KBB Tingkatkan Kewaspadaan Zoonosis dengan Pembentukan Kader Siaga

Redaksi

- Redaksi

Rabu, 12 November 2025 - 08:31 WIB

50109 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cipatat, KBB – radar news .co.id <> Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang menular dari hewan ke manusia, dengan membentuk dan melatih Kader Siaga Zoonosis (Kasizo). Langkah ini menegaskan komitmen KBB dalam mengimplementasikan pendekatan “One Health” yang mengedepankan kolaborasi antara kesehatan hewan, kesehatan manusia, dan lingkungan.

Pada Rabu, 12 November 2025, di Aula Kecamatan Cipatat, ratusan kader masyarakat dari empat wilayah rawan, yaitu Kecamatan Cikalongwetan, Cipeundeuy, Cipatat, dan Saguling, mengikuti Sosialisasi dan Pembekalan Kader Siaga Zoonosis (Kasizo) yang diselenggarakan oleh Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) KBB.

Kepala Disnakan KBB, drh. Wiwin Aprianti, M.Si, menekankan bahwa pembentukan Kasizo bukan sekadar program ad hoc, melainkan pilar penting dalam memperkuat sistem pengendalian penyakit berbasis masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kader Siaga Zoonosis adalah mata dan telinga Pemerintah Daerah di tingkat tapak. Mereka adalah mitra strategis yang kami harapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif di tengah masyarakat mengenai bahaya penyakit seperti rabies, antraks, leptospirosis, dan flu burung,” tegas drh. Wiwin.

Peran utama Kasizo mencakup pemberian edukasi proaktif, pemantauan ketat terhadap kesehatan hewan ternak dan peliharaan, serta pelaporan dini atas indikasi atau temuan kasus zoonosis.

“Melalui program pemberdayaan ini, KBB secara nyata berupaya mewujudkan visi One Health dengan menciptakan sinergi lintas sektor yang lebih cepat dan komprehensif dalam upaya pencegahan dan mitigasi,” jelasnya.

Untuk memastikan kader memiliki kompetensi yang memadai, kegiatan pembekalan ini menghadirkan narasumber utama dari pusat, yaitu drh. Agus Jaelani, M.Si dari Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner (KESMAVET) Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, serta Kepala Bidang Kesehatan Hewan KBB, drh. Acep Rohimat, M.Tr.AP.

drh. Acep Rohimat menjelaskan bahwa kurikulum pelatihan dirancang komprehensif, mencakup pengenalan mendalam terhadap berbagai jenis zoonosis, prosedur pencegahan, serta teknik Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang efektif.

“Para kader dibekali mulai dari tata cara pencegahan, pengenalan media edukatif seperti flipchart, hingga skema penyusunan pesan kesehatan yang mudah dipahami masyarakat. Kami juga menekankan pelatihan keterampilan komunikasi dasar agar pesan kesehatan dapat tersampaikan dengan tepat sasaran,” ujar drh. Acep.

Ia berharap, dengan bekal KIE yang mumpuni, Kasizo dapat berfungsi sebagai jejaring kewaspadaan dini yang handal. “Target kami adalah setiap laporan kasus, baik dari hewan maupun dugaan penularan ke manusia, dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terkoordinasi dengan melibatkan Puskesmas dan petugas kesehatan hewan di lapangan,” pungkasnya.

Program Kasizo ini menjadi penanda keseriusan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam mewujudkan visi Bandung Barat Sehat dan Berdaya Saing, melalui pembangunan masyarakat yang tangguh, sadar akan kesehatan, dan peduli terhadap ekosistem hewan dan lingkungan sekitar.

Berita Terkait

Izin Belum Jelas, BBWS Jabar Lakukan Kroscek dan Siapkan Sanksi Tegas untuk Bima Land City 3
Relawan Meradang, Loyalitas Dipertanyakan: Bayang-Bayang Kekecewaan di Balik Kemenangan Jeje–Asep
Pelajar Perempuan di Parongpong Dilaporkan Hilang, Keluarga Harap Segera Ditemukan
Terobosan Otomotif Berbahan Kayu, Fawaz Salim Hadirkan Jimny dan VW Safari Skala Asli
Puteran 2 Menu Kering Lima Hari Hadir Lebih Variatif, Ribuan Siswa Nikmati Sajian Bergizi dengan Penuh Keceriaan
The Ultimate10K Series Powered by bank bjb: Menghubungkan Empat Kota, Menggerakkan Ekonomi, dan Menghidupkan Sport Tourism Nasional
Bulog Jabar Pastikan Stok Beras Aman Selama Ramadan, Penyerapan Gabah Petani Tembus 130 Ribu Ton
Kolaborasi bank bjb dan Perumda BPR Kuningan Perkuat Perencanaan Dana Pensiun Pegawai

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 19:39 WIB

Excavator Bekerja, Satgas TMMD Wujudkan Jalan Impian Warga

Selasa, 28 April 2026 - 18:52 WIB

Masuk Hari ke-7, TMMD Abdya Fokus Bangun Infrastruktur Air Bersih

Selasa, 28 April 2026 - 17:27 WIB

Gotong Royong Mengalir, Warga Dukung Penuh TMMD ke-128 Abdya

Selasa, 28 April 2026 - 16:15 WIB

Suasana Akrab Warnai Kebersamaan Satgas TMMD dan Warga Gunung Cut

Selasa, 28 April 2026 - 15:28 WIB

Kerja Nyata TMMD, Rumah Warga Gunung Cut Mulai Berubah

Senin, 27 April 2026 - 20:43 WIB

TMMD Abdya Tunjukkan Hasil, Rumah Nurhabibah Sudah 13,3 Persen

Senin, 27 April 2026 - 19:55 WIB

Rapat Evaluasi TMMD, Dansatgas Abdya Tekankan Kerja Maksimal

Senin, 27 April 2026 - 19:16 WIB

Medan Ekstrem Tak Halangi! TMMD Abdya Gas Pembukaan Jalan Gunung

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Excavator Bekerja, Satgas TMMD Wujudkan Jalan Impian Warga

Selasa, 28 Apr 2026 - 19:39 WIB

ACEH BARAT DAYA

Masuk Hari ke-7, TMMD Abdya Fokus Bangun Infrastruktur Air Bersih

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:52 WIB

ACEH BARAT DAYA

Gotong Royong Mengalir, Warga Dukung Penuh TMMD ke-128 Abdya

Selasa, 28 Apr 2026 - 17:27 WIB