Pemboman Ikan Merajalela di Perairan Takalar, Pemantik Desak Densus 88 Turun Tangan

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025 - 14:01 WIB

50760 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – radarNews | Isu panas kembali mencuat di Kabupaten Takalar setelah beredar luas video amatir yang memperlihatkan aksi pemboman ikan di wilayah perairan Kepulauan Tanakeke. Aksi tersebut menimbulkan keprihatinan masyarakat karena selain merusak ekosistem laut, juga membahayakan keselamatan pelaku dan warga sekitar.

 

Menanggapi hal itu, Ketua LSM Pemantik Takalar, Rahman Suwandi, mendesak aparat penegak hukum, khususnya Densus 88, untuk turun tangan mengusut tuntas pihak-pihak yang diduga memproduksi dan menyebarkan bahan peledak untuk bom ikan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

> “Kami meminta Densus 88 segera menyelidiki pembuat dan penyebar bahan peledak yang digunakan untuk pemboman ikan di Kepulauan Tanakeke. Ini bukan hanya persoalan lingkungan, tapi juga menyangkut keamanan nasional karena bahan peledak bisa disalahgunakan,” tegas Rahman, Rabu (6/11/2025).

 

 

 

Rahman juga menambahkan bahwa praktik ilegal seperti ini sudah berlangsung cukup lama dan perlu penanganan serius dari aparat kepolisian, TNI AL, hingga pemerintah daerah.

 

> “Kerusakan terumbu karang akibat bom ikan tidak bisa dipulihkan dalam waktu singkat. Kami mendorong pemerintah daerah dan aparat gabungan segera melakukan patroli laut rutin di kawasan Tanakeke,” ujarnya.

 

 

 

Sementara itu, sejumlah warga pesisir juga berharap agar pelaku pemboman ikan segera ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku agar kejadian serupa tidak terulang.

Berita Terkait

HUT ke-9 RSUD Cikalongwetan, Bupati Jeje: Jadikan Momentum Tingkatkan Pelayanan dan Kedisiplinan
Dari Meja Kopi ke Aksi Nyata: SWI Jabar Dorong Sinergi Ekonomi dan Publikasi yang Saling Menguatkan
Konferensi Pers dan Pernyataan Sikap DPP XTC Indonesia Tegaskan Legalitas Tunggal Organisasi
Semangat Kebersamaan Menggema di Padalarang, Warga Cimerang Gotong Royong Demi Kesejahteraan Bersama
Satpam Diduga , Mengancam Keluarga Pasien yang Cemas, Pihak Puskesmas Belum Dapat Dikonfirmasi
13 Anggota MPD Gayo Lues Periode 2026-2031 Terpilih melalui Mubes
Dari Jakarta untuk Indonesia, SWI Resmikan Kepengurusan Baru dan Gaungkan Gerakan Sampah Jadi Cuan
Amanat Pembina Upacara di SD Negeri 1 Blangkejeren Tegaskan Ikrar Pelajar Indonesia sebagai Pedoman Karakter dan Integritas Generasi Muda

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:24 WIB

Grand Opening PAST Bandung Jadi Ruang Belajar Pajak yang Humanis bagi UMKM dan Profesional

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Dari Meja Kopi ke Aksi Nyata: SWI Jabar Dorong Sinergi Ekonomi dan Publikasi yang Saling Menguatkan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Konferensi Pers dan Pernyataan Sikap DPP XTC Indonesia Tegaskan Legalitas Tunggal Organisasi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Semangat Kebersamaan Menggema di Padalarang, Warga Cimerang Gotong Royong Demi Kesejahteraan Bersama

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Dari Kompetensi ke Pendidikan Tinggi, SWI dan UMJ Buka Jalan Baru bagi Wartawan

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:41 WIB

Satpam Diduga , Mengancam Keluarga Pasien yang Cemas, Pihak Puskesmas Belum Dapat Dikonfirmasi

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:47 WIB

13 Anggota MPD Gayo Lues Periode 2026-2031 Terpilih melalui Mubes

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:22 WIB

Dari Jakarta untuk Indonesia, SWI Resmikan Kepengurusan Baru dan Gaungkan Gerakan Sampah Jadi Cuan

Berita Terbaru