Diduga BBM Subsidi Langka di Kabupaten Karo Karna Banyaknya Penjualan Dengan Wadah Jerigen Tanpa Surat Ijin

REDAKSI SUMUT

- Redaksi

Sabtu, 2 November 2024 - 11:29 WIB

50906 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

RadarNews.Nasional.com,Kabupaten Karo – Jumat,1/11/2024,ditengah langkanya bahan bakar subsidi di Kabupaten Karo,SPBU Kacaribu (13.221.114),kecamatan Kabanjahe,Kabupaten Karo

masih kesempatan mengisi berpuluh jerigen tanpa memiliki barcode jelas atau surat rekomondasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa rekanan Wartawan yang kebetulan sedang melakukan sosial kontrol mencoba menanyakan apa kendala sehingga hampir semua SPBU di Kabupaten Karo dihiasi antrian panjang kendaraan beroda empat.

 

Mulai dari SPBU Simpang Dokan,Kecamatan Merek,SPBU Simpang Laudah antrian panjang mobil begitu panjang sehingga mengakibatkan kemacetan.

SPBU Simpang Tiga Masjid Raya Kabanjahe bahkan pada sore hari sudah dinyatakan BBM bersubsidi kosong. SPBU Kacaribu juga kelihatan antrian panjang mobil beroda empat bahkan Sepeda Motor.

 

Akan tetapi ditengah antrian panjang,tampak pegawai pelayanan di SPBU Kacaribu (13.221.114) justru lebih mengutamakan dengan mengisi berpuluh jerigen yang diangkut ke atas satu unit mobil Eltor.

 

Ketika pegawai ditanya mengapa lebih mengutamakan pengisian jerigen sedangkan mobil antrian begitu panjang,pegawai berpura pura sibuk tanpa menjawab.

Lebih dalam ketika ditanya terkait surat ijin pembelian bahan bakar subsidi (bio solar) yang diisi ke puluhan jerigen,pegawai mengatakan ada tetapi tidak bisa membuktikan adanya surat ijin tersebut.

Ketika Wartawan mendesak minta tolong supaya surat ijin rekomendasi pembelian diperlihatkan,pegawai malah menyuruh meminta kepada Erik Kacaribu yang sibuk mengankut jerigen yang sudah diisi ke atas mobil Eltor.Erik Kacaribu juga menjawab bahwa surat rekomendasi atas pembelian ada dari Kepala desa,tetapi tidak bisa membuktikannya.

Supir pengangkut jerigen mengatakan,”tanya saja kepada bos saya,bernama Jumpa Perangin angin di desa Lingga Julu.”jawabnya ketus.Dan mengatakan jika pengguna bio solar yang diangkut di atas Eltor tersebut adalah Jumpa Perangin angin bertempat di desa Lingga Julu,Kecamatan Simpang Empat,Kabupaten Karo.

Salah satu supir angkutan pada saat itu mengatakan,”tolong kepada aparat yang berwenang supaya lebih perhatian dan menentramkan pembagian bahan bakar Subsidi di SPBU.Sebab hampir setiap hari kami melihat banyaknya pengisian ke jerigen yang menurut kami mungkin hal inilah yang menyebabkan antrian panjang,yang kami sebagai supir angkot tentu sudah memakan waktu menunggu giliran di SPBU yang sangat merugikan kami.Dengan waktu yang banyak tersita disaat antrian karna pengisian jerigen akhirnya setoran kamipun tidak terpenuhi,alias nombok.”ujarnya dengan wajah sedih.

 

Dalam hal ini sepertinya sangat diperlukan pengawasan aparat yang berwenang untuk terjun ke lapangan untuk mengawasi jalannya pembagian kuota BBM bersubsidi,karna dugaan kelangkaan adalah karna banyaknya penjualan BBM bersubsidi oleh pengusaha SPBU kepada pembeli yang menggunakan jerigen tanpa surat rekomendasi.

 

Untuk mengontrol hal ini tentu sangat diperlukan bantuan masyarakat yang bekerjasama dengan aparat yang berwenang.Sebagaimana beberapa waktu yang lalu saat Kapolres Tanah Karo masih dibawah AKBP Ronny Nicolas Sidabutar,S.H.,S.I.K.,M.H.yang mengundang beberapa lapisan elemen masyarakat dan rekan Wartawan untuk sosialisasi dalam rangka saling membantu terhadap jalannya pembagian kuota BBM Subsidi,sekaligus membantu aparat guna mengontrol supaya tidak ada kecurangan dalam hal ini di wilkum Kabupaten Karo.

 

(Shelly WS)

Berita Terkait

Terpilih Secara Aklamasi, Deddy Yopiansyah Siap Kibarkan Panji Golkar Hingga Pelosok Kampung di Gayo Lues
Satreskrim Polres Gayo Lues Tangkap Terduga Pelaku Penimbunan BBM Bersubsidi
Video Viral Ruang Bayi RS Ali Kasim Gayo Lues Porak Poranda, Kelayakan Konstruksi Rumah Sakit Dipertanyakan
Brigjen Guslin Bersama Kemendagri dan Pemkab Gayo Lues Pantau Normalisasi Sungai Aih Bobo, Upaya Tekan Risiko Luapan Air Diperkuat
Pemerintah Pusat dan Pemkab Gayo Lues Perkuat Sinergi, 16 Alat Berat Disiapkan untuk Percepatan Penanganan Pascabanjir
Kampung Kota Rikit Gaib di Bawah Kepemimpinan Taher Raih Skor 90,5, Pemkab Gayo Lues Terima Penghargaan KPK
ust Julianto pane. Polisi Inovatif, Mendirikan Pesantren Ruhul ‘Azam
Kasat Narkoba Polres Gayo Lues AKP Kabri Terima Penghargaan Usai Ungkap Kasus Narkoba dan Musnahkan 26,5 Hektare Ladang Ganja

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 11:47 WIB

Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah

Selasa, 3 November 2026 - 11:43 WIB

PEDULI SESAMA, BABINSA DAN PERANGKAT DESA TERANGON GALANG OPEN DONASI UNTUK KORBAN KEBAKARAN DI KAMPUNG TELEGE JERNIH

Selasa, 3 November 2026 - 11:40 WIB

Selasa, 3 November 2026 - 10:15 WIB

Tahap finishing jembatan gantung Perintis di Desa Lukub Baru Kec. Rikit Gaib

Senin, 2 November 2026 - 10:40 WIB

Pasca Longsor, Babinsa Koramil 03/Blangkejeren Kawal Alat Berat Bersihkan Material longsoran

Senin, 2 November 2026 - 10:07 WIB

Warga Kampung Pepelah Hadiri Wasbang dan Bela Negara di Posko TMMD

Senin, 2 November 2026 - 08:23 WIB

TNI DAN WARGA LANJUTKAN PEMBANGUNAN JEMBATAN GARUDA MERAH PUTIH DI DESA SINGAH MULE, KABUPATEN GAYO LUES

Minggu, 1 November 2026 - 15:24 WIB

Babinsa Komsos Dengan Masyarakat Di Wilayah Desa Binaan

Berita Terbaru

REGIONAL

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:40 WIB