Upaya pemulihan infrastruktur pascabencana alam hidrometeorologi di Kabupaten Gayo Lues terus berjalan masif. Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Sertu Sahrijal Husaini, bersama personel BKO Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 855/Raksaka Dharma dan masyarakat setempat kembali menggelar aksi gotong royong melanjutkan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Dusun Aih Nusu, Desa Putri Betung, Kecamatan Putri Betung, Rabu (14/10).
Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih ini merupakan bantuan langsung dari Presiden Republik Indonesia melalui Pemerintah Pusat yang disalurkan melalui TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 0113/Gayo Lues. Kehadiran jembatan ini ditujukan untuk memperbaiki infrastruktur serta memulihkan mobilitas warga setelah akses utama lumpuh akibat luapan arus sungai yang merusak jembatan sebelumnya. Kondisi tersebut sempat melumpuhkan perekonomian masyarakat yang mayoritas menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan perkebunan.
Seluruh proses pengerjaan mulai dari tahap awal hingga finishing dilakukan secara swadaya dan gotong royong antara prajurit TNI dan warga lokal. Untuk material alam seperti pasir dan batu, dimanfaatkan secara optimal dari potensi sekitar lokasi yang melimpah tanpa bergantung pada dukungan luar.
Saat ini, progres pembangunan telah mencapai 36 persen. Fokus pengerjaan pada hari ini difokuskan pada pengangkutan (melangsir) material jembatan secara manual dari area pemukiman warga menuju titik lokasi pembangunan.
Tujuan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih:
Menjadi jalur transportasi utama yang aman dan andal untuk mendukung aktivitas harian masyarakat.
Memangkas jarak dan waktu tempuh warga secara signifikan dari pemukiman menuju lahan perkebunan.
Mempermudah mobilitas pengangkutan hasil panen guna memulihkan dan meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan warga lokal.

Melalui pembangunan ini, Pemerintah Daerah dan TNI berharap rampungnya Jembatan Garuda Merah Putih dapat sepenuhnya mengembalikan konektivitas wilayah yang sempat terputus, memperlancar rantai distribusi hasil bumi, serta semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya di wilayah perbatasan dan pedalaman. Selain itu, kegiatan ini diharapkan terus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah pusat yang senantiasa hadir memperhatikan kebutuhan warga di pelosok negeri.
Testimoni Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Sertu Sahrijal Husaini:
“Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih ini bukan sekadar membangun fisik bangunan, tetapi juga membangun kembali harapan dan roda perekonomian warga Dusun Aih Nusu. Semangat gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat di sini sangat luar biasa. Biarpun material harus dilangsir secara manual, tidak menyurutkan tekad kami untuk menyelesaikan jembatan ini secepatnya agar warga bisa kembali beraktivitas dengan aman dan lancar.”







































