Sidang Praperadilan Korban Pencurian Nangkap Maling Jadi Tersangka, Saksi : Tidak Ada Terjadi Pengeroyokan dan Penyetruman Terhadap Pelaku Pencurian di Hotel Kristal

RADAR NEWS

- Redaksi

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:06 WIB

50218 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan | Sidang praperadilan kasus korban pencurian jadi tersangka di Polrestabes Medan karena disuruh penyidik polsek Pancur Batu Brigadir Shinto Sembiring untuk menangkap pelaku pencurian toko ponsel di Pancur Batu diagendakan untuk mendengarkan keterangan saksi di ruangan cakra 4 Pengadilan Negeri Medan pada 6 Mei 2026 pukul 10.00 wib.

Sejumlah saksi akan dihadirkan untuk memberikan penjelasan kepada Majelis Hakim terlihat memasuki ruang persidangan bersama wartawan dan sejumlah masyarakat yang turut prihatin dengan kasus tersebut. Kasus tersebut sangat menggemparkan Indonesia dimana korban malahan dijadikan tersangka usai menangkap pelaku pencurian.

Salah seorang saksi yang enggan menyebutkan indenditasnya sempat di konfirmasi wartawan sebelum persidangan dan mengatakan bahwa dirinya hari ini menghadiri agenda sidang untuk memberikan penjelaskan kepada Majelis Hakim terkait kasus korban pencurian yang menjadi tersangka, kepada wartawan ia mengatakan bahwa tidak ada terjadi pengeroyokan terhadap kedua pelaku pencurian yang diamankan di hotel kristal pada 23 September 2025 yang lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya hari ini saya diundang datang untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, karena memang betul betul saya lihat tidak ada terjadi pengereyokan terhadap kedua pelaku pencurian yang diamankan oleh korbannya pada saat itu, dimana saat itu ada juga ikut polisi juga ke hotel bersama korban, saya melihat korban hanya membawa pelaku keluar dari kamar dan kemudian menyerahkannya kepada polisi yang sudah menunggu di dekat pintu keluar hotel,” cetusnya

Saksi mengaku heran apabila aja penjelaskan yang mengatakan bahwa tejadi pengeroyokan dan penyetruman kepada dua orang pelaku pencurian itu. Sementara menurutnya kalau dikeroyok empat orang dan di setrum sudah pasti akan pingsan.

“Tidak ada itu saya pastikan tidak ada,nyatasa masi bisa dia biacara dengan polisi pada saat itu. saya jelas jelas melihat proses saat pelaku diamankan, tidak ada pengeroyokan ataupun penyetruman saat diamankan,kondisi kedua pelaku baik baik saja dan tidak terlihat mengalami kesakitan karena kedua pelaku sempat di introgasi oleh Polisi,” ungkapnya

Seorang masyarakat yang hadir di Pengadilan mengikuti jalannya persidangan menilai kasus tersebut mencerminkan ketidak adilan bagi korban pencurian dan proses penetapan tersangka terhadap kroban pencurian membuat keaduhan di media sosial. Kasus ini sangat viral sekali di media sosial. kasus tersebut juga sudah menjadi atensi ketua Komisi III DPR RI dan disebut sebut sudah sampai ke Presiden Jenderal TNI Purn Prabowo Subianto.

Bahkan dikabarkan pada saat kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama rombongan ke Kota Medan beberapa waktu yang lalu, ada seorang masyarakat nekat menemui Sekertaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya dan memintanya agar menyampaikan kejadian yang sangat menyakitkan tersebut kepada bapak Presiden Prabowo.

Saat itu Letkol Teddy Indra Wijaya dikabarkan mengatakan bahwa “Beliau” Bapak Presiden Sudah Tau akan hal tersebut, bahkan Letkol Teddy sempat mepertanyakan “Bukannya sudah selesai kasus itu”, tanya Letkol Teddy menjawab warga.

Mendengar hal tersebut warga menjawab “belum pak”, warga kemudian meminta agar Letkol Teddy Indra Wijaya menyampaikan penderitaan korban pencurian yang dijadikan tersangka dan Dpo di Polrestabes Medan kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Jenderal (Purn) Prabowo Subianto.

Letkol Teddy Indra Wijaya yang ditemui warga pun berjanji akan menyampaikan hal tersebut kepada Bapak Presiden Prabowo Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto. Keluarga korban pencurian yang dijadikan tersangka mengucapkan terimakasih karena Sekertaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya berjanji akan menyampaikan hal tersebut kepada Bapak Prabowo Subianto.

Usai persidangan, Kuasa hukum korban (Pemohon), Ramses Butarbutar SH dan Syahputra Ambarita SH, mengungkap fakta yang dinilai janggal dan mencederai logika hukum. Klien mereka, yang semula membantu aparat dalam menangkap dan mengamankan pelaku pencurian atas arahan penyidik Polsek Pancur Batu, justru berujung dijerat sebagai tersangka penganiayaan.

“Ini bukan sekadar janggal, ini absurd! Klien kami korban, membantu aparat, tapi malah dijadikan tersangka. Bahkan perkara ini sudah berdamai, tapi tetap dipaksakan berjalan. Ada apa sebenarnya?”, tegas kuasa hukum dengan nada keras usai persidangan.(*)

Berita Terkait

Kampung Kota Rikit Gaib di Bawah Kepemimpinan Taher Raih Skor 90,5, Pemkab Gayo Lues Terima Penghargaan KPK
Membangun Budaya Literasi: Perpustakaan SMA Negeri 1 Terangun sebagai Pusat Inovasi Belajar Siswa
DEDIKASI SEORANG CUT MUTIA GURU SMAN 1 TERANGUN DALAM PERJUANGAN MENUJU SEKOLAH
Kejutan Pendatang Baru, SDN 3 Blangkejeren Cetak Sejarah di Kejuaraan Pencak Silat Piala PDM 2026
SDA Aceh dan Geopolitik: Antara Kekayaan Alam dan Kepentingan Nasional
Cegah kasus korupsi, HOTMA dukung Mantan Jampidsus Kebanggaan Presiden
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP
Demo Jilit II Peserta Aksi Bawa BH, Kapolrestabes Medan Diminta Tepati Janji dan Tangkap Mamak Maling

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:36 WIB

Antisipasi Lonjakan Harga, Babinsa Koramil 04/Kuta Panjang Pantau Harga Ikan Di Pasar Tradisional Wilayah Binaan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Babinsa Komsos Dengan Tokoh Masyarakat Di Wilayah Desa Binaan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Tim Wasev Kunjungi Lokasi TMMD ke-130 TA 2026 Kodim 0113/Gayo Lues

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Babinsa Pos Ramil Dabun Gelang dampingi Penyaluran Makan Bergisi Gratis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Musim Hujan, Babinsa Ingatkan Warga Waspada Bencana Alam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah Gayo Lues – Pengerjaan sumur bor pada Sasaran Program Unggulan TNI AD dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130 Tahun 2026 Kodim 0113/Gayo Lues mulai dilaksanakan. Sebanyak dua titik sumur bor akan dibangun di dua Desa, yaitu Kampung Pepelah dan satu lagi di kampung Gajah Kecamatan Pining. Tentunya diharapkan bantuan ini dapat membantu mengurangi krisis air yang selama ini dialami warga, sehingga masyarakat dapat lebih mudah memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Anggota Satgas bersama warga bahu membahu membuat sumur bor demi terciptanya air bersih yang layak pakai. Kehadiran Satgas TMMD ke-130 Kodim Gayo Lues di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H melalui Wadansatgas Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait mengatakan, bahwa program penyediaan air bersih ini juga menjadi bagian dari komitmen TNI melalui TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues untuk membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terkait pemenuhan kebutuhan akan air bersih selama musim kemarau. Melalui pembangunan fasilitas air bersih tersebut, diharapkan masyarakat di sekitar dua kampung tersebut dapat memperoleh akses air yang lebih mudah dan memadai untuk menunjang aktivitas rumah tangga, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kualitas kesehatan warga. Kita berharap bahwa dengan pembuatan sumur bor ini, warga Kampung Pepelah dan Kampung Gajah dapat memiliki akses ke air bersih yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” kata Wadansatgas.

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Babinsa Koramil 01/Terangun Pantau Pembangunan KDKMP Desa Rumpi, Progres Capai 80 Persen

Berita Terbaru

REGIONAL

Babinsa Komsos Dengan Tokoh Masyarakat Di Wilayah Desa Binaan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 08:31 WIB