Dugaan Korupsi  di RSUD Sahudin Kutacane  Mencapai Rp 37,1 Milyar. Sempat terjadi kelangkaan Obat.

RADAR NEWS

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:22 WIB

50250 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane Sabtu 28/2/2026.

Adanya dugaan Korupsi pengadaan Obat di Rumah sakit Umum Sahudin Kutacane mencapai Rp 37,1 Milyar tahun 2024, diperoleh imformasi  dari hasil ringkasan laporan BPK RI No 13 A/LHP/XVIII.BAC/05/2025.

hal ini sesuai ringkasan yaitu “Temuan di RSUD di bawah Dinas Kesehatan Agara ini .BPK menemukan pengelolaan obat di RSUD H. Sahudin Kutacane di bawah Dinas Kesehatan tidak sesuai ketentuan senilai Rp37,1 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Temuan ini merinci dan menjelaskan kalau Belum menggunakan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) secara memadai.

Hal lain Tidak menyusun formularium rumah sakit tahun 2024.

Pengadaan obat tidak sesuai Rekomendasi Kebutuhan Obat (RKO) untuk 110 item.

Ada peminjaman obat dari fasilitas kesehatan lain.

Status temuan lain Tidak ada publikasi terbuka soal temuan di belanja pegawai, aset tetap, hibah, belanja jasa kesehatan, atau program lain Dinas Kesehatan TA 2024 di luar pengelolaan obat,persediaan, dana JKN, dana kapitasi,dan BOK.

Sejumlah kalangan di Aceh Tenggara mempertanyakan tentang minimnya persediaan dan kelangkaan obat di Rumah sakit Umum Sahudin Kutacane ini beberapa waktu lalu, namun baik pasien maupun keluarga tidak mampu berbuat banyak selain mengeluhkan kelangkaan obat pada  awal tahun  2025 lalu.

Bahkan hal kelangkaan obat ini sempat membuat Bupati Aceh Tenggara H M Salim Pakhry   Sidak ke Rumah sakit Umum untuk melihat dan memastikan kelangkaan obat bahkan sejumlah Anggota DPRK Aceh Tenggara turun melihat kondisi kelangkaan obat pada awal awal tahun 2025 januari sampai maret 2025.

Sebagaimana yang di ungkap salah seorang warga Kutacane Abdul Saleh 45 tahun. mengatakan kelangkaan obat di Rumah sakit Umum Sahudin Kutacane pernah di rasakan sejumlah pasien pada saat berobat.(Kasirin)

Berita Terkait

Atap Bocor, Ruang Kelas MTsN 2 Aceh Tenggara Butuh Perhatian Pemerintah
Perdagangan Manusia Kejahatan Luar Biasa, HTW Serukan Penegakan Hukum Tegas dan Perlindungan bagi Korban
13 Anggota MPD Gayo Lues Periode 2026-2031 Terpilih melalui Mubes
35 Calon Berebut 13 Kursi Anggota Majelis Pendidikan Daerah Gayo Lues Periode 2026-2031**
Jejak Pengabdian AKBP Yulhendri di Aceh Tenggara: Ketegasan, Humanisme, dan Sinergi yang Patut Dikenang
Kepala Cabang Bungkam, Publik Cemas: Isu Intimidasi dan Pelecehan di BSI Kutacane Belum Terjawab
Mengukir Jejak, Melanjutkan Amanah : Polres Aceh Tenggara Sambut Pemimpin Baru dengan Semangat Presisi
SDS Terpadu Raudlatul Jannah menjadi contoh, baik di kabupaten gayo lues maupun di provinsi Aceh.

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:07 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Rambutan Dampingi Petani Timun Yang Mulai Panen

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:48 WIB

Pastikan Kelancaran Pagi Hari, Satlantas Polres Banyuasin Gelar Strong Point di Sejumlah Titik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:46 WIB

Polres Banyuasin Bekali Pelajar dengan Pengetahuan AI dan Keamanan Digital

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Muara Telang Terus Aktif Gerakan Masyarkat Untuk Melaksanakan Program P2B

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:43 WIB

Presiden RI Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Banyuasin, Kapolda Sumsel Salurkan 1.000 Paket Sembako

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WIB

Polres Banyuasin Gelar Sertijab Sejumlah Pejabat, Kapolres Banyuasin Tekankan Profesionalitas dan Pengabdian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Polsek Banyuasin I Padamkan Karhutla Seluas Sekitar 1 Hektar di Desa Perajin

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:30 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Rantau Bayur Ajak Warga Dukung P2B dan Swasembada Pangan

Berita Terbaru