Kolaborasi Kemenaker, BAZNAS, APDL, dan Ina Cookies Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas Lewat Pelatihan Tataboga

Redaksi

- Redaksi

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:03 WIB

50178 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADAR NEWS.CO.ID //   Bandung – Semangat membangun Indonesia yang inklusif kembali diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Aliansi Perempuan Disabilitas dan Lansia (APDL), serta Ina Cookies menggelar program “Disabilitas Berdaya: Pelatihan Tataboga Bidang Pembuatan Kue Kering/Cooking Class Disabilitas Jawa Barat” di Bandung.

Program ini tidak hanya memberikan pelatihan membuat kue kering, tetapi juga membuka jalan bagi penyandang disabilitas untuk menjadi pelaku usaha yang mandiri. Puluhan peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat mengikuti pelatihan dengan penuh semangat, membawa harapan baru untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperkuat ekonomi keluarga.

Direktur Jenderal Binapenta dan PKK Kemenaker RI, Prof. Dr. Sugeng Heri Suseno, menegaskan bahwa pembangunan ketenagakerjaan harus memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat tanpa diskriminasi. Menurutnya, pemberdayaan melalui kewirausahaan merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Ketua APDL Sri Agustini Joekanan mengajak penyandang disabilitas untuk terus berpikir progresif, memanfaatkan teknologi, serta membangun usaha dengan menjunjung tinggi integritas dan kejujuran. Kisah sukses APDL yang kini mampu mempekerjakan puluhan penyandang disabilitas menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya.

Kolaborasi pemerintah, lembaga sosial, organisasi masyarakat, dan dunia usaha seperti Ina Cookies menjadi contoh nyata bagaimana sinergi mampu menghadirkan ruang yang lebih inklusif. Diharapkan program serupa dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh kesempatan untuk hidup mandiri dan produktif . RED *RIO*

Berita Terkait

FWMO KBB Resmi Berdiri, Anne Nurgusari Tegaskan Pers Harus Independen dan Berbasis Fakta
Ada Apa dengan Disdik Jabar? Mau Silaturahmi Saja Harus Lapor Polisi
Dugaan Kekerasan di BPN Kota Bandung, Rudi Hartono Lapor Polsek Buahbatu
SWI Gelar Seminar Pajak, Dorong Peningkatan Literasi Hukum dan Perpajakan Wartawan
Maulid Nabi di Ponpes Al-Huda Marzuki Al-Jazuli, Momentum Meneladani Akhlak Rasul dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah
IWO Indonesia Jabar Perkuat Konsolidasi Organisasi, Puluhan Ketua DPD Satukan Langkah Menuju Rakernas II
Sambut Maulid Nabi & HUT RI ke-81, Karang Taruna RW 08 Wangunjaya Gelar Lomba Hingga Tabligh Akbar
Masjid Ihsanulhuda Dipenuhi Jamaah, K.H. Adip Ajak Warga Teladani Akhlak Rasulullah SAW

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Babinsa Koramil 04/Kuta Panjang Aktif Jalin Silaturahmi Dan Komsos Dengan Ketua Pesantren Di Wilayah Binaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Babinsa Koramil 08/Blangpegayon Laksanakan Pendataan Kesehatan Masyarakat di Desa Kute Bukit

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Pulihkan Akses Ekonomi Warga Pasca Bencana, TNI dan Masyarakat Gayo Lues Gotong Royong Bangun Jembatan Garuda Merah Putih

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:21 WIB

​Aksi Gotong Royong TNI dan Warga Uning Pune: Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih Capai Progres 97 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:18 WIB

Percepatan Pembangunan Jembatan Perintis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Ratusan Juta Rupiah Simpanan Tak Kunjung Cair, Anggota dan Pengurus KSU Mega Gotong Royong Paya Rentan Desa Kem Kem Desak Pengembalian Tabungan Anggota

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Jangan Jadi Stempel Pengusaha THM! Kami Datang Bukan Untuk Didengar, Tapi Untuk Dilaksanakan!

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:43 WIB

DPRD Jangan Jadi Stempel Pengusaha THM! Kami Datang Bukan Untuk Didengar, Tapi Untuk Dilaksanakan!

Berita Terbaru