107 PPL di Gayo Lues Resmi Ditarik ke Pemerintah Pusat, Penempatan Tetap di Daerah

SYUKRI

- Redaksi

Jumat, 2 Januari 2026 - 00:01 WIB

50437 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Terhitung mulai 1 Januari 2026, sebanyak 107 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang selama ini bertugas di bawah naungan Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues resmi dialihkan status kepegawaiannya menjadi pegawai pemerintah pusat.

Pengalihan tersebut dilakukan di bawah Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI) sebagai bagian dari kebijakan nasional di bidang penyuluhan pertanian. Meskipun demikian, perubahan ini tidak berdampak pada lokasi kerja para penyuluh.

Seluruh PPL yang dialihkan statusnya tetap ditempatkan di wilayah Kabupaten Gayo Lues dan terus melaksanakan tugas penyuluhan seperti biasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan kata lain, perubahan hanya terjadi pada aspek administrasi dan status kepegawaian, sementara tugas pokok dan fungsi di lapangan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Para PPL tetap bertanggung jawab dalam mendampingi petani, memberikan bimbingan teknis, menyebarkan inovasi pertanian, serta membantu peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani di daerah.

Kehadiran mereka masih menjadi ujung tombak dalam pembangunan sektor pertanian, khususnya di wilayah pedesaan dan sentra-sentra produksi pertanian di Gayo Lues.

Penarikan PPL ke pemerintah pusat ini merupakan bagian dari upaya penataan kelembagaan penyuluhan pertanian secara nasional. Pemerintah pusat menilai bahwa penyuluh pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung program ketahanan pangan, peningkatan produksi pertanian, serta percepatan adopsi teknologi pertanian di tingkat petani.

Dengan status sebagai pegawai pusat, diharapkan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan program pertanian dapat semakin efektif dan terintegrasi. Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme, kapasitas, serta kesejahteraan penyuluh pertanian dalam menjalankan tugasnya.

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menyambut kebijakan ini dengan harapan agar sinergi antara pemerintah pusat dan daerah tetap terjaga. Dukungan penyuluh pertanian yang profesional dan berpengalaman dinilai sangat penting dalam mendorong kemajuan sektor pertanian daerah, yang selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Gayo Lues.

Ke depan, para PPL diharapkan tetap fokus menjalankan peran strategisnya sebagai pendamping petani, sekaligus menjadi penghubung antara kebijakan pertanian pemerintah pusat dengan kebutuhan dan kondisi riil petani di lapangan. (Syukri)

Berita Terkait

Membangun Budaya Literasi: Perpustakaan SMA Negeri 1 Terangun sebagai Pusat Inovasi Belajar Siswa
DEDIKASI SEORANG CUT MUTIA GURU SMAN 1 TERANGUN DALAM PERJUANGAN MENUJU SEKOLAH
Kejutan Pendatang Baru, SDN 3 Blangkejeren Cetak Sejarah di Kejuaraan Pencak Silat Piala PDM 2026
SDA Aceh dan Geopolitik: Antara Kekayaan Alam dan Kepentingan Nasional
Ketahanan Pangan Dimulai dari Desa
Kepala SDN 1 Blangkejeren Raih Penghargaan Terbaik Pengelolaan Manajemen Sekolah se-Kabupaten Gayo Lues
APH Didesak Tindak Tegas Pemain Getah Ilegal di Gayo Lues, Negara Dirugikan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 16:51 WIB

Dugaan Kekerasan di BPN Kota Bandung, Rudi Hartono Lapor Polsek Buahbatu

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:50 WIB

IWO Indonesia Jabar Perkuat Konsolidasi Organisasi, Puluhan Ketua DPD Satukan Langkah Menuju Rakernas II

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Jalan Gelap Fly Over Laswi Telan Korban Jiwa, RAGA Desak Pemkot Bandung Audit Total PJU

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Dari Silaturahmi ke Sinergi, SWI Jabar Dorong Jurnalistik yang Membangun

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:24 WIB

Grand Opening PAST Bandung Jadi Ruang Belajar Pajak yang Humanis bagi UMKM dan Profesional

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Tower Dipaksa Berdiri di Tengah Permukiman, Warga Batununggal Murka: Surat Penghentian Diduga Diabaikan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Dari Meja Kopi ke Aksi Nyata: SWI Jabar Dorong Sinergi Ekonomi dan Publikasi yang Saling Menguatkan

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:03 WIB

Kolaborasi Kemenaker, BAZNAS, APDL, dan Ina Cookies Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas Lewat Pelatihan Tataboga

Berita Terbaru