RadarNews.Nasional.com,Kabupaten Karo- Bertempat di Ruang Rapat Bupati, Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, menggelar rapat dengar pendapat bersama Anggota DPD RI Perwakilan Sumatera Utara, Pdt. Penrad Siagian, S.Th., M.Si., Teol,guna membahas,menunjukkan, komitmen mengenai persoalan sosial yang tengah memgancam generasi muda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P., Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Dr. Drs. Eddi Surianta Surbakti, M.Pd., jajaran FORKOPIMDA, Ketua DPRD Kabupaten Karo, para tokoh agama, serta seluruh camat se-Kabupaten Karo.
Diskusi yang berlangsung pada Senin, 28 Juli itu secara khusus membahas tantangan sosial yang semakin mencemaskan: penyalahgunaan narkoba, maraknya judi online, serta meningkatnya kenakalan remaja. Ketiga isu tersebut dinilai sebagai ancaman serius terhadap masa depan masyarakat, khususnya kalangan muda di wilayah Tanah Karo.
Dalam sambutannya, Bupati,Antonius Ginting menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga negara untuk menyelamatkan anak-anak muda dari jeratan perilaku menyimpang.Beliau juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang diambil oleh Pdt. Penrad Siagian.

“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini. Jangan sampai anak-anak di Kabupaten Karo menjadi korban dari narkoba dan judi online. Dampaknya tidak hanya merusak individu tetapi juga menghancurkan keluarga dan lingkungan sosial mereka,” ujar Antonius Ginting.
Pdt. Penrad Siagian dalam paparannya menyatakan bahwa DPD RI memiliki kepedulian serius terhadap isu-isu sosial yang berkembang di daerah.Beliau menyoroti berbagai kasus pencurian, penyalahgunaan narkotika, hingga kenakalan remaja yang kian marak terjadi di lingkungan Karo dan daerah-daerah lain di Sumatera Utara.
“Kami berkomitmen untuk menghadirkan langkah konkret. Bersama FORKOPIMDA, kami akan membentuk tim peringatan dini atau early warning system untuk memutus rantai peredaran narkoba dan judi online. Sistem ini diharapkan mampu mendeteksi secara cepat dan mencegah meluasnya dampak negatif terhadap masyarakat.”ujarnya.
Rapat berlangsung dalam suasana terbuka dan partisipatif, dimana para tokoh yang hadir turut memberikan masukan mengenai langkah-langkah pencegahan dan pendekatan yang tepat bagi anak-anak muda di lingkungan mereka.
Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Karo berharap dapat merumuskan strategi bersama, memperkuat koordinasi lintas sektor dan mempercepat implementasi program-program perlindungan masyarakat dari bahaya narkoba dan perjudian digital.
(Shelly WS)






































