Aceh Tenggara, 16 Maret 2026 – Ikatan Keluarga Pesantren Raudlatul Hasanah (IKRH) Kabupaten Aceh Tenggara menggelar acara iftar jama’i atau buka puasa bersama yang diikuti sekitar seratusan orang anggota keluarga pesantren. Kegiatan yang berlangsung di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Aceh Tenggara ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus memperkuat ikatan emosional dan spiritual antar keluarga besar pesantren di tengah bulan Ramadhan.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara tersebut dipimpin langsung oleh Ketua IKRH Aceh Tenggara, Abi Hasan, S.H., yang juga menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Aceh Tenggara. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen organisasi untuk menjaga hubungan baik antar alumni, orang tua santri, dan seluruh keluarga pesantren Raudlatul Hasanah.
Menurut Abi Hasan, jumlah anggota IKRH di Aceh Tenggara yang mencapai 700 orang menunjukkan betapa besar keluarga pesantren ini. Sementara itu, pesantren Raudlatul Hasanah sendiri saat ini memiliki sekitar 450 santri yang sedang menempuh pendidikan agama dan umum secara terintegrasi. Kehadiran para santri dalam acara iftar jama’i turut memeriahkan suasana, sekaligus menjadi pengingat bahwa generasi muda tetap menjadi harapan utama dalam melanjutkan tradisi keilmuan pesantren.
Acara buka puasa bersama ini berlangsung dalam suasana khidmat. Sebelum waktu berbuka tiba, peserta mengikuti pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan tausiyah singkat yang mengingatkan pentingnya memanfaatkan Ramadhan untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak ibadah, serta mempererat tali persaudaraan. Setelah azan Magrib berkumandang, seluruh hadirin bersama-sama menyantap hidangan buka puasa yang disiapkan panitia.
Dalam kesempatan tersebut, Abi Hasan menyampaikan harapannya agar ikatan keluarga pesantren terus solid. Menurutnya, pesantren bukan hanya tempat mendidik anak-anak bangsa dalam ilmu agama, melainkan juga menjadi pusat pembentukan karakter dan moral generasi muda. Melalui organisasi seperti IKRH, para orang tua, alumni, dan keluarga besar pesantren dapat terus berkontribusi dalam mendukung pengembangan sarana dan prasarana pendidikan pesantren serta program-program sosial keagamaan.
“Kegiatan seperti ini harus terus kita lestarikan. Di tengah kesibukan masing-masing, kita masih bisa berkumpul, berbagi, dan mengingatkan satu sama lain untuk selalu berada di jalan yang benar,” ujar Abi Hasan.
Acara iftar jama’i ini juga dimanfaatkan untuk membahas berbagai rencana kegiatan IKRH ke depan, termasuk program bakti sosial, pengajian rutin, dan peningkatan kesejahteraan santri. Para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Banyak di antara mereka menyatakan bahwa kegiatan semacam ini sangat dirindukan karena mampu menyatukan kembali keluarga besar pesantren yang tersebar di berbagai wilayah di Aceh Tenggara.
Keberadaan pesantren Raudlatul Hasanah selama ini dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam yang konsisten menjaga tradisi keilmuan dan melahirkan generasi yang berakhlak mulia. Dengan adanya Ikatan Keluarga Pesantren, semangat untuk terus mendukung kemajuan pesantren semakin menguat. Kegiatan iftar jama’i yang digelar pada Senin petang ini menjadi bukti konkret bahwa semangat kebersamaan dan ukhuwah islamiyah masih terus terjaga di tengah masyarakat Aceh Tenggara.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah seorang tokoh agama setempat, diikuti dengan salat Magrib berjamaah. Seluruh peserta pulang dengan membawa kesan mendalam serta harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa-masa Ramadhan mendatang sebagai sarana memperkuat tali silaturahmi dan kebersamaan.(wahid)






































