PMI Sulut Mengadu ke KBRI Brunei, Dugaan Nonprosedural dan Indikasi TPPO Mencuat

REDAKSI SULAWESI UTARA

- Redaksi

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:42 WIB

50207 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manado, 2 Maret 2026 — Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sulawesi Utara berinisial SSK dilaporkan meminta perlindungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bandar Seri Begawan setelah menghadapi persoalan saat bekerja di Brunei Darussalam.

Keluarga menyebut, korban berangkat pada September 2025 diduga tanpa prosedur resmi dan tanpa kontrak kerja yang sah. Selama bekerja sebagai asisten rumah tangga, komunikasi disebut terbatas dan korban mengaku dalam kondisi sakit.
Merasa tidak mendapatkan penanganan memadai, korban akhirnya mendatangi KBRI untuk meminta perlindungan langsung.

Kasus ini kemudian dilaporkan oleh Komunitas Lingkungan Peduli TPPO Sulut melalui program Gerakan 1.000 Jaringan Lawan TPPO kepada Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Sulawesi Utara pada Senin (2/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Founder komunitas, Antonius Sangkay, menyatakan pemberangkatan nonprosedural menempatkan PMI dalam posisi rentan dan berpotensi mengarah pada dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) apabila ditemukan unsur perekrutan dan penempatan yang melanggar hukum.

Sementara itu, Kepala BP3MI Sulut, M. Syachrul Afriadi, S. Kom. M.A.P memastikan pihaknya segera berkoordinasi dengan KBRI untuk memastikan kondisi korban serta menelusuri dugaan perekrut yang memberangkatkan secara ilegal.

Perkembangan kasus ini masih dalam pendalaman, sementara komunitas dan instansi terkait menyatakan komitmen untuk mengawal hingga korban memperoleh perlindungan dan kepastian hukum

(Tim tppo)

Berita Terkait

Fantastis! HUT ke-19 Bandung Barat Catat 5 Capaian Besar, Ekonomi Tumbuh 5,28 Persen
Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto di Pulau Miangas Berlangsung Aman dan Lancar
Polda Sulut Gelar Open House Natal 2025 di Aula Mapolda Secara Sederhana
Melindungi Jemaat dari Ancaman TPPO, Satgas TPPO bersama Komunitas Lingkungan Peduli TPPO hadir di jemaat GPDI Desa Treman.
Gerakan 1.000 Jaringan Lawan TPPO Hadir di Desa Pinili & Desa Klabat
Polda Sulut Tangani Perkelahian Antar Kelompok di Minahasa Tenggara, Warga Diimbau Tidak Terprovokasi
Satgas TPPO Polsek Bandara Sam Ratulangi Gagalkan 5 CPMI Ilegal Direkrut Lewat Telegram, Dijanjikan Gaji hingga Rp23 Juta
Berawal Informasi dari Komunitas Lingkungan Peduli TPPO Sulut, Polsek Bandara Sam Ratulangi Bongkar Perekrutan CPMI Ilegal Tujuan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

Pekarangan Produktif Untuk Penopang Ketahanan Pangan, oleh Aipda M. Hanafi, SH, Ajak Warga Desa Rejosari Kec. Muara Sugihan Dukung P2B

Selasa, 15 September 2026 - 20:02 WIB

Polsek Banyuasin III Bersama Tim Posko Padamkan Karhutla di Pangkalan Balai

Selasa, 15 September 2026 - 19:54 WIB

Pekarangan Produktif Untuk Penopang Ketahanan Pangan, oleh Aipda Andrianto, Ajak Warga Desa Muara Sungsang Kec. Banyuasin II Dukung P2B

Senin, 14 September 2026 - 18:37 WIB

Bhabinkamtibmas Bersama Masyarakat Tangani Karhutla di Desa Teluk Payo

Senin, 14 September 2026 - 13:44 WIB

Cegah Dampak Karhutla, Polsek Rantau Bayur Gelar Patroli Mitigasi dan Bagikan Masker Gratis

Senin, 14 September 2026 - 13:41 WIB

Pekarangan Produktif Untuk Penopang Ketahanan Pangan, oleh Aipda F. Frangky Siahaan, Ajak Warga Desa Sedang Kec. Suak Tapeh Dukung P2B

Minggu, 13 September 2026 - 13:13 WIB

Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Dua Lokasi Kecamatan Rambutan, Api Berhasil Dipadamkan

Sabtu, 12 September 2026 - 19:46 WIB

Perkuat Program Asta Cita Presiden RI, Bhabinkamtibmas Banyuasin II Gerakan Masyarkat Dukung Program P2B

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketahanan Pangan Dimulai dari Desa

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:11 WIB