Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Sertu Sabtono, bersama personel BKO Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 855/Raksaka Dharma dan warga setempat kembali menggelar aksi gotong royong massal untuk melanjutkan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih Arul Salam di Desa Skungke Jaya, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues.
Pembangunan jembatan ini merupakan bantuan langsung dari Pemerintah Pusat melalui Presiden Republik Indonesia yang disalurkan melalui TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 0113/Gayo Lues. Inisiatif ini dihadirkan untuk memperbaiki infrastruktur serta memulihkan akses mobilitas warga yang wilayahnya terdampak bencana alam hidrometeorologi beberapa waktu lalu. Sebelumnya, kerusakan jembatan akibat luapan arus sungai sempat melumpuhkan akses utama masyarakat dalam mengais rezeki di sektor pertanian dan perkebunan.
Seluruh proses pengerjaan, dari tahap awal hingga penyelesaian (finishing), dikerjakan secara gotong royong antara TNI dan masyarakat. Sementara itu, untuk material alam berupa pasir dan batu yang melimpah di sekitar lokasi pembangunan dikerjakan secara swadaya oleh prajurit TNI bersama masyarakat lokal. Pada hari ini, fokus pekerjaan diarahkan pada pengecoran lanjutan untuk pondasi penahan tali sling.
Tujuan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih:
Menjadi jalur transportasi utama yang aman dan andal untuk mendukung aktivitas harian masyarakat.
Memangkas jarak dan waktu tempuh warga secara signifikan dari area permukiman menuju lahan perkebunan.
Mempermudah mobilitas pengangkutan hasil panen guna meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan warga lokal.
Harapan yang Ingin Dicapai:
Pemerintah Daerah dan unsur TNI berharap rampungnya pengerjaan jembatan ini dapat sepenuhnya mengembalikan konektivitas wilayah yang sempat terputus, memperlancar rantai distribusi hasil bumi, serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah perbatasan dan pedalaman. Selain itu, diharapkan masyarakat di wilayah pedalaman dan pelosok dapat terus merasakan kehadiran serta perhatian dari pemerintah.
”Melalui pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih ini, kami berupaya semaksimal mungkin untuk mengembalikan roda perekonomian warga yang sempat lumpuh akibat bencana. Gotong royong bersama masyarakat ini adalah bukti nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah kesulitan rakyat, sekaligus mempererat kemanunggalan antara TNI dan masyarakat di wilayah perbatasan,” ujar Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Sertu Sabtono.







































