Profesor Sutan Nasomal Sangat Yakin Presiden Prabowo Tutup Semua Pintu Setan Hanya Pintu Keadilan Untuk Rakyat Indonesia!!!

RADAR NEWS

- Redaksi

Senin, 15 Juni 2026 - 06:20 WIB

50245 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Aku kamu kita semua pasti bangga dengan pemimpin bangsa
Seperti Yth Bapak Haji Prabowo Subianto ya toh ya kan pasti.
Prof Dr Nasomal, “Siapa Yang Paling Ketakutan Dengan Kebijakan Ekspor Satu Pintu? Bukan rakyat. Bukan Petani. Tapi Para ‘Raja Kecil’ Yang Selama Ini Hidup Nyaman Dari Kebocoran Kekayaan Indonesia.”

Jakarta, 15 Juni 2026 – Sebuah gebrakan bersejarah kembali diluncurkan oleh Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kebijakan Ekspor Satu Pintu (One Gate Export Policy) yang kini dijalankan dengan tegas tanpa kompromi mendapat apresiasi luar biasa dari pakar hukum internasional dan ekonomi nasional, Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH, MH.

Dengan nada penuh keyakinan, Prof. Sutan menyatakan bahwa kebijakan ini adalah fakta absolut yang akan menyelamatkan kekayaan Indonesia dari belasan tahun pembusukan sistemik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Para penasihat ekonomi Presiden Prabowo kini telah memasang jurus pamungkas. Sistem ekspor-impor yang selama ini berbelit-belit, bocor, dan sarang kepentingan, kini disederhanakan menjadi SATU PINTU. Ini bukan sekadar wacana. Ini adalah perang total melawan ‘tikus-tikus ekonomi’ yang menggrogoti jalur ekspor-impor kita selama puluhan tahun!”
ujar Prof. Sutan Nasomal saat dihubungi secara eksklusif dari markas pusat Partai Oposisi Merdeka, Cijantung, Jakarta Timur.

FAKTA ABSOLUT: KOMITMEN PRESIDEN PRABOWO DAN BUKTI MASA LAMPAU

Presiden Prabowo Subianto, sejak awal pemerintahannya, konsisten menjalankan visi kedaulatan ekonomi. Kebijakan Ekspor Satu Pintu adalah tindak lanjut dari fakta pahit masa lalu:

· Kerugian Negara Triliunan Rupiah: Data historis menunjukkan praktik ekspor ilegal dan under-invoicing marak terjadi, terutama di sektor nikel, kelapa sawit, dan hasil laut.
· Bocornya SDA ke Luar Negeri: Banyak komoditas diekspor tanpa pengawasan ketat, menguntungkan segelintir oknum dan perusahaan asing.

“Dengan satu pintu, Presiden Prabowo memutus rantai panjang kebocoran itu. Tidak ada lagi pintu belakang. Tidak ada lagi tikus yang merasa raja!” tegas Prof. Sutan.

USULAN STRATEGIS: PERLU SATU PINTU LAGI DAN AUDIT TOTAL!

Prof. Sutan Nasomal, yang juga dikenal sebagai pemerhati Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia, mengusulkan pengawasan yang lebih ketat dengan menambahkan satu pintu pengawasan khusus pada komoditas vital berikut:

1. Energi (migas, batu bara)
2. Hasil Laut (ikan, rumput laut, mutiara)
3. Hasil Tani (beras, jagung, kopi)
4. Hasil Hutan (kayu, rotan, gondorukem)
5. Hasil Getah (karet, damar, getah pinus)
6. Hasil Pertambangan (emas, tembaga, bauksit, timah)
7. Minyak Bumi & Turunannya
8. Hasil Perkebunan (sawit, kakao, teh, tembakau)

“Selama ini, kekayaan alam kita dicuri oleh oknum pejabat daerah dan pusat yang bersekongkol dengan perusahaan asing. Dengan satu pintu yang sehat, harga jual akan sehat, negara untung, rakyat sejahtera. Semua akan tertib. Tidak ada lagi yang nakal,” paparnya.

SERUAN NYALA: LIBATKAN BPK & KPK UNTUK AUDIT 10 TAHUN KE BELAKANG!

Dengan tegas, Prof. Sutan Nasomal SH MH menyerukan langkah spektakuler:

“Saya minta Presiden Prabowo memerintahkan BPK dan KPK untuk melakukan audit investigatif penuh terhadap seluruh jalur ekspor selama 10 tahun ke belakang. Banyak tikus-tikus itu sudah hidup seperti raja. Kerugian negara yang mencapai ratusan triliun itu WAJIB DIKEMBALIKAN!”

Ia juga mengingatkan bahwa kebijakan ini bukan sekadar teknis, tetapi juga moral dan konstitusional. Setiap rupiah hasil ekspor adalah hak rakyat Indonesia, bukan segelintir kartel.

PENUTUP: KESEJAHTERAAN RAKYAT HARGA MATI

Di akhir pernyataannya, Prof. Dr. H. Sutan Nasomal, SH, MH (Pakar Hukum Internasional, Ekonom, Presiden Partai Oposisi Merdeka, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia, serta Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS) menyampaikan:

“Atas nama rakyat Indonesia, saya berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Satu pintu ekspor adalah pintu menuju keadilan. Ketegasan Pak Presiden akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan martabat Negara Indonesia di mata dunia. Inilah kepemimpinan yang berani membasmi tikus-tikus ekonomi!”

–Nara Sumber Prof Dr KH Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Nasional Presiden Partai Oposisi Merdeka Ketua Umum Perkumpulan. Advokat Muda Indonesia (PAMID) Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS.

Berita Terkait

Kampung Kota Rikit Gaib di Bawah Kepemimpinan Taher Raih Skor 90,5, Pemkab Gayo Lues Terima Penghargaan KPK
ust Julianto pane. Polisi Inovatif, Mendirikan Pesantren Ruhul ‘Azam
Kasat Narkoba Polres Gayo Lues AKP Kabri Terima Penghargaan Usai Ungkap Kasus Narkoba dan Musnahkan 26,5 Hektare Ladang Ganja
Tagline Boleh Berganti, Tetapi Integritas Jangan Dikompromikan
Tindak Tegas Oknum yang Bermain-Main Dengan Laporan Masyarakat
Membangun Budaya Literasi: Perpustakaan SMA Negeri 1 Terangun sebagai Pusat Inovasi Belajar Siswa
TEBANG PILIH HUKUM DI BALIK JERUJI BESI!  Skandal 10 Klaster Mewah Ilegal di Lapas Cibinong Akhirnya Hancur Diratakan Ekskavator
Jerry Massie Kritik Keras Jokowi, Sebut Pemerintahannya Kental dengan Kontroversi Pernyataan dan Janji yang Tak Kunjung Terbukti

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Polsek Banyuasin II Sosialisasikan Pencegahan Karhutla di Desa Muara Sungsang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:50 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Muara Telang Aipda Ade Yasri, Ajak Warga Desa Telang Jaya Kec. Muara Telang Kembangkan Pekarangan Produktif

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:17 WIB

Polsek Muara Padang Gencarkan Patroli dan Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Margo Mulyo 16

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Rambutan Aipda Zahrudin, Ajak Warga Kel. Jakabaring Selatan Kec. Rambutan Kembangkan Pekarangan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Betung Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Desa Taja Raya I

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Talang Kelapa Imbau Warga Sungai Rengit Cegah Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Polres Banyuasin Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Musi 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:02 WIB

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Betung Brigpol Wahyu Agung Kamaludin, Ajak Warga Desa Lubuk Lancang Kec. Suak Tapeh Kembangkan Pekarangan Produktif

Berita Terbaru

REGIONAL

Musim Hujan, Babinsa Ingatkan Warga Waspada Bencana Alam

Jumat, 30 Okt 2026 - 13:22 WIB