Masyarakat Desa Doulu Heboh Setelah Viral Maka Mengetahui Adanya Sumbangan Bencana Dari Discabprovsumut

REDAKSI SUMUT

- Redaksi

Minggu, 23 Februari 2025 - 19:15 WIB

501,063 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

RadarNews.Nasional.com,Kabupaten Karo-Sabtu,(22/2/2025),pukul 20.00 Wib bertempat di Kantor Kepala Desa Doulu,Kecamatan Berastagi,Kabupaten Karo.Bermula dari viralnya pemberitaan terkait sumbangan Discabprovsumut wilayah IV untuk korban terdampak bencana di desa Doulu yang tidak kunjung dibagikan,malah oleh Kepala Desa,Emil Justin Ginting dialokasikan sebahagian untuk pembelian alat Drum Band SD Negeri Doulu,masyarakat desa Doulu menjadi berang dan penuh tanda tanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merasa malu dan tertekan oleh pemberitaan,caption dan opini di konten tik tok,kepala desa kemudian mengundang seluruh masyarakatnya yang terdampak bencana desember 2024 untuk rapat untuk meluruskan berita tersebut.

Undangan hanya diberikan kepada sejumblah masyarakat yang terdampak bencana bertempat di Balai desa Doulu.Akan tetapi karna sesuatu hal maka rapat diadakan di Kantor Kepala Desa,sabtu,(22/2/2025) pkl 20.00 wib.

Dalam rapat tersebut,kepala desa mengungkapkan inti rapat dalam membicarakan untuk mengambil kesepakatan guna pembagian bantuan bencana Desember 2024 yang berjumblah Rp 48.068.000 dan bantuan solidaritas Aqua senilai Rp.11.000.000.’ Sungguh mengagetkan ketika salah satu undangan mengatakan mengapa sumbangan itu baru diberitahu kepada masyarakat setelah adanya rapat.Dan mengapa setelah berita tersebut viral baru masyarakat tahu dan Pemerintahan desa mengungkapkan adanya sumbangan tersebut.Dan mengapa ada ungkapan bahwa sumbangan tersebut sebahagian malah sudah disalurkan untuk pembelian alat Drum Band SD Negeri yang sejatinya itu adalah urusan Pemkab.

Salah satu warga yang hadir duduk tidak jauh dari barisan perangkat menjawab,”saya sebagai warga yang memiliki anak didik tentu mesara senang dengan dibelinya alat Drum Band tersebut,bukankah itu adalah salah satu bantuan juga?”(dengan berbahasa daerah Karo).
Sontak saat itu masyarakat yang hadir riuh dengan nada yang mengatakan hal itu tidaklah tepat sasaran.

Ungkapan senada juga dicetuskan oleh salah satu warga yang hadir,”mengapa setelah viral baru masyarakat diberi tahu”

Kepala Desa,Emil Justin menjawab,”mengapa tidak diberi tahu,karna bingung dan takut masyarakat akan komplein ketika pembagian tidak merata.”
Yang disambut senyum dan gumaman warga terdampak yang hadir.

Disambut lagi oleh ketua BPD mengatakan,”kasihan melihat kepala desa kita yang tak sanggub memberi keputusan sebab masyarakat tak tahu mana yang diutamakan dan suka protes.”

Saat itu sedikit terjadi adu argumen antara undangan dan pemerintahan desa,ketua BPD sempat menyerukan akan berhenti menjadi BPD sebab merasa takut menghadapi Masyarakat,yang dijawab oleh salah satu yang hadir,”adi la engko sanggub,ngadiken saja.Tehmu pe la kai tugasmu!!!” (Kalau tidak sanggub,berhenti saja.Masak tidak tahu kau akan tugasmu)  dengan wajah berang.

Kepala desa saat itu kelihatan senyum senyum menanggapi setiap perkataan dan meneruskan permintaan maaf atas kelalaiannya yang mengakibatkan adanya pemberitaan yang kemudian viral sehingga membuat malu nama Desa.

Akhirnya atas usulan salah satu undangan maka kesepakatanpun tercipta.Dimana sisa sumbangan tersebut akan dibagikan setelah terlebih dahulu dihunjuk perwakilan setiap dusun untuk mengkoodinatori warga dusunnya yang terkena dampak.

Perlu diketahui bahwa hari pertama saat konfirmasi terkait berita sebelum viral,Seketaris desa Pidorap Tarigan,mengatakan tidak tahu menahu terkait bantuan tersebut.Namun hari kedua setelah bertemu dengan kepala desa, mengatakan,”terkait sumbangan ini,semua perangkat desa,Sekretaris desa juga BPD dihari datangnya sumbangan sudah saya beri tahu” ungkap kepala desa.Yang sempat menuai debat antara kepala desa dan sang Sekdes di depan BPD,Perangkat dan rekanan Media.

(Shelly WS)

Berita Terkait

Dirjen PHL Kementerian Kehutanan Undang Pabrik Pinus, Polisi, dan Aktivis Bahas Dugaan Tindak Pidana Lingkungan
Gerakan Kebangsaan Minta Kepastian, Sampai Kapan Negara Diam pada Dugaan Pidana Kehutanan PT Rosin?
Sanksi Pemerintah Belum Mengubah Banyak Hal, PT Rosin Masih Dipandang Seolah Kebal Hukum
Wujudkan Lingkungan Belajar Kondusif, MPD Gayo Lues Gandeng Stakeholder dan Satres Narkoba cegah Bahaya Judi Online dan Narkoba di Kalangan Pelajar
PT Rosin Diduga Tetap Berjalan Meski Banyak Kewajiban Tak Dipenuhi, Polda Aceh Diminta Turun
Semangat Hari Pendidikan Nasional 2026 di Gugus Dabun Gelang dan Blangpegayon
Kepala SDN 3 Blangkejeren Sampaikan Ucapan Selamat Hari Pendidikan Nasional, Serukan Semangat Membangun Generasi Emas
Adat Tepung Tawar dan berdoa Mengiringi Keberangkatan Haji Warga Desa Porang Ayu

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:57 WIB

Gotong Royong Satgas TMMD Ke-128 dan Warga, Rumah Tak Layak Huni di Abdya Mulai Berubah

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:19 WIB

TMMD Kodim Abdya Kebut Pembukaan Jalan Pegunungan, Progres Capai 45 Persen

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:34 WIB

TMMD Kodim Abdya Bangun Kebersamaan Warga Melalui Turnamen Layang-layang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:18 WIB

Satgas TMMD Kodim 0110/Abdya Genjot Pembangunan RTLH untuk Warga Gunung Cut

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:12 WIB

Satgas TMMD Abdya Sosialisasikan Pemanfaatan Limbah Dapur Demi Pertanian Berkelanjutan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:07 WIB

TMMD Abdya Hadirkan Kedekatan Emosional, Personel Satgas Hidup Bersama Masyarakat Desa Gunung Cut

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:17 WIB

Sisi Lain TMMD ke-128 Abdya: Bangun Infrastruktur Desa Sekaligus Perkuat Mental Spiritual Warga

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:50 WIB

Semarak TMMD ke-128 di Abdya, Ratusan Pelajar Padati Lomba Keagamaan di Makoramil Tangan-tangan

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

TMMD Kodim Abdya Bangun Kebersamaan Warga Melalui Turnamen Layang-layang

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:34 WIB