MBG Mulai 23. 24. 25: Pebruari 2026. ( Tiga Hari Berturut, Gizi Dipertaruhkan?)

RADAR NEWS

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 00:14 WIB

50296 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADAR NEWS | Paket yang disebut sebagai Makan Bergizi Gratis (MBG) justru memantik keprihatinan publik. Foto yang diterima redaksi dari pemberian paket MBG selama 3hari kedepannya yang mulai terhitung dari tgl. 23. 24. 25. Pebruari. 2026 ini dari SD Negeri 1  yg berada diPulonas. Kecamatan Bassusalam. Kabupaten Agara

menunjukkan isi paket yang dinilai jauh dari standar “bergizi”: tiga potong roti kemasan, 3. butir kurma dalam plastik kecil, 1 Salak, 1 jeruk dengan kondisi kurang segar, satu sachet cairan putih yang diduga Keju setipis kartu ATM,  serta 1wadah plastik bulat kecil yg berisi selai.

Di mana proteinnya?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di mana sayurnya?

Di mana standar gizi seimbang yang selalu digaungkan?

Program yang digadang-gadang sebagai solusi peningkatan asupan nutrisi ini terkesan berubah menjadi paket sedikit sebagai pengganjal lapar. Jika benar ini yang dibagikan selama tiga hari berturut-turut, maka publik berhak curiga: apakah ini hasil perencanaan matang atau sekadar formalitas penyaluran anggaran?

MBG bukan proyek coba-coba. Ia menyangkut kesehatan, masa depan, dan hak penerima manfaat. Gizi bukan soal kenyang sesaat, tetapi soal kualitas hidup jangka panjang. Ketika isi paket tak mencerminkan komposisi karbohidrat, protein hewani, serat, dan vitamin yang memadai, maka kata “bergizi” patut dipertanyakan.

Lebih tajam lagi, publik kini menuntut keterbukaan:

Berapa anggaran per paket per hari?

Siapa penyedia bahan pangan?

Siapa yang melakukan pengawasan kualitas?

Apakah ada evaluasi selama tanggal 23–25 tersebut?

Jangan sampai program sosial hanya indah dalam laporan, tetapi hambar di lapangan. Jangan sampai angka-angka di atas kertas tampak besar, namun isi paket di tangan masyarakat terasa kecil.

RADAR NEWS menegaskan: program publik wajib transparan dan terukur. Jika ada kelalaian, harus diperbaiki. Jika ada pemborosan atau permainan, harus diusut. Karena uang yang dipakai adalah uang rakyat. Dan hak atas makanan layak bukanlah berdasarkan  belas kasihan, tetapi itu sudah menjadi program serta kewajiban negara didalam pelaksanaannya.

(FERNANDO.)

Berita Terkait

Hari Pers Nasional 9 Februari 2026: Radar News Tegaskan Pers Berdiri di Pihak Kebenaran, Melawan Intimidasi dan Penjinakan Demokrasi
Dugaan Penggelapan dan Penipuan Pembayaran Susu Dapur MBG Yayasan Ar-Rozak Mencuat
Akhir Tahun Lebih Berkesan, bank bjb Ajak Nasabah Menyaksikan Rahvayana: Kala Cinta Dijabar
bank bjb & GoTo Financial Jalin Kerja Sama Penguatan Layanan Bagi Nasabah
BUMDes dan Pemerintah Desa Singajaya Tunjukkan Kinerja Komprehensif di Tahun 2025: Pemberdayaan, Infrastruktur, dan Layanan Sosial Meningkat Nyata

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 21:15 WIB

Penyuluh Gayo Lues Mulai Terapkan Sistem Tanam Padi PM-AAS

Selasa, 22 September 2026 - 19:18 WIB

Lizaro Casino UK mobile app: play live tables and slots anytime, anywhere

Selasa, 22 September 2026 - 14:31 WIB

Babinsa 08/Blangpegayon pererat tali silaturahmi Komsos dengan Warga binaan

Selasa, 22 September 2026 - 14:23 WIB

Babinsa Dampingi Penyaluran Beras Dari Bulog Untuk Warga

Selasa, 22 September 2026 - 14:17 WIB

Pos Ramil Dabun Gelang dan Yon TP 855 Geber Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Lukub Baru Kec. Rikit Gaib

Selasa, 22 September 2026 - 13:32 WIB

Jembatan Gantung Perintis Garuda 140 Meter Diresmikan, Buka Akses Warga Desa Kuning

Selasa, 22 September 2026 - 10:36 WIB

​Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat: Babinsa Koramil 09/Putri Betung Bersama Personel BKO Yonif TP 855/RD Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih Dusun Daun Salam

Selasa, 22 September 2026 - 10:25 WIB

Update Data Wilayah, Babinsa Melaksanakan Puldata Ter di Kantor Camat

Berita Terbaru