PNM Bangun Kemandirian Perempuan Takalar lewat Modal dan Pelatihan Usaha

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Rabu, 30 Juli 2025 - 09:05 WIB

50436 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews.co.id | Takalar, 29 Juli 2025 – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Makassar terus berkomitmen dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan pengusaha ultra mikro, melalui program pembiayaan dan pemberdayaan yang menjangkau hingga wilayah Kabupaten Takalar. Melalui pendekatan menyeluruh, PNM tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi juga melakukan pendampingan melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang mencakup literasi usaha, literasi keuangan, dan literasi digital.

PNM Cabang Makassar telah menghadirkan layanan Unit Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) di 7 titik kecamatan di Takalar. Program PNM Mekaar memberikan layanan kepada perempuan pengusaha ultra mikro melalui pendekatan berbasis kelompok. Melalui sistem ini, nasabah PNM tergabung dalam kelompok kecil yang saling mendukung dalam menjalankan dan mengembangkan usaha. Hingga Juli 2025, PNM Cabang Ma


kassar telah menyalurkan lebih dari Rp125 miliar kepada 36.500 perempuan pengusaha di Takalar sebagai wujud nyata komitmen PNM dalam memperkuat ekonomi keluarga dan mendorong kemandirian finansial perempuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemimpin Cabang PNM Makassar, Maimun Bakri, menyampaikan bahwa PNM hadir bukan hanya untuk memberikan akses permodalan, tetapi juga mengupayakan agar perempuan dari perkotaan hingga pelosok merasakan manfaat pemberdayaan secara menyeluruh. “Selain modal usaha, PNM juga memberikan berbagai pelatihan sesuai kebutuhan, seperti literasi keuangan, cara menentukan harga pokok penjualan (HPP), desain kemasan, pemasaran online dan offline, hingga pelatihan kepemimpinan dan soft skill. PNM juga memfasilitasi legalitas usaha melalui penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara gratis dan pembinaan nasabah sebagai Agen BRILink,” jelas Maimun.

Lebih lanjut, PNM Cabang Makassar mencatat hingga akhir 2024 telah menerbitkan 2.792 NIB dan mendampingi 788 nasabah menjadi Agen BRILink Mekaar di Takalar. Ini membuktikan bahwa PNM bukan sekadar lembaga pembiayaan, tetapi mitra pemberdayaan yang aktif membangun kapasitas pengusaha ultra mikro agar lebih mandiri dan naik kelas. Pelatihan dan fasilitasi perizinan usaha dari PNM dirancang agar nasabah tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan berdaya saing.

Salah satu bukti nyata dampak PNM hadir dari kisah Ismawati Putri, nasabah PNM Mekaar asal Dusun Panaikang, Kecamatan Polongbangkeng Selatan. Bergabung dengan PNM sejak usia 17 tahun, Ismawati memulai usahanya dari jualan online kecil-kecilan. “Dulu saya hanya ambil barang kalau ada pesanan, tapi sejak bergabung di PNM Mekaar, omzet naik, bisa punya motor sendiri, beli handphone, stok barang di rumah, bahkan bisa menabung untuk bangun toko,” tutur Ismawati. Ismawati menyebut pendampingan dari PNM sangat membantunya menjadi lebih mandiri dan turut meringankan beban ekonomi keluarga.

PNM percaya bahwa pemberdayaan bukan sekadar memberi modal, tetapi membuka jalan bagi perempuan untuk mandiri sebagai pengusaha dan penggerak ekonomi keluarga. Setiap langkah pendampingan adalah bagian dari upaya menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

Berita Terkait

400+ KK dari 8 Desa Laporkan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Lampung, YLBHI-LBH Bandar Lampung Desak Penegakan Hukum Menyentuh Aktor Intelektua
Membangun Budaya Literasi: Perpustakaan SMA Negeri 1 Terangun sebagai Pusat Inovasi Belajar Siswa
DEDIKASI SEORANG CUT MUTIA GURU SMAN 1 TERANGUN DALAM PERJUANGAN MENUJU SEKOLAH
Kejutan Pendatang Baru, SDN 3 Blangkejeren Cetak Sejarah di Kejuaraan Pencak Silat Piala PDM 2026
SDA Aceh dan Geopolitik: Antara Kekayaan Alam dan Kepentingan Nasional
Kasus Pemalsuan Tanda Tangan: Jejak AJB Bermasalah dan Dugaan Penguasaan Lahan Warga Lae Saga, Penyidik Diuji
Koperasi Merah Putih Tak Sekadar Dibangun, Keberlanjutan Jadi Tantangan Utama
Maulid Nabi di Ponpes Al-Huda Marzuki Al-Jazuli, Momentum Meneladani Akhlak Rasul dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Jalin Komunikasi dengan Kepala Sekolah dan Guru, Babinsa Koramil 04/Kuta Panjang Berkunjung Ke SDN Di Wilayah Binaan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Jalin Komunikasi dengan Kepala Sekolah dan Guru, Babinsa Koramil 04/Kuta Panjang Berkunjung Ke SDN Di Wilayah Binaan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Babinsa Dampingi Warga Daftar Bantuan Lewat Aplikasi Perlinsos

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:39 WIB

Menciptakan Hubungan Baik Dengan Warga didesa binaan Babinsa Komsos dengan Tokoh Pemuda

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Babinsa dan BKO Yon TP 855/Raksaka Dharma Bangun Jembatan Perintis Garuda di Desa Mangang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Anjangsana pererat tali silaturahmi Babinsa komsos dengan perangkat desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:10 WIB

​Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat: Gotong Royong Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Gayo Lues Capai 36 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Semangat Gotong-royong TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues

Berita Terbaru