkangan Terbuka
Penyerahan Program Kerja Pemerintahan Mahasiswa (PEMA) Universitas Al Washliyah Darussalam Banda Aceh Kabinet Meurakyat
SMPA Dukung Kejati Aceh Usut Dugaan Korupsi Dana Beasiswa BPSDM Sebesar Rp 420 Miliar demi Masa Depan

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:30 WIB

Pemerintah Kabupaten Takalar Luncurkan perisai,Jaminan sosial ketenagakerjaan sampai ke desa

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:13 WIB

Saat Negara Benar-Benar Hadir, Warga Rerebe Tak Henti Ucapkan Terima Kasih Kepada TNI Dan Tenaga Kesehatan

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:10 WIB

Babinsa Koramil 07/Blangjerango, Pantau Pendistribusian Gas Elpiji 3 Kg Bersubsidi

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:33 WIB

Bupati Takalar Tunjuk Pejabat Baru Desa Kadatong

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:26 WIB

Babinsa dan anggota polhut Himbau Masyarakat Untuk Bersama Cegah Karhutla

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:25 WIB

Babinsa Koramil 10/Pantan Cuaca Melaksanakan Komsos Dengan Masyarakat

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:23 WIB

Babinsa Komsos dan Memonitoring Wilayah Dengan Warga Binaan

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:53 WIB

Wabup Takalar Serahkan 1.197 Sertifikat Tanah PTSL di Sanrobone

Berita Terbaru