Jepara, 10 Agustus 2025 — Bentuk kepedulian dan semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh jajaran TNI bersama masyarakat. Pada hari ini, Babinsa Desa Dongos, Serma Poerwadi, bersama Petinggi Desa Dongos, Bapak Abdul Khamid, serta Ketua RW 01, Bapak Sunadi, para ketua RT, dan warga setempat, melaksanakan kegiatan pengecekan sekaligus kerja bakti membantu perbaikan rumah warga yang roboh akibat angin kencang.
Rumah yang mengalami kerusakan parah tersebut milik Bapak Mohammad Mustaqfirin (26 tahun), warga RT 003 RW 001, Desa Dongos, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara. Berdasarkan laporan warga, rumah roboh akibat angin kencang yang melanda wilayah tersebut beberapa hari lalu, diperparah dengan kondisi bangunan yang memang sudah tua dan rapuh.
Melihat kondisi tersebut, Babinsa Serma Poerwadi segera berkoordinasi dengan perangkat desa dan warga untuk melakukan pengecekan dan tindakan cepat. Pagi tadi, seluruh unsur desa bersama warga bahu-membahu membersihkan puing-puing dan memulai perbaikan secara gotong royong.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya saat tertimpa musibah. Kita tidak hanya datang untuk melihat, tapi juga terlibat langsung membantu,” ujar Serma Poerwadi saat ditemui di lokasi.
Petinggi Desa Dongos, Abdul Khamid, juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan kehadiran Babinsa serta kekompakan warga yang secara sukarela turut membantu proses perbaikan.
“Inilah kekuatan desa — kebersamaan dan gotong royong. Dengan semangat ini, kita bisa melewati berbagai kesulitan bersama-sama,” ujarnya.
Kegiatan kerja bakti ini tidak hanya menjadi bentuk aksi tanggap bencana, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga serta antara masyarakat dan aparat, khususnya TNI di wilayah binaan.
Hingga sore hari, proses pembersihan dan perbaikan darurat terus dilakukan, termasuk pemasangan tiang penyangga sementara dan penutupan bagian atap yang rusak, agar rumah tersebut bisa segera ditempati kembali secara layak.
Pemerintah desa juga berencana mengajukan bantuan lanjutan untuk rehabilitasi rumah tersebut, baik dari program bantuan sosial maupun melalui sinergi dengan instansi terkait.
(Rud)






































