Sungai Meluap Setiap Hujan, Aktivitas Belajar di SMA Negeri 1 Pining Terancam

REDAKTUR

- Redaksi

Minggu, 26 April 2026 - 20:49 WIB

50689 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

“PINING” Kondisi sungai yang berada persis di samping kompleks SMA Negeri 1 Pining, Kabupaten Gayo Lues, kian mengkhawatirkan. Setiap kali hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut, debit air sungai dengan cepat meningkat dan meluap hingga menggenangi area sekolah. Ancaman banjir yang berulang ini tidak hanya menimbulkan keresahan, tetapi juga berpotensi besar mengganggu kegiatan belajar mengajar serta merusak aset pendidikan yang ada. Pihak sekolah mendesak agar pemerintah daerah melalui instansi terkait segera melakukan normalisasi sungai sebagai solusi permanen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala SMA Negeri 1 Pining, Gemasih Ganti Nireta, S.Pd., M.Pd., menyatakan bahwa banjir luapan sudah menjadi masalah kronis yang dihadapi sekolahnya selama bertahun-tahun. Menurutnya, kondisi tersebut semakin parah dalam beberapa waktu terakhir. Ia menggambarkan bagaimana para guru dan siswa selalu waswas setiap kali awan gelap mulai menyelimuti langit Pining. Kekhawatiran itu beralasan, sebab luapan air sungai datang dengan cepat dan sering kali tanpa bisa diprediksi ketinggiannya.

 

“Bila tiap-tiap hujan, sungai ini selalu banjir dan melimpah ke sekolah,” ujar Gemasih saat ditemui di lingkungan sekolah. Ia menjelaskan bahwa luapan air berwarna coklat pekat itu pertama-tama akan menggenangi halaman dan lapangan sekolah, sebelum akhirnya berpotensi masuk ke ruang-ruang kelas, laboratorium, dan ruang guru. Kondisi ini memaksa pihak sekolah untuk mengambil langkah antisipatif, seperti memulangkan siswa lebih awal demi keselamatan dan mengamankan peralatan elektronik serta dokumen-dokumen penting ke tempat yang lebih tinggi.

 

Menurut pengamatan pihak sekolah, penyebab utama dari banjir yang terus berulang ini adalah kondisi sungai yang sudah mengalami pendangkalan dan penyempitan yang signifikan. Tumpukan sedimen berupa pasir dan bebatuan di dasar sungai membuat daya tampungnya menurun drastis. Akibatnya, ketika volume air meningkat saat hujan deras, alur sungai tidak lagi mampu menampungnya sehingga air melimpah ke dataran yang lebih rendah, dalam hal ini adalah area SMA Negeri 1 Pining.

 

Kegiatan belajar yang terganggu akibat banjir tentu menjadi keprihatinan utama. Gemasih menegaskan bahwa hak siswa untuk mendapatkan pendidikan dalam lingkungan yang aman dan nyaman menjadi terancam. Interupsi akibat banjir tidak hanya menghilangkan jam pelajaran yang berharga, tetapi juga menimbulkan trauma dan kecemasan bagi warga sekolah. Lebih jauh lagi, genangan air yang membawa lumpur juga berisiko merusak fasilitas sekolah secara perlahan, mulai dari bangunan fisik, perabotan, hingga buku-buku di perpustakaan.

 

Oleh karena itu, satu-satunya solusi yang dinilai paling efektif untuk mengatasi masalah ini adalah normalisasi sungai. Program normalisasi yang diharapkan mencakup pengerukan sedimen secara menyeluruh untuk memperdalam alur sungai, serta pelebaran dan penguatan tebing di beberapa titik kritis. Dengan daya tampung yang kembali optimal, diharapkan sungai tersebut mampu mengalirkan debit air hujan yang tinggi tanpa meluap. Pihak sekolah sangat berharap usulan ini dapat menjadi prioritas bagi pemerintah daerah.

 

Sebagai lembaga pendidikan yang merupakan aset vital bagi pengembangan sumber daya manusia di Kecamatan Pining, perlindungan terhadap SMA Negeri 1 Pining dari ancaman bencana semestinya menjadi perhatian bersama. Komunitas sekolah kini menanti respons dan langkah nyata dari pihak berwenang agar ancaman banjir tidak lagi menjadi momok yang menghantui setiap musim penghujan tiba, sehingga proses pendidikan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tanpa gangguan (Wahid)

Berita Terkait

Kejagung Sita Aset Rp8,4 Miliar Milik Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG
Kepala SDN 1 Blangkejeren Raih Penghargaan Terbaik Pengelolaan Manajemen Sekolah se-Kabupaten Gayo Lues
Dugaan Pungli Dana BOS di Dinas Pendidikan Agara, Kepsek Diminta Bayar Uang Pelicin
TARUH JABATAN! Pimpinan DPR Bersumpah: RUU Perampasan Aset Wajib Sah 15 Desember 2026 BILA GAGAL, SEMUA MUNDUR!
ORMAS BUKAN NEGARA DALAM NEGARA! JANGAN UBAH PERBEDAAN MENJADI PERTARUNGAN MASSA
Bupati Aceh Tenggara Tak Hadiri Rapat Paripurna DPRK, Pertanggungjawaban APBK 2025 Dibacakan Sekda
BPJN 3.5 Diduga Lalai, Proyek Pengaspalan Medan-Kutacane Tanpa Penyiraman Sebabkan Warga Terdampak Debu dan Terancam Kesehatan
Legalitas Material Proyek Longsor Jalan Nasional Aceh Tenggara Dipertanyakan, APH dan Mabes Polri Diminta Turun Tangan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 23:52 WIB

B7 Casino Jouw Gokhal voor Grote Winsten

Rabu, 9 September 2026 - 21:09 WIB

Odkryj ekscytujące automaty winBeatz casino

Rabu, 9 September 2026 - 20:15 WIB

Online Wetten ohne OASIS: Ausländische Wettanbieter 2024

Rabu, 9 September 2026 - 20:03 WIB

Zdobądź winBeatz i zmień swoją muzykę

Rabu, 9 September 2026 - 19:20 WIB

Thorfortune bonus jouw ultieme kans op extra winst

Rabu, 9 September 2026 - 18:23 WIB

Getting started with PayID pokies Australia: essential tips for new online casino players

Rabu, 9 September 2026 - 14:53 WIB

Jonny w grze – mistrzowskie zagrania bez wysiłku

Rabu, 9 September 2026 - 14:51 WIB

King Billy Unmasked — The Secret Reign

Berita Terbaru

REGIONAL

B7 Casino Jouw Gokhal voor Grote Winsten

Rabu, 9 Sep 2026 - 23:52 WIB

REGIONAL

Odkryj ekscytujące automaty winBeatz casino

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:09 WIB

REGIONAL

Online Wetten ohne OASIS: Ausländische Wettanbieter 2024

Rabu, 9 Sep 2026 - 20:15 WIB

REGIONAL

Zdobądź winBeatz i zmień swoją muzykę

Rabu, 9 Sep 2026 - 20:03 WIB