Bupati Karo Buka Pelatihan Pengendalian Lalat Buah dan Sosialisasi Peningkatan Produksi Jeruk

REDAKSI SUMUT

- Redaksi

Kamis, 5 Februari 2026 - 13:02 WIB

50224 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

RadarNews.Nasional.com,Kabupaten Karo – Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dinas Pertanian mengadakan Pelatihan Pengendalian Lalat Buah pada Tanaman Jeruk serta Sosialisasi Peningkatan Produksi Pertanian di Losd Desa Polatebu, Kecamatan Kutabuluh, pada Kamis, 4 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., didampingi Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P. Turut hadir unsur Forkopimcam, Plt. Kepala Dinas Pertanian, para camat dari wilayah sekitar, kepala desa, POPT, perwakilan Universitas Quality Medan, serta masyarakat Desa Polatebu dan Desa Kuta Pengkih.

 

Dalam sambutannya, Bupati Karo menyampaikan bahwa jeruk merupakan salah satu komoditas unggulan Kabupaten Karo yang harus dikembalikan kejayaannya. Beliau berharap produksi jeruk mampu meningkat dari rata-rata 150 kg per batang menjadi 200–300 kg per batang, sehingga dapat mendukung program hilirisasi jeruk Karo dan secara langsung meningkatkan kesejahteraan petani. Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya mendorong dukungan dari Kementerian Pertanian agar Kabupaten Karo mendapat perhatian khusus dalam pengembangan komoditas jeruk.

Sebagai narasumber utama, Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P memaparkan teknik pencegahan lalat buah, penanganan penyakit batang, serta strategi menekan biaya produksi. Beliau menekankan pentingnya konsep 5 Tepat Pemupukan, yaitu tepat sasaran, tepat pupuk, tepat waktu, tepat takaran, dan tepat cara, sebagai langkah efektif meningkatkan produktivitas dan menurunkan biaya perawatan tanaman.

 

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Karo berharap petani semakin memahami metode pengendalian hama yang benar serta mampu menerapkan teknik budidaya yang lebih efisien. Dengan demikian, kualitas dan produktivitas jeruk Karo dapat terus meningkat dan kembali menjadi komoditas unggulan yang membanggakan daerah.

 

Shelly WS (Diskominfo)

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Ringkus Dua Pelaku Penyalahgunaan Sabu, Pemasok Masih Diburu
Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Gayo Lues: Tingkatkan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Tangkap Pengedar Sabu, Amankan 19 Paket Narkotika Seberat 4,34 Gram
BSI Blangkejeren Perluas Layanan Keuangan Syariah untuk Masyarakat, UMKM dan Petani Kopi di Gayo Lues
Jembatan Aih Bobo Rusak Parah, Polres Gayo Lues Fokus Jaga Keselamatan Warga
Brimob Polda Aceh, Tangguh Dan Tulus Mengayomi Masyarakat Gayo Lues
Luapan Sungai Putus Akses Kampung Tetingi, Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Sambil Menanti Perhatian Pemerintah
Konferensi PGRI Cabang Pining Hasilkan Pengurus Baru dan Sejumlah Program Kerja

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:12 WIB

Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:04 WIB

Aksi Curat Berakhir di Tangan URC Sat Reskrim Polres Agara, Dua Pelaku Berhasil Dibekuk

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:33 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Lomba Menembak di Aceh Tenggara Pererat Sinergi TNI-Polri, Forkopimda, dan Masyarakat

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:13 WIB

Peredaran Sabu di Kecamatan Semadam Digagalkan, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Tangkap Dua Pelaku dalam Operasi Berantai

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:14 WIB

Senyum Anak Yatim Menghiasi Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Penuh Kasih

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:26 WIB

Kapolres Agara Lepas Karnaval Budaya, Warna-Warni Tradisi Semarakkan Hari Jadi Ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:10 WIB

SMA Negeri 1 Kutacane Terus Berinovasi Cetak Generasi Unggul dari Tanoh Alas

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:56 WIB

Dana Miliaran Digelontorkan, Namun 70 Persen Penghuni Lapas Kutacane Terjerat Narkoba, Ada Apa dengan Penanganan Narkoba di Aceh Tenggara?

Berita Terbaru