Arus Lalu Lintas Aceh Tenggara–Medan Mulai Lancar Usai Pembersihan Pascabanjir oleh BPJN Aceh 3.5

RADAR NEWS

- Redaksi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:13 WIB

50167 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE |  Upaya pembersihan material lumpur pascabanjir di ruas jalan nasional lintas Aceh Tenggara–Medan, tepatnya di Desa Kuning, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara telah dilakukan pada Jumat, 22 Mei 2026. Pembersihan ini merupakan respons cepat atas dampak banjir yang menerjang wilayah tersebut dua hari sebelumnya dan meninggalkan endapan lumpur yang menutupi permukaan jalan utama.

Dalam pantauan di lapangan, petugas gabungan dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Aceh 3.5 mengerahkan alat berat, kendaraan water tank, hingga dump truck untuk membersihkan sedimen lumpur yang menumpuk di badan jalan. Proses penyemprotan air dan pengangkatan lumpur dilakukan secara bertahap, dimulai dari lokasi paling parah terdampak banjir menuju titik-titik yang masih rawan selip dan licin.

PPK Jalan Nasional Wilayah Aceh BPJN.3.5, Jaya Yuliadi,ST menjelaskan bahwa pekerjaan ini difokuskan pada pengembalian fungsi jalan agar arus lalu lintas kembali normal serta mencegah kecelakaan akibat kondisi jalan berlumpur dan rusak setelah banjir. “Kami berupaya semaksimal mungkin membersihkan seluruh ruas yang terdampak. Dengan pembersihan secara berkala menggunakan water tank dan alat berat, jalur nasional kini sudah dapat dilalui dengan lebih aman,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain Desa Kuning, pembersihan serupa juga dilakukan di wilayah Lawe Tua Persatuan dan sekitarnya yang mengalami kondisi serupa akibat luapan air banjir. Proses ini, lanjut Jaya Yuliadi, diutamakan terlebih dahulu untuk lokasi yang banyak dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas tanpa terganggu lumpur maupun debu yang ditinggalkan pasca banjir.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana untuk menjaga keselamatan masyarakat pengguna jalan nasional. Dengan pembersihan yang telah selesai dilaksanakan, mobilitas warga dan angkutan dapat kembali berlangsung dengan lancar. BPJN Aceh juga mengajak masyarakat untuk tetap berhati-hati selama masa transisi pemulihan, serta segera melaporkan jika ada titik jalan yang masih perlu penanganan lebih lanjut.

Pemerintah daerah bersama BPJN Aceh 3.5 menegaskan komitmennya untuk melakukan pemeliharaan berkelanjutan pada infrastruktur jalan, termasuk usulan perbaikan menyeluruh untuk meminimalkan risiko banjir di masa datang. Masyarakat diimbau tetap waspada, namun kini harapan pulihnya jalur utama penghubung Aceh Tenggara dan Medan semakin dekat, seiring rampungnya pekerjaan pembersihan lumpur dan sedimen pascabencana. (*)

Berita Terkait

13 Anggota MPD Gayo Lues Periode 2026-2031 Terpilih melalui Mubes
35 Calon Berebut 13 Kursi Anggota Majelis Pendidikan Daerah Gayo Lues Periode 2026-2031**
Jejak Pengabdian AKBP Yulhendri di Aceh Tenggara: Ketegasan, Humanisme, dan Sinergi yang Patut Dikenang
Kepala Cabang Bungkam, Publik Cemas: Isu Intimidasi dan Pelecehan di BSI Kutacane Belum Terjawab
Mengukir Jejak, Melanjutkan Amanah : Polres Aceh Tenggara Sambut Pemimpin Baru dengan Semangat Presisi
SDS Terpadu Raudlatul Jannah menjadi contoh, baik di kabupaten gayo lues maupun di provinsi Aceh.
LSM KOREK Minta APIP Turun Tangan, Proyek Bronjong Ketambe Diduga Bermasalah
Ditetapkan sebagai DPO, Bagindo Romi Diburu Polres Aceh Tenggara, Publik Tunggu Penangkapan Nyata

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Babinsa Koramil 07/Blangjerango Hadiri Rapat Koordinasi bersama perangkat Desa

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Jaga Hubungan Baik dengan Masyarakat, Babinsa Koramil 05/Pining Laksanakan Komsos di Desa Lesten

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Percepan progres pembangunan Babinsa Koramil 06/Tripe Jaya Bantu Rampungkan Jembatan Perintis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:42 WIB

Pekarangan Produktif Didorong Jadi Penopang Ketahanan Pangan, AIPDA Awanadi Edukasi Warga Kelurahan Sei Sedapat

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:51 WIB

Kodim 0113/Gayo Lues Resmi Tutup Karya Bhakti TNI 2026, Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Daerah

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:16 WIB

Babinsa selalu hadir pada pembuatan pondasi jembatan gantung di desa Binaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:05 WIB

Babinsa Koramil 08/Blangpegayon Bersama Personil Yon TP 855 Merangkai Besi Percepat Pembangunan Jembatan Gantung

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:36 WIB

Ahli Dr. Eva Syahfitri Nasution,SH,MH Berpendapat Kasus Terjadinya Kematian di THM Bravo Bukan Kasus Pembunuhan Berencana

Berita Terbaru