Kuliah Umum di UGL, Kepala BPSDM Aceh Tekankan Penguatan SDM Menuju Indonesia Emas 2045

RADAR NEWS

- Redaksi

Minggu, 17 Agustus 2025 - 00:11 WIB

501,787 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE – Suasana Gedung Serbaguna Universitas Gunung Leuser (UGL), Aceh Tenggara, Sabtu siang (16/8/2025), terasa berbeda. Ratusan mahasiswa, dosen, serta jajaran pimpinan kampus berkumpul dalam kuliah umum yang menghadirkan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, Dr. Syaridin, S.Pd., M.Pd. Kehadirannya menjadi momen penting bagi kampus ini, mengingat tema yang diangkat berkaitan langsung dengan arah pembangunan bangsa: “Peningkatan Sumber Daya Manusia Menuju Indonesia Emas Tahun 2045 Melalui Kerjasama Teknis Antara Universitas Gunung Leuser Aceh Dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Aceh.”

Rektor UGL, Dr. Indra Utama, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala BPSDM Aceh. Menurutnya, kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan tindak lanjut nyata dari kunjungan Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP., M.PA., beberapa bulan lalu. Ia menekankan, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi merupakan kunci agar pendidikan tinggi di Aceh Tenggara mampu berkembang sejajar dengan daerah lain di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum Yayasan Pendidikan Gunung Leuser (YPGL), Drs. H. Jamanuddin, M.AP., juga turut memberikan sambutan yang menekankan pentingnya dukungan pemerintah dalam memperkuat pondasi kampus. Menurutnya, kehadiran Dr. Syaridin membawa harapan baru bagi mahasiswa dan dosen yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari fasilitas hingga akses beasiswa.

Pada inti acara, Dr. Syaridin menyampaikan sejumlah komitmen strategis BPSDM Aceh. Ia mengumumkan bahwa pemerintah melalui BPSDM siap memberikan dukungan beasiswa bagi mahasiswa UGL, baik jenjang sarjana (S-1) maupun pascasarjana (S-2 dan S-3). Tidak hanya mahasiswa, dosen juga mendapat prioritas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi demi meningkatkan kompetensi dan mutu pengajaran. Menurutnya, peningkatan kualitas dosen adalah salah satu syarat utama agar perguruan tinggi di Aceh Tenggara dapat bersaing di tingkat nasional.

Selain beasiswa, dukungan juga akan diberikan dalam bentuk peningkatan infrastruktur kampus. BPSDM Aceh akan mendorong rehabilitasi gedung-gedung penting, seperti perpustakaan dan aula serbaguna, serta membantu pengadaan sarana pendukung seperti buku, perangkat komputer, hingga rencana pembelian lahan untuk pengembangan UGL menuju status perguruan tinggi negeri. Dr. Syaridin menegaskan, pembangunan sumber daya manusia tidak bisa dilepaskan dari kesiapan fasilitas pendidikan yang memadai.

“Prioritas kami bukan hanya meningkatkan kapasitas mahasiswa non-KIP untuk menempuh pendidikan sarjana, tetapi juga memastikan dosen-dosen UGL bisa melanjutkan studi S-2 dan S-3. Dengan begitu, kualitas kampus akan semakin meningkat. Dukungan infrastruktur seperti rehabilitasi gedung dan penyediaan fasilitas belajar menjadi bagian penting dari upaya ini,” kata Dr. Syaridin di hadapan peserta kuliah umum.

Acara kuliah umum ditutup dengan peninjauan langsung ke beberapa fasilitas kampus yang akan diperbaiki. Dr. Syaridin bersama jajaran kampus meninjau gedung perpustakaan dan gedung serbaguna, yang nantinya akan direhabilitasi. Ia juga meninjau rencana lokasi lahan baru yang akan diproyeksikan untuk pengembangan UGL di masa mendatang.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Forum Bersama (Forbes) DPRA Dapil VIII, Yahdi Hasan, M.I.I., yang menegaskan pentingnya dukungan legislatif dalam mewujudkan kampus yang lebih maju. Dengan adanya dukungan ini, UGL dipandang akan mampu memperkuat posisinya sebagai pusat pendidikan tinggi di kawasan perbatasan Aceh Tenggara. Harapan besar kini bertumpu pada sinergi antara pemerintah dan dunia pendidikan agar cita-cita membangun sumber daya manusia unggul benar-benar dapat terwujud.

Laporan : Deni Affaldi

Berita Terkait

Bupati Aceh Tenggara Tak Hadiri Rapat Paripurna DPRK, Pertanggungjawaban APBK 2025 Dibacakan Sekda
BPJN 3.5 Diduga Lalai, Proyek Pengaspalan Medan-Kutacane Tanpa Penyiraman Sebabkan Warga Terdampak Debu dan Terancam Kesehatan
Kementerian PUPR Dinilai Lalai, PT Horas Bangun Persada Menang Lelang Proyek Meski Legalitas Galian C Dipertanyakan
Legalitas Material Proyek Longsor Jalan Nasional Aceh Tenggara Dipertanyakan, APH dan Mabes Polri Diminta Turun Tangan
Atap Bocor, Ruang Kelas MTsN 2 Aceh Tenggara Butuh Perhatian Pemerintah
Perdagangan Manusia Kejahatan Luar Biasa, HTW Serukan Penegakan Hukum Tegas dan Perlindungan bagi Korban
13 Anggota MPD Gayo Lues Periode 2026-2031 Terpilih melalui Mubes
35 Calon Berebut 13 Kursi Anggota Majelis Pendidikan Daerah Gayo Lues Periode 2026-2031**

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Polres Banyuasin Lakukan Ground Check Titik Hotspot di Area Rawa Desa Seri Kembang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Cegah Dampak Kabut Asap, Kapolres Banyuasin Bagikan 200 Masker kepada Pelajar SDN 03 Rambutan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kunjungi Posko Karhutla 04 Sako, Kapolres Banyuasin Beri Dukungan dan Apresiasi kepada Petugas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:36 WIB

Gerak Cepat Padamkan Karhutla, Polres Banyuasin Bersama Tim Gabungan Tangani Titik Api di Rambutan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Cegah Dampak Karhutla, Polres Banyuasin Bagikan Masker kepada Pelajar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:16 WIB

Gerakkan P2B, Bhabinkamtibmas Polsek Muara Padang Dorong Warga Dukung Swasembada Pangan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:13 WIB

33 Hektar Lahan Hangus Dilalap Api, 4 Pelaku Pembakaran Diamankan Polres Banyuasin

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Bhabinkamtibmas Tanjung Lago Ajak Warga Dukung Program P2B

Berita Terbaru