MBG Mulai 23. 24. 25: Pebruari 2026. ( Tiga Hari Berturut, Gizi Dipertaruhkan?)

RADAR NEWS

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 00:14 WIB

50313 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADAR NEWS | Paket yang disebut sebagai Makan Bergizi Gratis (MBG) justru memantik keprihatinan publik. Foto yang diterima redaksi dari pemberian paket MBG selama 3hari kedepannya yang mulai terhitung dari tgl. 23. 24. 25. Pebruari. 2026 ini dari SD Negeri 1  yg berada diPulonas. Kecamatan Bassusalam. Kabupaten Agara

menunjukkan isi paket yang dinilai jauh dari standar “bergizi”: tiga potong roti kemasan, 3. butir kurma dalam plastik kecil, 1 Salak, 1 jeruk dengan kondisi kurang segar, satu sachet cairan putih yang diduga Keju setipis kartu ATM,  serta 1wadah plastik bulat kecil yg berisi selai.

Di mana proteinnya?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di mana sayurnya?

Di mana standar gizi seimbang yang selalu digaungkan?

Program yang digadang-gadang sebagai solusi peningkatan asupan nutrisi ini terkesan berubah menjadi paket sedikit sebagai pengganjal lapar. Jika benar ini yang dibagikan selama tiga hari berturut-turut, maka publik berhak curiga: apakah ini hasil perencanaan matang atau sekadar formalitas penyaluran anggaran?

MBG bukan proyek coba-coba. Ia menyangkut kesehatan, masa depan, dan hak penerima manfaat. Gizi bukan soal kenyang sesaat, tetapi soal kualitas hidup jangka panjang. Ketika isi paket tak mencerminkan komposisi karbohidrat, protein hewani, serat, dan vitamin yang memadai, maka kata “bergizi” patut dipertanyakan.

Lebih tajam lagi, publik kini menuntut keterbukaan:

Berapa anggaran per paket per hari?

Siapa penyedia bahan pangan?

Siapa yang melakukan pengawasan kualitas?

Apakah ada evaluasi selama tanggal 23–25 tersebut?

Jangan sampai program sosial hanya indah dalam laporan, tetapi hambar di lapangan. Jangan sampai angka-angka di atas kertas tampak besar, namun isi paket di tangan masyarakat terasa kecil.

RADAR NEWS menegaskan: program publik wajib transparan dan terukur. Jika ada kelalaian, harus diperbaiki. Jika ada pemborosan atau permainan, harus diusut. Karena uang yang dipakai adalah uang rakyat. Dan hak atas makanan layak bukanlah berdasarkan  belas kasihan, tetapi itu sudah menjadi program serta kewajiban negara didalam pelaksanaannya.

(FERNANDO.)

Berita Terkait

Hari Pers Nasional 9 Februari 2026: Radar News Tegaskan Pers Berdiri di Pihak Kebenaran, Melawan Intimidasi dan Penjinakan Demokrasi
Dugaan Penggelapan dan Penipuan Pembayaran Susu Dapur MBG Yayasan Ar-Rozak Mencuat
Akhir Tahun Lebih Berkesan, bank bjb Ajak Nasabah Menyaksikan Rahvayana: Kala Cinta Dijabar
bank bjb & GoTo Financial Jalin Kerja Sama Penguatan Layanan Bagi Nasabah
BUMDes dan Pemerintah Desa Singajaya Tunjukkan Kinerja Komprehensif di Tahun 2025: Pemberdayaan, Infrastruktur, dan Layanan Sosial Meningkat Nyata

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Polsek Banyuasin I Siapkan Patroli Karhutla, Petakan Wilayah Rawan Kebakaran

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Tungkal Ilir Aiptu Suseno, Ajak Warga Desa Bumi Serdang Kec. Tungkal Ilir Kembangkan Pekarangan Produktif

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Polres Banyuasin Gelar Razia Gabungan di Betung, Dua Orang Diamankan dalam Penindakan Narkoba

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Lago Aipda Purnomo,SH. Ajak Warga Desa Banyu Urip Kec. Tanjung Lago Kembangkan Pekarangan Produktif

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Cegah Karhutla, Bhabinkamtibmas Polsek Makarti Jaya Edukasi Warga Desa Upang Marga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 23:16 WIB

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Banyuasin II Aipda Andrianto, Ajak Warga Desa Muara Sungsang Kec. Banyuasin II Kembangkan Pekarangan Produktif

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:04 WIB

Patroli Terpadu Cegah Karhutla di Desa Pulau Muning, Hotspot Terdeteksi Nihil

Berita Terbaru