Menteri Keuangan Mempertanyakan Kerugian BUMN Meski Layanan Dibayar Tunai

RADAR NEWS

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025 - 01:21 WIB

501,310 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan pernyataan tajam yang menggugah perhatian publik terhadap kerugian yang terus dialami sejumlah badan usaha milik negara (BUMN). Dalam forum terbuka, ia mempertanyakan logika di balik kerugian perusahaan-perusahaan pelat merah yang tetap terjadi meski seluruh layanan mereka dibayar penuh secara tunai oleh masyarakat.

“Rakyat gak pernah hutang bayar listrik, tapi PLN rugi. Rakyat beli tiket pesawat cash, tapi Garuda rugi. Rakyat beli BBM cash, tapi Pertamina rugi,” ucap Purbaya dengan nada tegas, dalam sebuah pernyataan yang kini bergulir luas di masyarakat, Rabu (6/11).

Pernyataan tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya Kementerian Keuangan untuk mendorong transparansi dan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan di tubuh BUMN. Purbaya bahkan menegaskan komitmennya untuk membuka secara terang semua kejanggalan dalam laporan keuangan perusahaan-perusahaan negara tersebut. “Saya akan bongkar semuanya,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Publik menanggapi pernyataan itu sebagai isyarat kuat akan dimulainya langkah-langkah pembenahan serius terhadap manajemen BUMN. Di tengah berbagai upaya penyehatan struktur perusahaan milik negara, termasuk restrukturisasi utang dan efisiensi operasional, pernyataan Purbaya membuka ruang debat mengenai dasar penyusunan laporan keuangan dan transparansi pengelolaan publik.

Sejumlah pihak menilai bahwa permasalahan kerugian BUMN bukan semata urusan bisnis, namun sudah menyangkut tata kelola, efisiensi internal, dan potensi penyimpangan yang mungkin terjadi. Oleh karena itu, upaya pengungkapan yang dijanjikan Menteri Keuangan akan menjadi langkah krusial dalam memperbaiki persepsi publik terhadap perusahaan negara serta memastikan akuntabilitas penggunaan dana publik.

Ketika perusahaan yang berfungsi sebagai penyedia layanan dasar seperti listrik, aviasi, dan energi melaporkan kerugian struktural secara berkala, publik berhak mengetahui di mana letak kelemahan sistemnya. Apalagi bila masyarakat, sebagai pengguna, telah membayar penuh atas layanan yang mereka terima.

Kini, masyarakat menanti langkah lanjutan dari Kementerian Keuangan — apakah pernyataan tersebut akan ditindaklanjuti dengan aksi konkret, seperti audit menyeluruh, pelaporan terbuka, hingga perombakan sistem yang selama ini dinilai tidak efisien.

Jika benar proses pengungkapan ini dilakukan secara serius, maka bukan tidak mungkin, tabir panjang kerugian BUMN yang selama ini menjadi tanda tanya publik akhirnya akan terbuka.

(Tim RADAR.NEWS)

Berita Terkait

Profesor Sutan Nasomal Pahlawan TBA Basuni Kota Hujan Bogor Dan Pahlawan di Nusantara Presiden Data Ulang Tercecer, Agar Adil Pejuang Mendapatkan Haknya
Kemenag dan BPJPH Gelar Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026 di Nagan Raya
PII Gelar Simposium Pendidikan dan HARBA ke-79, Hadirkan Tokoh Akademisi Nasional
Listrik Padam Serentak di Sejumlah Wilayah Sumatera, Warga Panik dan Pertanyakan Penyebab Gangguan PLN
Masjid Suhada Desa Rikit Terendam Banjir Tahunan hingga ketinggian 1 mtr, Warga memohon Pemkab Aceh Tenggara Segera Bangun Solusi Permanen
PW GPA DKI Jakarta Nilai Irjen Agus Suryonugroho Pantas Sandang Bintang Tiga
Waspada Penipuan Digital, Bank Aceh Syariah Tekankan Pentingnya Perlindungan Data Nasabah
SD Negeri 9 Blangkejeren Buka Pendaftaran Siswa Baru Tahun Ajaran 2026

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:38 WIB

Founder Rumah Saraswati: Generasi Muda Agar Tidak Terjebak Dalam Tindakan Anarkis

Jumat, 27 Maret 2026 - 07:18 WIB

Izin Belum Jelas, BBWS Jabar Lakukan Kroscek dan Siapkan Sanksi Tegas untuk Bima Land City 3

Selasa, 24 Maret 2026 - 07:35 WIB

Relawan Meradang, Loyalitas Dipertanyakan: Bayang-Bayang Kekecewaan di Balik Kemenangan Jeje–Asep

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:49 WIB

Pelajar Perempuan di Parongpong Dilaporkan Hilang, Keluarga Harap Segera Ditemukan

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:59 WIB

Terobosan Otomotif Berbahan Kayu, Fawaz Salim Hadirkan Jimny dan VW Safari Skala Asli

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:56 WIB

Puteran 2 Menu Kering Lima Hari Hadir Lebih Variatif, Ribuan Siswa Nikmati Sajian Bergizi dengan Penuh Keceriaan

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:05 WIB

The Ultimate10K Series Powered by bank bjb: Menghubungkan Empat Kota, Menggerakkan Ekonomi, dan Menghidupkan Sport Tourism Nasional

Senin, 9 Maret 2026 - 16:35 WIB

Bulog Jabar Pastikan Stok Beras Aman Selama Ramadan, Penyerapan Gabah Petani Tembus 130 Ribu Ton

Berita Terbaru