Kontes Ayam Tangkas di Takalar Diklaim Bukan Judi, Tapi Ini Maksudnya

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Sabtu, 31 Mei 2025 - 22:47 WIB

50622 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – radarnewa.co.id | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Penggemar Ayam Indonesia (PPAI) Sulsel memastikan Kontes Ayam Tangkas yang akan digelar DPC PPAI Kabupaten Takalar pada tanggal 29 Juni 2025 mendatang, bebas dari praktik perjudian.

Kepala Bidang (Kabid) Humas DPD PPAI Sulsel, Sultan Arifuddin menegaskan, bahwa kegiatan tersebut merupakan Kontes Ayam Tangkas Non Judi. Dia juga memastikan tidak ada uang haram yang berputar dalam laga ayam tersebut.

“Kegiatan ini murni laga ayam. Tidak ada judi di dalam kegiatan ini. Kampanye nonjudi inilah yang paling penting, agar para peternak dan penggemar ayam tangkas memiliki wadah yang secara sah menurut hukum serta undang-undang yang berlaku di Indonesia,” tegasnya, Sabtu (31/5/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sultan mengungkapkan, kontes ayam tangkas ini bertujuan untuk melestarikan budaya tarung ayam peninggalan leluhur yang sangat identik dengan kultur Bugis, Makassar, Luwu, Mandar dan Toraja, yang mengangkat kearifan lokal tanpa ada satu pun unsur judi didalamnya.

Selain itu, lanjut dia, kegiatan ini juga untuk mempererat hubungan antar penghobi, peternak dan pecinta ayam tangkas di seluruh Indonesia.

“Kontes ayam tangkas nonjudi yang pertama kalinya dilaksanakan di Kabupaten Takalar ini sejatinya untuk memperkenalkan Kabupaten Takalar. Baik dari segi budaya, kuliner dan pariwisatanya. Yang pastinya akan menggerakkan roda perekonomian Takalar, mengingat peserta datang dari berbagai penjuru nusantara,” katanya.

Sultan juga menjelaskan, hadirnya kontes ini bertujuan untuk merubah stigma masyarakat selama ini tentang tarung ayam yang selalu ke arah judi. Olehnya itu, PPAI hadir dan wajib memberikan pemahaman dan edukasi bahwa tidak semua hobi ayam itu adalah judi.

“Disini kita ubah citra masyarakat. Kita buat satu versi yang memang untuk menyalurkan hobi, jadi kita adakan kontes ayam tangkas yang bukan judi. “Sesuai dengan SK Kemenkumham NOMOR AHU-006171 AH.01.07.TAHUN 2019 Tentang pengesahan badan hukum perkumpulan penggemar ayam Indonesia,” jelasnya.

Sultan menambahkan, kontes ayam tangkas ini seperti kegiatan olahraga tinju. Semakin tangkas ayam, maka semakin diminati dan tinggi nilai jualnya. Dengan adanya wadah untuk menyalurkan ketangkasan ayam kontes maka membuka potensi meningkatkan pendapatan dari hasil peternakan.

Di dalam kontes nantinya, kata Sultan, ayam yang terdaftar akan di timbang bobotnya, taji atau jalunya akan di bungkus (memakai sarung tinju pelindung), kemudian akan bertanding sesuai bobot dan kelasnya. Jumlah pukulan dihitung dan dilakukan penilaian oleh juri. Ada batasan waktu, jika ayam tidak sanggup, pertandingan dihentikan. Bukan sampai mati seperti sabung ayam ilegal.

“Melihat besarnya atensi dan animo penghobi ayan nusantara, kami sangat berharap dukungan penuh dari pemerintah dan instansi terkait untuk terlaksana dan suksesnya kegiatan Kontes Ayam Tangkas Non Judi di Kabupaten Takalar,” harapnya.(*)

Berita Terkait

Peduli Generasi Muda, Pemuda Pancasila PAC Cikalong Wetan Gelar Khitanan Massal Lintas Kecamatan
Bayu Umbara Komandani Upacara Sumpah Pemuda Jabar, Gaungkan Persatuan dan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045
900 Hektare Hutan Rakyat Pajagan Terancam Gundul, Ribuan Kubik Kayu Jati-Mahoni Mengalir ke Penggergajian Besar di Situraja
Maju dengan Nomor Urut 2, Asep Saputra Siap Bawa Semangat Baru untuk Desa Talagasari
Kampung Kota Rikit Gaib di Bawah Kepemimpinan Taher Raih Skor 90,5, Pemkab Gayo Lues Terima Penghargaan KPK
ust Julianto pane. Polisi Inovatif, Mendirikan Pesantren Ruhul ‘Azam
Kasat Narkoba Polres Gayo Lues AKP Kabri Terima Penghargaan Usai Ungkap Kasus Narkoba dan Musnahkan 26,5 Hektare Ladang Ganja
400+ KK dari 8 Desa Laporkan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Lampung, YLBHI-LBH Bandar Lampung Desak Penegakan Hukum Menyentuh Aktor Intelektua

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 20:25 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Lago Aipda J.Silitonga, Ajak Warga Desa Suka Tani Kec. Tanjung Lago Kembangkan Pekarangan Produktif

Sabtu, 7 November 2026 - 20:18 WIB

Jumat Keliling Polres Banyuasin, Pererat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat di Tanjung Lago

Sabtu, 7 November 2026 - 20:15 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Makarti Jaya Bripka M.F Gumelar, Ajak Warga Desa Saleh Mukti Kec. Air Salek Kembangkan Pekarangan Produktif

Jumat, 6 November 2026 - 18:43 WIB

Cegah Karhutla, Bhabinkamtibmas Polsek Betung Sosialisasikan Maklumat Kapolda di Desa Taja Raya II

Rabu, 4 November 2026 - 21:26 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Muara Padang Aipda M.Hanafi, Ajak Warga Ds.Rejosari Kec. Muara Sugihan Kembangkan Pekarangan Produktif

Rabu, 4 November 2026 - 16:47 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Lago Sosialisasikan Pencegahan Karhutla di Desa Banyu Urip

Rabu, 4 November 2026 - 16:45 WIB

Polres Banyuasin dan Bhayangkari Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Gasing Laut

Selasa, 3 November 2026 - 20:11 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Pulau Rimau Aiptu Suseno, Ajak Warga Desa Tabuan Asri Kec. Pulau Rimau Kembangkan Pekarangan Produktif

Berita Terbaru