Bayu Umbara Komandani Upacara Sumpah Pemuda Jabar, Gaungkan Persatuan dan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Redaksi

- Redaksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:40 WIB

5052 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews.co.id //  BANDUNG – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Barat, Bayu Umbara, mendapat kehormatan bertugas sebagai Komandan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tingkat Provinsi Jawa Barat, Rabu (28/10/2026), di kawasan Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung. Upacara tersebut dipimpin Wakil Gubernur Jawa Barat selaku Inspektur Upacara.

 

Momentum ini menjadi refleksi penting bagi generasi muda Jawa Barat untuk kembali meneguhkan semangat persatuan, memperkuat daya saing, serta mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah dan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Bayu Umbara menegaskan bahwa peringatan Sumpah Pemuda tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan harus menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi nyata generasi muda dalam menjawab berbagai tantangan zaman.

 

“Sumpah Pemuda bukan sekadar peristiwa sejarah yang kita peringati setiap tahun. Ini adalah pengingat bahwa kemajuan bangsa selalu membutuhkan keberanian, persatuan, dan kontribusi nyata dari generasi mudanya. Kalau pada 1928 pemuda bersatu memperjuangkan kemerdekaan, maka hari ini tugas kita adalah mengisi kemerdekaan dengan karya, inovasi, dan pengabdian,” ujar Bayu.

 

Menurutnya, Jawa Barat memiliki modal demografis dan ekonomi yang besar. Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia sekaligus salah satu pusat industri nasional, Jawa Barat membutuhkan generasi muda yang adaptif, produktif, dan memiliki kompetensi sesuai perkembangan zaman.

 

Namun, besarnya potensi tersebut juga dihadapkan pada sejumlah tantangan, mulai dari pengangguran, ketidaksesuaian keterampilan dengan kebutuhan industri, kesenjangan akses kesempatan kerja, hingga perubahan dunia kerja akibat perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan.

 

Bayu menilai, persoalan tersebut membutuhkan pendekatan kolaboratif yang melibatkan pemerintah, dunia pendidikan, industri, organisasi kepemudaan, dan masyarakat.

 

“Kita tidak cukup hanya mencetak generasi yang berpendidikan. Kita harus menyiapkan generasi yang memiliki keterampilan, karakter, daya saing, dan kemampuan menciptakan peluang. Pertumbuhan investasi dan ekonomi di Jawa Barat harus semakin terhubung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta kesempatan kerja bagi pemuda,” tegasnya.

 

KNPI Harus Menjadi Penggerak Kolaborasi

 

Lebih lanjut, Bayu menekankan pentingnya transformasi organisasi kepemudaan agar semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.

 

Menurutnya, KNPI sebagai wadah berhimpunnya berbagai organisasi kepemudaan harus mampu mengambil peran strategis dalam mempertemukan potensi generasi muda dengan peluang pembangunan.

 

Penguatan kompetensi, kewirausahaan, literasi digital, kepemimpinan, dan kepedulian sosial menjadi sejumlah agenda penting yang perlu terus didorong.

 

“KNPI harus hadir sebagai jembatan kolaborasi antara pemuda, pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha. Kita ingin organisasi kepemudaan tidak hanya besar secara struktur, tetapi juga memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

 

Ia juga menyoroti perubahan pola partisipasi generasi muda di era digital. Menurut Bayu, tingginya aktivitas anak muda di media sosial merupakan potensi besar yang perlu diarahkan menjadi gerakan produktif.

 

Pemuda diharapkan tidak hanya aktif menyampaikan pendapat di ruang digital, tetapi juga terlibat langsung dalam penyelesaian persoalan masyarakat, seperti pengelolaan lingkungan, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kegiatan sosial.

 

“Kita ingin mengubah semangat dari sekadar posting menjadi participating, dari sekadar berkomentar menjadi berkontribusi. Pemuda harus menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat,” katanya.

 

Dari Seremoni Menuju Aksi Nyata

 

Dalam momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98, Bayu juga mengajak seluruh organisasi kepemudaan di 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat untuk memperkuat sinergi dan mengembangkan program yang berorientasi pada hasil.

 

Menurutnya, keberhasilan organisasi kepemudaan tidak semata-mata diukur dari banyaknya kegiatan yang diselenggarakan, tetapi dari manfaat dan dampak yang dihasilkan.

 

Pelatihan keterampilan, misalnya, perlu diikuti dengan peningkatan kompetensi dan akses pekerjaan. Demikian pula program kewirausahaan harus mampu mendorong lahirnya usaha baru yang berkelanjutan.

 

“Sudah saatnya kita mengubah paradigma dari sekadar kegiatan menjadi dampak. Keberhasilan gerakan kepemudaan harus terlihat dari semakin banyaknya anak muda yang memiliki keterampilan, mendapatkan kesempatan kerja, membangun usaha, dan berkontribusi bagi lingkungannya,” jelasnya.

 

Bayu menambahkan, persiapan menuju Indonesia Emas 2045 harus dimulai melalui investasi yang konsisten terhadap kualitas generasi muda hari ini.

 

Ia mengingatkan bahwa pemuda yang saat ini berusia 20 tahun akan memasuki usia 39 tahun ketika Indonesia memperingati satu abad kemerdekaannya.

 

Artinya, generasi muda saat ini akan menjadi salah satu kelompok yang memegang peranan penting dalam kepemimpinan, perekonomian, dan pembangunan Indonesia pada masa mendatang.

 

“Kalau kita ingin Indonesia maju pada 2045, maka kualitas pemudanya harus kita siapkan sejak sekarang. Pemuda tidak boleh hanya diposisikan sebagai generasi penerus, tetapi juga harus diberi ruang sebagai generasi penggerak perubahan hari ini,” ujarnya.

 

Menutup pernyataannya, Bayu mengajak seluruh pemuda Jawa Barat menjadikan Sumpah Pemuda sebagai energi bersama untuk terus belajar, berkarya, menjaga persatuan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

“Dari Jawa Barat, mari kita bangun generasi muda yang bersatu, berdaya saing, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial. Karena masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh apa yang kita cita-citakan, tetapi oleh apa yang kita kerjakan mulai hari ini,” pungkasnya.

 

Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98. Bersatu, Bergerak, dan Berdampak untuk Indonesia.

Berita Terkait

Ketum SWI Iskandar Buka UKW di Banjarmasin, Dorong Lahirnya Wartawan Profesional dan Berkompeten
900 Hektare Hutan Rakyat Pajagan Terancam Gundul, Ribuan Kubik Kayu Jati-Mahoni Mengalir ke Penggergajian Besar di Situraja
Meski Ada Laporan ke Polda Jabar, Sentul City Terus Garap Lahan Tetangga Prabowo
Maju dengan Nomor Urut 2, Asep Saputra Siap Bawa Semangat Baru untuk Desa Talagasari
Kampung Kota Rikit Gaib di Bawah Kepemimpinan Taher Raih Skor 90,5, Pemkab Gayo Lues Terima Penghargaan KPK
Turnamen Futsal Antarpelajar di Bekasi, Upaya Bangun Generasi Berprestasi dan Cinta Damai
ust Julianto pane. Polisi Inovatif, Mendirikan Pesantren Ruhul ‘Azam
Kasat Narkoba Polres Gayo Lues AKP Kabri Terima Penghargaan Usai Ungkap Kasus Narkoba dan Musnahkan 26,5 Hektare Ladang Ganja

Berita Terbaru

REGIONAL

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah Gayo Lues – Pengerjaan sumur bor pada Sasaran Program Unggulan TNI AD dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130 Tahun 2026 Kodim 0113/Gayo Lues mulai dilaksanakan. Sebanyak dua titik sumur bor akan dibangun di dua Desa, yaitu Kampung Pepelah dan satu lagi di kampung Gajah Kecamatan Pining. Tentunya diharapkan bantuan ini dapat membantu mengurangi krisis air yang selama ini dialami warga, sehingga masyarakat dapat lebih mudah memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Anggota Satgas bersama warga bahu membahu membuat sumur bor demi terciptanya air bersih yang layak pakai. Kehadiran Satgas TMMD ke-130 Kodim Gayo Lues di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H melalui Wadansatgas Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait mengatakan, bahwa program penyediaan air bersih ini juga menjadi bagian dari komitmen TNI melalui TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues untuk membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terkait pemenuhan kebutuhan akan air bersih selama musim kemarau. Melalui pembangunan fasilitas air bersih tersebut, diharapkan masyarakat di sekitar dua kampung tersebut dapat memperoleh akses air yang lebih mudah dan memadai untuk menunjang aktivitas rumah tangga, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kualitas kesehatan warga. Kita berharap bahwa dengan pembuatan sumur bor ini, warga Kampung Pepelah dan Kampung Gajah dapat memiliki akses ke air bersih yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” kata Wadansatgas.

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah Gayo Lues – Pengerjaan sumur bor pada Sasaran Program Unggulan TNI AD dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130 Tahun 2026 Kodim 0113/Gayo Lues mulai dilaksanakan. Sebanyak dua titik sumur bor akan dibangun di dua Desa, yaitu Kampung Pepelah dan satu lagi di kampung Gajah Kecamatan Pining. Tentunya diharapkan bantuan ini dapat membantu mengurangi krisis air yang selama ini dialami warga, sehingga masyarakat dapat lebih mudah memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Anggota Satgas bersama warga bahu membahu membuat sumur bor demi terciptanya air bersih yang layak pakai. Kehadiran Satgas TMMD ke-130 Kodim Gayo Lues di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H melalui Wadansatgas Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait mengatakan, bahwa program penyediaan air bersih ini juga menjadi bagian dari komitmen TNI melalui TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues untuk membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terkait pemenuhan kebutuhan akan air bersih selama musim kemarau. Melalui pembangunan fasilitas air bersih tersebut, diharapkan masyarakat di sekitar dua kampung tersebut dapat memperoleh akses air yang lebih mudah dan memadai untuk menunjang aktivitas rumah tangga, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kualitas kesehatan warga. Kita berharap bahwa dengan pembuatan sumur bor ini, warga Kampung Pepelah dan Kampung Gajah dapat memiliki akses ke air bersih yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” kata Wadansatgas.

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:50 WIB

TNI dan Warga Gotong Royong Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Gayo Lues ​Gayo Lues

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Babinsa Koramil 03/Blangkejeren pantau kondisi jembatan pasca hujan deras Di Desa Binaan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Meningkatkan Kesadaran Lingkungan, Babinsa Koramil 04 /Kuta Panjang Lakukan Aksi Pembersihan Aliran Sungai Bersama Warga

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:11 WIB

BABINSA RAMIL PINING LAKSANAKAN GOTONG ROYONG PEMBANGUNAN RUMAH TIDAK LAYAK HUNI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Rehab Masjid Baiturrahman Kampung Gajah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Babinsa Beri Motivasi Petani Tembakau Di Desa Binaan

Berita Terbaru

REGIONAL

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah Gayo Lues – Pengerjaan sumur bor pada Sasaran Program Unggulan TNI AD dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130 Tahun 2026 Kodim 0113/Gayo Lues mulai dilaksanakan. Sebanyak dua titik sumur bor akan dibangun di dua Desa, yaitu Kampung Pepelah dan satu lagi di kampung Gajah Kecamatan Pining. Tentunya diharapkan bantuan ini dapat membantu mengurangi krisis air yang selama ini dialami warga, sehingga masyarakat dapat lebih mudah memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Anggota Satgas bersama warga bahu membahu membuat sumur bor demi terciptanya air bersih yang layak pakai. Kehadiran Satgas TMMD ke-130 Kodim Gayo Lues di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H melalui Wadansatgas Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait mengatakan, bahwa program penyediaan air bersih ini juga menjadi bagian dari komitmen TNI melalui TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues untuk membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terkait pemenuhan kebutuhan akan air bersih selama musim kemarau. Melalui pembangunan fasilitas air bersih tersebut, diharapkan masyarakat di sekitar dua kampung tersebut dapat memperoleh akses air yang lebih mudah dan memadai untuk menunjang aktivitas rumah tangga, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kualitas kesehatan warga. Kita berharap bahwa dengan pembuatan sumur bor ini, warga Kampung Pepelah dan Kampung Gajah dapat memiliki akses ke air bersih yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” kata Wadansatgas.

Kamis, 29 Okt 2026 - 13:56 WIB