Operasi X-Fire Polda Sumsel Berhasil Padamkan Karhutla di Teluk Limau

Husnen Azhari

- Redaksi

Kamis, 17 September 2026 - 17:02 WIB

5034 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Banyuasin — Polda Sumatera Selatan melalui Satbrimob Polda Sumsel menuntaskan rangkaian Operasi Aman Nusa II Penanggulangan Karhutla Tahun 2026 dengan sandi operasi X-Fire di kawasan lahan gambut Dusun 3, Desa Teluk Limau, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim. Operasi yang berlangsung sejak 6 hingga 16 September 2026 tersebut berhasil melampaui target pemadaman seluas 80 hektare.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sebanyak 218 personel dikerahkan dalam operasi tersebut. Penanganan dilakukan secara terpadu mulai dari pemetaan titik api, pemadaman, pembasahan dan pendinginan lahan gambut, pemantauan menggunakan drone dan kamera termal, hingga pengecekan ulang untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang berpotensi kembali menyala.

 

Pada tahap awal operasi, Tim Scanning dan Drone melakukan pemetaan terhadap areal sekitar 80 hektare dan menemukan 175 titik api. Hasil pemetaan tersebut kemudian menjadi dasar pembagian sektor dan penentuan prioritas pemadaman oleh Satgas Tindak.

 

Penanganan di lapangan turut menggunakan Formula X-Fire Slog Polri yang diaplikasikan pada sejumlah titik api dan bara, khususnya pada lahan gambut. Penyiraman dilakukan hingga ke lapisan gambut untuk menekan potensi api kembali muncul dari bawah permukaan.

 

Selain pemadaman, dukungan operasional juga diperkuat melalui pemasangan perangkat pemancar sinyal di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga komunikasi antara personel lapangan dan posko tetap berjalan, termasuk mendukung sistem komando, pengendalian, serta pelaporan selama operasi.

 

Perkembangan pemadaman berlangsung secara bertahap. Pada 10 September, areal yang berhasil ditangani tercatat sekitar 65 hektare, kemudian meningkat menjadi 71,1 hektare pada 11 September. Pada 12 September, target pemadaman 80 hektare berhasil dicapai.

 

Personel selanjutnya tetap melakukan penyisiran, pemadaman lanjutan serta pemantauan menggunakan drone dan kamera termal. Hasil pemantauan pada 14 September menunjukkan tidak ditemukan lagi titik api. Tim kemudian melakukan pengecekan kembali untuk memastikan areal yang telah ditangani benar-benar aman sebelum personel dan perlengkapan ditarik kembali ke satuan.

 

Berdasarkan hasil akhir operasi, penanganan bahkan meluas dari sasaran awal hingga sekitar 10 hektare ke arah utara dan 5 hektare ke arah barat, termasuk pada bagian yang mengarah ke kawasan hutan lindung.

 

Kabidhumas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja terpadu personel di lapangan dengan dukungan teknologi pemantauan serta metode pemadaman yang disesuaikan dengan karakteristik lahan gambut.

 

“Penanganan tidak berhenti ketika api di permukaan sudah padam. Personel terus melakukan penyisiran dan pengecekan menggunakan drone serta kamera termal untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa di lapisan gambut. Langkah ini penting agar titik api tidak kembali muncul,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, pencapaian target operasi bukan menjadi alasan untuk mengurangi kewaspadaan terhadap potensi Karhutla. Polda Sumsel bersama seluruh unsur terkait akan terus mengedepankan mitigasi, pemantauan wilayah rawan serta respons cepat apabila kembali ditemukan titik api.

 

Operasi X-Fire di Teluk Limau menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polda Sumsel dalam penanggulangan Karhutla. Dengan target pemadaman yang berhasil dilampaui serta tidak ditemukannya kembali titik api pada tahap akhir pemantauan, personel menyelesaikan tugas dengan seluruh inventaris dalam keadaan lengkap.

(Husnen)

Berita Terkait

Kapolsek Rantau Bayur Bersama MPA Padamkan Karhutla dengan Alat Sederhana
Kebakaran Lahan di Taja Mulia Berhasil Dipadamkan, Polisi dan Warga Bergerak Cepat
Pekarangan Produktif Untuk Penopang Ketahanan Pangan, oleh Aipda Hendra Gunawan, Ajak Warga Desa Pematang Palas Kec. Banyuasin I Dukung P2B
Akpol Lemdiklat Polri Gelar Penelitian Perwira Lulusan Akpol di Polres Banyuasin
Polsek Pulau Rimau Bersama Brimob dan BPBD Padamkan Hotspot di Desa Mukut
Polsek Air Kumbang Bersama MPA Padamkan Hotspot di Desa Rimba Jaya
Pekarangan Produktif Untuk Penopang Ketahanan Pangan, oleh Aipda M. Hanafi, SH, Ajak Warga Desa Rejosari Kec. Muara Sugihan Dukung P2B
Polsek Banyuasin III Bersama Tim Posko Padamkan Karhutla di Pangkalan Balai

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:37 WIB

273 KK Dapat Dukungan, Babinsa Terangun Kawal Penyaluran Bantuan

Kamis, 17 September 2026 - 13:32 WIB

Babinsa Koramil 04/Kuta Panjang Dampingi Pendistribusian Pembagian Beras Bulog Untuk Warga Binaan

Rabu, 16 September 2026 - 21:52 WIB

Terkait Video Viral Pelayanan Kapus Munte,Kepala Dinas Kesehatan Karo Memberikan Klarifikasi dan Peringatan

Rabu, 16 September 2026 - 18:26 WIB

Tiga PPL dan Dua ASN Dinas Pertanian Gayo Lues Terima Piagam Penghargaan dari Presiden RI

Rabu, 16 September 2026 - 14:24 WIB

Rabu, 16 September 2026 - 14:20 WIB

Babinsa 08/Blangpegayon pererat tali silaturahmi Komsos dengan Warga binaan

Rabu, 16 September 2026 - 10:17 WIB

​Percepat Akses Ekonomi, TNI dan Warga Uning Pune Lanjutkan Gotong Royong Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih Reje Bujang

Selasa, 15 September 2026 - 21:48 WIB

BC Game: вигідні бонуси та акції для любителів слотів у 2026

Berita Terbaru