Papan Tulis Ambruk Timpa Siswa, Rehabilitasi Sekolah Diduga Dikerjakan Asal Jadi

RADAR NEWS

- Redaksi

Senin, 14 April 2025 - 22:28 WIB

50644 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kutacane_Diduga proyek perkerjaan rehabilitasi 6 ruang di SD Negeri Kuta Buluh Kecamatan Bambel Kabupaten Aceh Tenggara, yang memakai Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun anggaran 2024, dengan nomor kontrak 195/SPK/DIKBUD/DAU-SD/VIII/2024. Yang dilaksanakan oleh CV. Aira Amora telan korban luka, salah satu siswa di saat bersekolah. Senin (14/4/2025). Diduga pelaksanaan Rehabilitas tersebut dikerjakan asal jadi.

Proyek rehabilitasi ruang yang dilaksanakan selama 120 hari (dengan hitungan kalender) yang dimulai dari 23 Agustus 2024, Selesai pada 20 Desember 2024 lalu. Ambruk di bagian papan tulis yang berjenis Granit dan menimpa salah satu siswa bernama Hardiansyah (11/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikutip dari Kepala Sekolah SD Negeri Kuta Buluh Nurdewi, S.Pd. yang diminta keterangannya melalui via Telefon sekitar pukul 09.13 WIB pagi (12/4), Nurdewi, S.Pd., mengatakan papan tulis dinding yang terbuat dari bahan Granit tersebut tiba-tiba terlepas dan menimpa jari salah satu siswa.

Setelah kejadian, Nurdewi mengamati bahwa papan tulis berjenis Granit, dilengketkan hanya mengerok dinding secara dangkal, hanya memecahkan dinding sedikit lalu dilengketkan dengan semen, alhasil tidak terlalu lengket.

“Cuma tadi saya lihat model dia melengketkan itu tidak dikeroknya itu, Cuma dipecah-pecahkan sedikit begitu, kayak asal lengket kek gitu saya lihat. Granit itu kan berat, semennya pun gak banyak saya liat.” Terang Nurdewi

Menurut keterangan Nurdewi rehabilitasi 6 ruang di SD Negeri Kuta Buluh belum dilakukan serah terima kepada pihak sekolah hingga sekarang. Perihal tidak ingin menghambat proses pembelajaran di SD tersebut, para siswa terpaksa memakai ruang yang telah di rehab. “sebab tidak ada lagi ruangan lain yang memadai.” Lanjut Nurdewi.

Setelah kejadian ambruknya papan tulis, Nurdewi melapor ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tenggara perihal kejadian tersebut. Kemudian diutus oleh pemborong beberapa tukang untuk memperbaiki papan tulis yang roboh.

pada saat berlangsungnya perbaikan papan tulis yang roboh oleh tukang, Kepala Sekolah Nurdewi, S.Pd. sempat menanyakan kehadiran Kepala Pemborong.

“Mana kepala pemborongnya, tanya saya, namun tukang mengatakan kepada saya dia hanya disuruh kemari untuk memperbaiki bangunannya ada yang roboh”. Jelas Nurdewi melalui via telefon kepada Tim Wartawan.

Melihat kejadian yang menimpa siswanya, Kepala Sekolah Nurdewi, S.Pd., meminta agar papan tulis berbahan granit di 6 ruang yang di rehabilitasi harus ditinjau ulang.

Dengan kejadian tersebut, Tim Media meminta agar Aparat Penegak Hukum (APH) meninjau kelayakan pengerjaan rehabilitasi bangunan.

Diketahui dari keterangan orang tua korban, Kontraktor dari CV. Aira Amora yang bertanggung jawab atas proyek rehabilitasi ruang sekolah di SD Negeri Kuta Buluh, dari awal kejadian hingga hari ini, tidak pernah menjenguk dan mengobati luka Hardiansyah.

“Dari awal anak saya tertimpa, sampai hari ini pihak kontraktor tidak pernah menjenguk, ataupun mengobati luka dari anak saya, ini obat anak saya pun sudah habis. Cuma pihak sekolah yang pernah menjenguk” Kata orang tua korban Junedi alias Sumot warga Desa Paye Rampung Kecamatan Bukit Tusam.

Melihat tidak adanya penanggungjawaban dari pihak CV. Aira Amora, pada saat Tim Wartawan menkonfirmasi kejadian siswa yang tertimpa kepada pihak kontraktor melalui via pesan Whatsaap peribadinya Minggu (13/4) kemarin, namun hasil nihil, pihak kontraktor mengabaikan konfirmasi tersebut hingga hari ini.

(Tim)

Berita Terkait

Bupati Aceh Tenggara Tak Hadiri Rapat Paripurna DPRK, Pertanggungjawaban APBK 2025 Dibacakan Sekda
BPJN 3.5 Diduga Lalai, Proyek Pengaspalan Medan-Kutacane Tanpa Penyiraman Sebabkan Warga Terdampak Debu dan Terancam Kesehatan
Kementerian PUPR Dinilai Lalai, PT Horas Bangun Persada Menang Lelang Proyek Meski Legalitas Galian C Dipertanyakan
Legalitas Material Proyek Longsor Jalan Nasional Aceh Tenggara Dipertanyakan, APH dan Mabes Polri Diminta Turun Tangan
Atap Bocor, Ruang Kelas MTsN 2 Aceh Tenggara Butuh Perhatian Pemerintah
Perdagangan Manusia Kejahatan Luar Biasa, HTW Serukan Penegakan Hukum Tegas dan Perlindungan bagi Korban
13 Anggota MPD Gayo Lues Periode 2026-2031 Terpilih melalui Mubes
35 Calon Berebut 13 Kursi Anggota Majelis Pendidikan Daerah Gayo Lues Periode 2026-2031**

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Polres Banyuasin Lakukan Ground Check Titik Hotspot di Area Rawa Desa Seri Kembang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Cegah Dampak Kabut Asap, Kapolres Banyuasin Bagikan 200 Masker kepada Pelajar SDN 03 Rambutan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kunjungi Posko Karhutla 04 Sako, Kapolres Banyuasin Beri Dukungan dan Apresiasi kepada Petugas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:36 WIB

Gerak Cepat Padamkan Karhutla, Polres Banyuasin Bersama Tim Gabungan Tangani Titik Api di Rambutan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Cegah Dampak Karhutla, Polres Banyuasin Bagikan Masker kepada Pelajar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:16 WIB

Gerakkan P2B, Bhabinkamtibmas Polsek Muara Padang Dorong Warga Dukung Swasembada Pangan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:13 WIB

33 Hektar Lahan Hangus Dilalap Api, 4 Pelaku Pembakaran Diamankan Polres Banyuasin

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Bhabinkamtibmas Tanjung Lago Ajak Warga Dukung Program P2B

Berita Terbaru