Anggota DPRD Tanah Karo, Dra. Lusia Sukatendel, Turun Langsung Suarakan Perjuangan Bersama Warga

RADAR NEWS

- Redaksi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 01:34 WIB

501,467 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karo – Di tengah berbagai persoalan sosial yang kian kompleks melanda Kabupaten Karo, seorang wakil rakyat menunjukkan wujud kepedulian nyata dengan terjun langsung bersama masyarakat. Dra. Lusia Sukatendel, Nsp., anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanah Karo, memilih tidak hanya duduk di kursi legislatif, melainkan turut serta mengangkat suara rakyat dari jalanan. Ia hadir menyatu dengan warga dalam sebuah aksi damai yang menyerukan perlunya perbaikan moral dan sosial di daerah berhawa sejuk itu. Di bawah sengatan matahari siang hari, Lusia yang mengenakan pakaian sederhana terlihat berdiri kokoh di antara kerumunan, mengangkat suara lantang agar Tanah Karo segera terbebas dari penyakit sosial seperti judi, narkoba, dan prostitusi—tiga hal yang dianggap sebagai sumber utama kehancuran generasi dan kerusakan tatanan masyarakat.

Gerakannya ini tidak datang tiba-tiba, melainkan berangkat dari kegelisahan yang sudah lama ia rasakan sebagai bagian dari masyarakat Karo. Dalam langkahnya yang penuh keyakinan, Lusia menegaskan bahwa perjuangan untuk menyelamatkan moral bangsa—meski dimulai dari lingkup kecil seperti sebuah kabupaten—merupakan tugas bersama yang tak bisa hanya dibebankan pada pundak segelintir pihak. Kehadirannya di tengah-tengah masyarakat bukan untuk mencari panggung, kata seorang warga yang turut dalam aksi ini, melainkan karena desakan nurani untuk menyuarakan hal-hal yang tak mampu lagi diungkapkan oleh sebagian masyarakat kecil. Dengan tutur yang tegas namun penuh empati, Lusia menyampaikan bahwa perubahan tidak akan datang jika hanya diserukan dari balik meja dan mikrofon. “Tanah Karo butuh tindakan nyata, butuh keberanian moral untuk membersihkan lingkungan sosial dari pengaruh buruk yang sudah mengakar,” ujar Lusia kepada awak media yang meliput kegiatan tersebut.

Gerakan ini kemudian mendapatkan sambutan luas dari berbagai elemen masyarakat Karo, mulai dari tokoh adat, organisasi pemuda, hingga kalangan tokoh agama. Bahkan, sebagian warga menyebut keterlibatan Langsung Dra. Lusia Sukatendel sebagai titik cerah dalam perjuangan melawan penyakit sosial yang tak kunjung tuntas. Sebagai legislator, ia disebut berhasil menunjukkan wajah baru dari perwakilan rakyat yang tidak elitis, tidak hanya hadir dalam debat formal, namun benar-benar hadir secara fisik dan emosional di tengah masyarakat yang ia wakili. Lusiapun tidak segan mengajak semua pihak, mulai dari instansi pemerintah, tokoh masyarakat, hingga kalangan orang tua, untuk kembali memperkuat nilai-nilai budaya Karo yang selama ini dikenal menjunjung tinggi kehormatan dan kehidupan bermasyarakat yang beradab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh, langkah ini dinilai mampu menjadi contoh dan inspirasi di tengah situasi di mana sebagian masyarakat merasa kehilangan kepercayaan pada lembaga-lembaga pengambil kebijakan. Melalui keberaniannya turun ke lapangan, Lusia menghidupkan kembali harapan bahwa perubahan sosial bukan utopia, melainkan sesuatu yang bisa digapai jika ada kemauan dan keberanian untuk bertindak. Aksi tersebut pun tidak berhenti pada satu titik, melainkan direncanakan menjadi gerakan yang berkelanjutan, melibatkan edukasi kepada masyarakat dan pembentukan kader-kader moral di tingkat desa. Meski menghadapi keterbatasan, Dra. Lusia Sukatendel menegaskan komitmennya untuk terus berada di depan, mendorong agar Tanah Karo tidak hanya bersih secara fisik, tetapi juga kuat secara mental dan spiritual.

Keberpihakan penuh terhadap kepentingan rakyat ini menjadi napas sekaligus energi yang dibutuhkan dalam membangun daerah. Masyarakat pun berharap bahwa apa yang dilakukan Lusia bukan hanya menjadi simbol perjuangan, tetapi juga menjadi contoh nyata bagi para wakil rakyat lainnya, bahwa penyelesaian masalah sosial membutuhkan empati, keberanian, dan langkah bersama. Sebuah daerah hanya akan kuat jika dibangun oleh kolaborasi antara pemimpin yang tulus dan masyarakat yang sadar. Dalam napas perjuangan ini, Dra. Lusia Sukatendel telah menunjukkan bahwa suara rakyat bukan hanya perlu didengar, tapi juga diperjuangkan di jalan-jalan, di tempat di mana harapan dan kenyataan selama ini kerap kali tidak bertemu.

(Fernando)

Berita Terkait

Foto Viral Memicu Salah Persepsi, Lia Hambali Minta Masyarakat Tidak Mudah Percaya Informasi yang Belum Terverifikasi
Warga Ndokum Siroga Kecamatan Simpang Empat Resah Dengan Bebasnya Kegiatan Judi Dadu Kopyok dan Minta Aparat Segera Menutupnya
Pemkab Karo Membuka Sosialisasi Penyerahan Prasarana, Sarana Dan Utilitas (PSU) Perumahan Dan Permukiman
Ny. Dahlia Komando Tarigan meninjau Lomba Posyandu Desa terkait Enam Standar Pelayanan Minimal di Desa Buluh Naman
Bupati Karo Pimpin Rapat Pembentukan Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Kabupaten Karo
Pemkab Karo Laksanakan Ibadah Oikumene Bangkit dan Menjadi Terang Bagi Kabupaten Karo
Pemkab Karo Hadiri Penandatanganan Kontrak Pembangunan Gedung SPPG 1 TA 2025
Sinergi Pusat–Daerah, Petani Kreatif dan Lestari Karo Terima Penghargaan

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 04:55 WIB

Profesor Sutan Nasomal Acungi Jempol Atas Upaya Presiden Prabowo Menekan Berkembangbiak Tikus Ekonomi Grogoti Jalur Eksport Import !!

Senin, 15 Juni 2026 - 04:48 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Tetapkan Hukuman Mati Bagi LGBT

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:21 WIB

Wujudkan Persatuan, Kolaborasi, dan Resolusi Ekonomi untuk Indonesia, Bukan Reformasi Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:06 WIB

Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan Soroti Perolehan Gelar Doktor Kakorlantas Polri dalam Waktu Singkat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:00 WIB

PP GPA Sikapi Ancaman Demo BEM SI: Ajak Semua Pihak Jaga Persatuan dan Stabilitas Nasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:02 WIB

Demi Aceh Utara dan Amanah Mualem, Ayah Wa Temui Menteri Agama: Perjuangkan MTQ Nasional hingga Fasilitas Ibadah Pascabanjir

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:38 WIB

Stop Narasi Framing Terhadap AHY, Publik Menilai Tuduhan Tersebut Tendensius dan Tidak Berdasar

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:33 WIB

Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia

Berita Terbaru