Menuju Pusat Pendidikan Al-Qur’an, Pesantren Darul Mustafa Askar Gayo Lues Resmikan Masjid dan Mulai Pembangunan Asrama

REDAKTUR

- Redaksi

Selasa, 7 April 2026 - 16:11 WIB

50116 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES — Langkah strategis dalam memperkuat fondasi pendidikan berbasis Al-Qur’an di wilayah Gayo Lues resmi dimulai melalui peresmian Masjid Darul Mustafa Askar sekaligus peletakan batu pertama pembangunan asrama di kompleks Pesantren Darul Mustafa Askar, pada Senin (7/4/2026). Momentum ini menandai komitmen besar dalam membangun infrastruktur religi yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pengembangan intelektual dan spiritual bagi para santri.

Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Askar Pusat Jakarta, Ir. H. Fahmi Abd Kadir Askar, menekankan bahwa eksistensi sebuah masjid jamik di lingkungan pesantren harus memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar tempat sujud. Ia menggarisbawahi pentingnya integrasi antara fungsi masjid dengan kegiatan pendidikan, khususnya dalam program menghafal Al-Qur’an atau tahfidz. Menurutnya, masjid harus menjadi jantung kegiatan santri, di mana lantunan ayat-ayat suci terus menggema setiap harinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Ir. H. Fahmi juga menyoroti aspek fasilitas pendukung yang krusial bagi keberlangsungan pendidikan pesantren. Ia menyatakan bahwa pembangunan asrama yang dilengkapi dengan kamar-kamar yang memadai bagi para santri merupakan kebutuhan mendesak. Keberadaan hunian yang layak di dalam lingkungan pesantren diharapkan dapat menciptakan ekosistem belajar yang kondusif, sehingga para santri dapat lebih fokus dalam mendalami ilmu agama dan menjaga hafalan mereka tanpa terganggu oleh kendala aksesibilitas tempat tinggal.

Nuansa spiritual dalam acara tersebut semakin mendalam dengan kehadiran Syekh Kamal Al-Hattami, seorang ulama yang datang langsung dari Madinah Al-Munawwarah. Kehadiran Syekh Kamal memberikan dimensi keberkahan tersendiri bagi para hadirin dan pengelola pesantren. Dalam arahannya, Syekh Kamal memberikan bimbingan spiritual mengenai pentingnya menjaga kemurnian niat dalam menuntut ilmu. Salah satu momen yang paling dinantikan adalah ketika beliau memberikan sanad surat Al-Fatihah, sebuah transmisi keilmuan yang menghubungkan bacaan para santri dan jamaah secara langsung kepada Rasulullah SAW melalui jalur periwayatan yang bersambung.

Pembangunan fisik yang dimulai hari ini merupakan wujud nyata dari visi besar yang diusung oleh Pondok Pesantren Askar Gayo Lues. Pimpinan Pondok Pesantren Askar Gayo Lues, Ust. Suhada Lc Alhafizd, menyampaikan bahwa pembangunan masjid dan asrama ini adalah jawaban atas kebutuhan masyarakat akan lembaga pendidikan Islam yang representatif di daerah tersebut. Dengan adanya fasilitas yang memadai, pesantren diharapkan mampu menyerap lebih banyak santri dan mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang berkualitas serta memiliki kedalaman ilmu agama.

Acara yang berlangsung dengan khidmat ini dihadiri oleh jajaran pengurus pusat, tokoh masyarakat setempat, serta para asatidz. Prosesi peletakan batu pertama asrama menjadi simbol harapan akan tumbuhnya generasi baru yang berakhlak mulia. Melalui sinergi antara kepemimpinan pusat dan pengelolaan lokal, Pesantren Darul Mustafa Askar kini bersiap untuk bertransformasi menjadi salah satu pusat studi Al-Qur’an yang diperhitungkan, yang mampu mengintegrasikan antara pembangunan fisik yang kokoh dengan penguatan nilai-nilai spiritual yang mendalam.

 

Berita Terkait

Pembagian 530 Sertipikat PTSL Tahap 3 Desa Mandalamukti Berjalan Lancar, Kades Apresiasi Kerja Tim
XTC Cirebon Permudah Akses Khitan Gratis dengan Sistem Door to Door
Skandal MBG Aceh Tenggara: 17 Dapur Dihentikan, Dugaan Pembiaran Sistemik Menguat
Rabusin Menegaskan Fakta Hukum Harus Menjadi Dasar Putusan di Pengadilan Negeri Blangkejeren
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
Skandal Perubahan Identitas di Aceh Tenggara Ungkap Bobroknya Sistem Kependudukan dan Lemahnya Pengawasan Negara
Skandal Identitas di Aceh Tenggara: Saat Data Negara Bisa “Berubah” Tanpa Jejak
Digerebek Saat Santai Di Rumah, 3 Pria Tak Berkutik – Satresnarkoba Polres Agara Temukan Ganja Belasan Kilo

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 02:33 WIB

Pembagian 530 Sertipikat PTSL Tahap 3 Desa Mandalamukti Berjalan Lancar, Kades Apresiasi Kerja Tim

Sabtu, 18 April 2026 - 01:08 WIB

XTC Cirebon Permudah Akses Khitan Gratis dengan Sistem Door to Door

Jumat, 17 April 2026 - 10:27 WIB

Babinsa 08/Blangpegayon Melaksanakan Puldata Ter di Kantor Desa di Wilayah Desa Binaan

Kamis, 16 April 2026 - 23:04 WIB

KLARIFIKASI: Dandim 1426/Takalar Bantah Keras Isu Potongan Fee 20% Proyek Koperasi Merah Putih

Kamis, 16 April 2026 - 15:47 WIB

Sesuai Himbauan Bupati Karo Agar Masyarakat Tidak Membuang Sampah di Saluran Drinase,Kepala PUPR Edward Sinulingga Terjun ke Lokasi Dranase Yang Tersumbat Sampah

Kamis, 16 April 2026 - 13:59 WIB

Babinsa Koramil 05/Pining Berikan Materi Wawasan Kebangsaan di SMP Negeri 1 Pining

Kamis, 16 April 2026 - 13:54 WIB

Normalisasi, Babinsa koramil 06/Tripe Jaya Gotong Royong Bersama Masyarakat Melaksanakan Gotong Pembersihan kayu yg terdampar di Pinggir Sungai

Kamis, 16 April 2026 - 08:25 WIB

Menjalin Silaturahmi, Babinsa Komsos Bersama Warga Binaan

Berita Terbaru