Operasi X-Fire Polda Sumsel Berhasil Padamkan Karhutla di Teluk Limau

Husnen Azhari

- Redaksi

Kamis, 17 September 2026 - 17:02 WIB

5093 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Banyuasin — Polda Sumatera Selatan melalui Satbrimob Polda Sumsel menuntaskan rangkaian Operasi Aman Nusa II Penanggulangan Karhutla Tahun 2026 dengan sandi operasi X-Fire di kawasan lahan gambut Dusun 3, Desa Teluk Limau, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim. Operasi yang berlangsung sejak 6 hingga 16 September 2026 tersebut berhasil melampaui target pemadaman seluas 80 hektare.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sebanyak 218 personel dikerahkan dalam operasi tersebut. Penanganan dilakukan secara terpadu mulai dari pemetaan titik api, pemadaman, pembasahan dan pendinginan lahan gambut, pemantauan menggunakan drone dan kamera termal, hingga pengecekan ulang untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang berpotensi kembali menyala.

 

Pada tahap awal operasi, Tim Scanning dan Drone melakukan pemetaan terhadap areal sekitar 80 hektare dan menemukan 175 titik api. Hasil pemetaan tersebut kemudian menjadi dasar pembagian sektor dan penentuan prioritas pemadaman oleh Satgas Tindak.

 

Penanganan di lapangan turut menggunakan Formula X-Fire Slog Polri yang diaplikasikan pada sejumlah titik api dan bara, khususnya pada lahan gambut. Penyiraman dilakukan hingga ke lapisan gambut untuk menekan potensi api kembali muncul dari bawah permukaan.

 

Selain pemadaman, dukungan operasional juga diperkuat melalui pemasangan perangkat pemancar sinyal di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga komunikasi antara personel lapangan dan posko tetap berjalan, termasuk mendukung sistem komando, pengendalian, serta pelaporan selama operasi.

 

Perkembangan pemadaman berlangsung secara bertahap. Pada 10 September, areal yang berhasil ditangani tercatat sekitar 65 hektare, kemudian meningkat menjadi 71,1 hektare pada 11 September. Pada 12 September, target pemadaman 80 hektare berhasil dicapai.

 

Personel selanjutnya tetap melakukan penyisiran, pemadaman lanjutan serta pemantauan menggunakan drone dan kamera termal. Hasil pemantauan pada 14 September menunjukkan tidak ditemukan lagi titik api. Tim kemudian melakukan pengecekan kembali untuk memastikan areal yang telah ditangani benar-benar aman sebelum personel dan perlengkapan ditarik kembali ke satuan.

 

Berdasarkan hasil akhir operasi, penanganan bahkan meluas dari sasaran awal hingga sekitar 10 hektare ke arah utara dan 5 hektare ke arah barat, termasuk pada bagian yang mengarah ke kawasan hutan lindung.

 

Kabidhumas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja terpadu personel di lapangan dengan dukungan teknologi pemantauan serta metode pemadaman yang disesuaikan dengan karakteristik lahan gambut.

 

“Penanganan tidak berhenti ketika api di permukaan sudah padam. Personel terus melakukan penyisiran dan pengecekan menggunakan drone serta kamera termal untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa di lapisan gambut. Langkah ini penting agar titik api tidak kembali muncul,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, pencapaian target operasi bukan menjadi alasan untuk mengurangi kewaspadaan terhadap potensi Karhutla. Polda Sumsel bersama seluruh unsur terkait akan terus mengedepankan mitigasi, pemantauan wilayah rawan serta respons cepat apabila kembali ditemukan titik api.

 

Operasi X-Fire di Teluk Limau menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polda Sumsel dalam penanggulangan Karhutla. Dengan target pemadaman yang berhasil dilampaui serta tidak ditemukannya kembali titik api pada tahap akhir pemantauan, personel menyelesaikan tugas dengan seluruh inventaris dalam keadaan lengkap.

(Husnen)

Berita Terkait

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Muara Telang Aiptu Wisnu Wijaya, Ajak Warga Desa Sri Tiga Kec. Muara Telang Kembangkan Pekarangan Produktif
Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Tungkal Ilir Aiptu Suseno, Ajak Warga Desa Bumi Serdang Kec. Tungkal Ilir Kembangkan Pekarangan Produktif
Bhabinkamtibmas Polsek Betung Sosialisasikan Pencegahan Karhutla di Desa Biyuku
Polsek Pulau Rimau Lakukan Ground Check Titik Hotspot, Antisipasi Karhutla di Banyuasin
Polres Banyuasin Pererat Silaturahmi dengan Jemaat Gereja HKBP KM 14 melalui Minggu Kasih
Langkah Awal Menuju Bahagia, Lamaran Cristy dan Ferdy Berlangsung Hangat
Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Muara Padang Aipda M Ibrahim, Ajak Warga Desa Karang Anyar Kec. Muara Padang Kembangkan Pekarangan Produktif
Bhabinkamtibmas Polsek Betung Sosialisasikan Pencegahan Karhutla di Desa Taja Raya II

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Kandidat Bakal Calon Kades Kutambaru Bencawan Kecewa, Persoalan Domisili Muncul Jelang Penetapan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:45 WIB

PLN Perkuat Sinergi dengan DPRD Kepulauan Anambas untuk Tingkatkan Layanan Kelistrikan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Brigjen Guslin Bersama Kemendagri dan Pemkab Gayo Lues Pantau Normalisasi Sungai Aih Bobo, Upaya Tekan Risiko Luapan Air Diperkuat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Pemerintah Pusat dan Pemkab Gayo Lues Perkuat Sinergi, 16 Alat Berat Disiapkan untuk Percepatan Penanganan Pascabanjir

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Babinsa Koramil 04 /Kuta Panjang Laksanakan Pengecekan Dapur SPPG MBG Di Wilayah Binaan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Pembangunan 5 unit RTLH di Kampung Gajah Program TMMD ke-130 Dikerjakan Secara Gotong-royong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Babinsa Koramil 05/Pining Turun Langsung Mendampingi Pastikan Program MBG berjalan lancar

Berita Terbaru