RadarNews.Nasional.com,Kabupaten Karo – Situasi saat ini suplay bahan bakar kurang optimal hampir merata di seluruh SPBU di Sumatera Utara.
Khusus SPBU di Kabanjahe,Kabupaten Karo wajar terjadi antrian panjang.Dimana setiap kendaraan,khusus angkutan umum beroda dua tentu sehari harinya harus mengisi bahan bakar seperti biasanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti harapan pihak Pertamina baru baru ini yang mengatakan supaya setiap kendaraan diharapkan jangan dulu mengisi bahan bakar secara optimal.Mengingat situasi suplay bukan berkurang,akan tetapi ada keterlambatan diakibatkan infrastruktur yang terganggu akibat bencana banjir yang menghambat laju kendaraan yang mengangkut BBM.
Di Kabanjahe,Kabupaten Karo,beberapa hari sejak terjadinya keterlambatan suplay BBM ke setiap SPBU,terlihat sedikit kurang kondusif.(Minggu),sejak kurang lebih pukul 20.00 WIB,antrian panjangpun terjadi di SPBU (14.221.269),Kandibata,Kabupaten Karo.
Dimana kendaraan yang mengantri guna mengisi bahan bakar terlihat antrian panjang dari kedua belah arah menuju gerbang masuk.
Yang mengakibatkan terjadinya kemacetan di lintas tersebut.

Ironisnya mungkin karna takut tidak kebagian BBM,para Supir banyak yang mencoba saling mendahului bahkan memotong mobil yang sedang ikut dalam antrian. Yang mengakibatkan para pengendara banyak yang mengumpat marah. Yang memungkinkan situasi kurang kondusif pada saat pengisian BBM.
Pada saat itu salah satu pengendara berujar,”perlunya Aparat untuk turun ke SPBU pada saat antrian seperti ini. Kita tidak berharap,akan tetapi jika situasi saling mendahului seperti ini bisa saja mengakibatkan kegaduhan yang berdampak kekeamanan SPBU itu sendiri.”
Untungnya tak lama kemudian setelah Pengendara tersebut mencoba menghubungi salah seorang Wartawan,guna dibantu menghubungkan ke pihak Aparat guna diturunkan pengamanan,Polresta Karo cepat tanggab,sehingga turun dan langsung mengatur laju antrian di SPBU tersebut.

Dalam hal ini perlunya Masyarakat paham dan mengindahkan pernyataan pihak Pertamina baru baru ini. Dimana Masyarakat pengguna BBM tidak perlu khawatir akan kelangkaan BBM. Sebab stok BBM tetap tersedia. Hanya saja karna situasi banyaknya titik banjir di Sumatera Utara yang mengakibatkan terlambatnya di akses jalan. Jadi masyarakat harus sadar dan jangan terlalu memaksakan mengisi BBM melebihi biasanya karna kekhawatiran tidak ada BBM. Antrian berebutan baris depan dan akibat mengisi tidak normal seperti biasanya sehingga pembagian tidak merata.
(Shelly WS)






































