TAKALAR – radarnews.co.id | Program Sekolah Rakyat yang digagas Pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia menjadi topik utama dalam Talkshow “Takalar Menyapa” yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Takalar. 7 / 5 /2026
Dalam talkshow tersebut, Kepala Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 31 Takalar hadir sebagai narasumber untuk mengupas secara mendalam program pendidikan nasional yang dijadwalkan mulai diluncurkan pada Juli 2025 sebagai upaya strategis memperluas akses pendidikan bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem di Indonesia.
Kepala SRMP 31 Takalar menjelaskan, Program Sekolah Rakyat hadir sebagai solusi pemerataan pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memperoleh kesempatan belajar yang sama serta mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sesuai tujuan pendidikan nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sekolah Rakyat bukan hanya memberikan pendidikan gratis, tetapi juga pembinaan karakter dan keterampilan hidup agar anak-anak memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya dalam talkshow tersebut.
Pemerintah sendiri telah menetapkan sebanyak 53 titik lokasi Sekolah Rakyat di berbagai wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi, mulai dari Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, Papua hingga Jawa Timur.
Seluruh.sekolah nantinya menerapkan sistem boarding school atau sekolah berasrama guna mendukung pembinaan akademik dan karakter siswa secara maksimal.
Para siswa akan memperoleh berbagai fasilitas lengkap, mulai dari tempat tinggal, konsumsi, seragam sekolah, perlengkapan belajar hingga pendampingan penuh dari tenaga pendidik selama menjalani pendidikan.
Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran hingga Rp100 miliar untuk setiap sekolah. Anggaran itu digunakan untuk pembangunan infrastruktur, operasional sekolah, pemenuhan kebutuhan siswa, serta penyediaan tenaga pendidik yang berkualitas.
Dengan dukungan
anggaran besar tersebut, Sekolah Rakyat diharapkan mampu menghadirkan layanan pendidikan yang setara dengan sekolah unggulan lainnya di Indonesia.
Tak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, Sekolah Rakyat juga mengintegrasikan pendidikan karakter dan keterampilan vokasi dalam kurikulumnya.
Siswa akan dibekali kemampuan praktis sebagai bekal memasuki dunia kerja sekaligus meningkatkan peluang keluar dari lingkaran kemiskinan secara berkelanjutan.
Selain itu, para siswa juga akan mendapatkan pelatihan soft skills seperti kepemimpinan, kerja sama tim, hingga manajemen waktu. Pemerintah bahkan menggandeng sejumlah perguruan tinggi dan dunia industri untuk mendukung pembinaan siswa yang ingin melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja setelah lulus.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala SRMP 31 Takalar turut menjelaskan mekanisme penerimaan peserta didik yang dilakukan secara selektif agar program benar-benar tepat sasaran.





































