Masyarakat Gayo Lues Butuh Pemimpin Bukan Pemimpi

RADAR NEWS

- Redaksi

Minggu, 10 November 2024 - 05:03 WIB

50423 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Sebentar lagi masyarakat Gayo Lues akan membuktikan dirinya sebagai rakyat, dengan memilih pemimpin dalam ajang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang akan dilaksanakan 27 November 2024 mendatang.

Selama ini kita dihadapkan dengan para pemimpin yang memiliki latar belakang dan karakter yang berbeda. Pemimpin tersebut juga memiliki gaya memimpin sendiri yang terkadang menimbulkan respon positif ataupun negatif dari para rakyatnya. Namun pada era saat ini, pemimpin yang sesungguhnya dibutuhkan masyarakat adalah pemimpin yang memiliki pandangan dan misi melangit, namun masih bersikap atau memijakkan kaki di bumi.

Hal tersebut yang disampaikan  Saparudin Telpi Ketua LSM Forum Masyarakat Pembela Kebenaran (FMPK), Gayo Lues, pada Sabtu, (09/11/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua LSM Forum Masyarakat Pembela Kebenaran (FMPK), Gayo Lues  Saparudin Telpi menjelaskan Masyarakat dituntut jeli dalam memilih pemimpin sehingga kekuasaan yang diberikan dari masyarakat tidak jatuh pada tangan para garong.

Ajang pesta demokrasi ini pun menarik untuk dikaji secara bersama oleh masyarakat karena menurut saya, masih banyak yang belum mengerti tentang pemimpin yang sesungguhnya.

Memilih pemimpin tidak semudah yang dipikirkan selama ini, yakni masyarakat hanya menyelesaikan tugas mereka sebagai pemberi suara.  Lebih dari itu, memilih pemimpin berarti masyarakat harus mengerti kira-kira mana Pemimpin Yang Bukan Pemimpi, ujarnya.

 Saparudin Telvi menambahkan lihat Visi Misinya, terkadang tanpa pernah memikirkan apakah gagasan tersebut bisa diaplikasikan atau tidak di masyarakat.  Setiap calon memang tidak pernah dilarang untuk membuat visi dan misi karena itu hak tiap-tiap calon.  Itu sebabnya, masyarakat harus cerdas dan realistis dalam memilih pemimpin, ujarnya.

Saparuddin Telvi mengungkapkan Masyarakat Gayo Lues tidak boleh larut dalam mimpi calon pemimpin. Pemimpin yang baik ialah mampu menarikan visi dan misinya pada sebuah kenyataan. Maka, untuk melacak pemimpin seperti ini harus dilihat dari rekam jejak yang mana salah satu bukti dari pemimpin yang sudah mampu membawa masyarakat Gayo Lues pada sebuah kesejahteraan dan kemandirian, dan masyarakat harus berani mengklarifikasi setiap pernyataan calon pemimpin terkait dengan visi dan misi mereka. Salah pilih berarti siap menderita lima tahun ke depan, jelasnya.

Dijelaskan Saparudin Telpi masyarakat Gayo Lues untuk tidak memilih pemimpin karena ada iming-iming  seperti Bantuan dari Pemerintah dan lainnya. Kalau Gayo Lues ingin maju, mendapatkan pimpinan berkualitas jangan mau di iming-iming,” maka nantinya membuat pembangunan di daerah kita  justru menjadi tidak bagus dan tidak berkualitas, katanya.

Terkait dengan pemberian iming-iming diberikan oleh salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Gayo Lues, jangan dipilih, namun, saya yakin masyarakat Gayo Lues tidak akan memilih pemimpin karena ada iming-iming dari salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Gayo Lues peserta Pilkada 2024.  Sekarang ini masyarakat Gayo Lues sudah semakin pintar, mereka tidak mudah terpengaruh dengan Iming-iming bantuang Pemerintah dalam memberikan pilihan politik di Pilkada tahun ini,” dan Tidak Akan Memilih Pemimpi namun Rakyat Gayo Lues memberikan hak politik untuk pemimpin yang berkualitas, jelasnya. (TIM MEDIA)

Berita Terkait

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Polres Gayo Lues Gelar Tes Urine Dadakan di Polsek Blangkejeren
13 Anggota MPD Gayo Lues Periode 2026-2031 Terpilih melalui Mubes
35 Calon Berebut 13 Kursi Anggota Majelis Pendidikan Daerah Gayo Lues Periode 2026-2031**
Amanat Pembina Upacara di SD Negeri 1 Blangkejeren Tegaskan Ikrar Pelajar Indonesia sebagai Pedoman Karakter dan Integritas Generasi Muda
Persiapan Mubes Pemilihan Anggota MPD Gayo Lues Dimatangkan, Digelar 21–22 Juli 2026
SDS Terpadu Raudlatul Jannah menjadi contoh, baik di kabupaten gayo lues maupun di provinsi Aceh.
Semangat gotong royong, Babinsa Dan Warga Bersihkan Lingkungan Desa
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Ringkus Dua Pelaku Penyalahgunaan Sabu, Pemasok Masih Diburu

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Dandim 0113/Gayo Lues Cek Kesiapan Paskibraka Jelang Upacara HUT ke-81 RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Dandim 0113/Gayo Lues Bersama Ketua Persit Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:58 WIB

AKSI NYATA PEMULIHAN DARI BENCANA ALAM GABUNGAN TNI & WARGA GOTONG ROYONG MASAL PEMBANGUNAN JEMBATAN MERAH PUTIH

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:44 WIB

Babinsa Koramil 04/Kuta Panjang Kebut Finishing Pembangunan Jembatan Gantung Demi Keselamatan dan Kesejahteraan Warga Masyarakat Desa Binaan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Ratusan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit Terdekat Diduga Keracunan MBG, Bupati dan Kapolres Karo Langsung Tinjau 

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Babinsa 04/Kuta Panjang Bersama warga memasang lantai Jembatan Gantung Di Desa Binaan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:13 WIB

Anggota Koramil 03/Blangkejeren Pasang Tiang Pancang Jembatan Gantung Perintis di Desa Palok

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Anggota Koramil 08/Blangpegayon Dan Personil Yon TP 855/RD Melaksanakan Pemasangan Pagar Jembatan Gantung

Berita Terbaru