Keberangkatan Jemaah Haji Aceh Tenggara Kloter 6 Berlangsung Khidmat, Dilepas dengan Haru dan Doa

RADAR NEWS

- Redaksi

Sabtu, 24 Mei 2025 - 03:54 WIB

50318 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, 23 Mei 2025 – Isak haru, pelukan erat, dan doa penuh keikhlasan mengiringi keberangkatan jemaah haji kelompok terbang (kloter) 6 asal Kabupaten Aceh Tenggara. Suasana penuh emosi menyelimuti halaman Asrama Haji Banda Aceh saat para jemaah, satu per satu, berpamitan dengan keluarga tercinta, meninggalkan tanah kelahiran untuk menunaikan ibadah suci di Mekkah. Tangis bahagia bercampur rasa haru mewarnai setiap sudut tempat pelepasan, mencerminkan betapa berharganya momen ini bagi umat Islam yang selama bertahun-tahun menanti giliran untuk memenuhi panggilan Allah.

Prosesi pelepasan jemaah kali ini tidak hanya menjadi seremoni administratif semata, melainkan juga menjadi peristiwa spiritual yang mendalam. Dipenuhi oleh aura religius dan semangat kekeluargaan, acara tersebut menghadirkan para pejabat dari Kementerian Agama Provinsi Aceh yang memberikan wejangan dan arahan terakhir sebelum keberangkatan. Pesan-pesan tentang pentingnya menjaga niat, memperbanyak amal ibadah, serta menjaga sikap dan kebersamaan dalam menjalani rangkaian ibadah haji, menjadi penekanan utama dalam sambutan-sambutan yang disampaikan.

Wakil Bupati Aceh Tenggara, Dr. H. Al Hilal, turut hadir langsung bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para petugas haji, sebagai bentuk perhatian dan dukungan nyata dari pemerintah terhadap warganya yang sedang menapaki jalan menuju Tanah Suci. Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan rasa syukur dan bangga atas keberangkatan jemaah, serta mengingatkan pentingnya menjaga semangat kolektif dan saling tolong-menolong selama berada di tanah suci, mengingat perjalanan haji bukan hanya soal ritual, tapi juga soal kebersamaan, kesabaran, dan pengorbanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu momen paling menyentuh dalam prosesi tersebut adalah saat dilakukannya penyerahan simbolis dokumen dan perlengkapan haji kepada ketua rombongan. Dalam sunyi yang syahdu, iringan doa dari keluarga yang mengantar berpadu dengan tangis haru dan senyum penuh harap para jemaah. Beberapa di antara mereka tampak mencium tangan orang tua, pasangan, atau anak-anak yang mereka tinggalkan sementara, dengan keyakinan bahwa perpisahan ini adalah bagian dari perjalanan spiritual yang mulia.

Tidak sedikit dari jemaah yang telah menabung selama bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun, demi mewujudkan impian menunaikan rukun Islam kelima. Bagi sebagian besar masyarakat Aceh Tenggara, keberangkatan ini merupakan buah dari perjuangan panjang, kerja keras, dan doa yang tidak pernah putus. Oleh karena itu, pelepasan mereka tidak hanya bermakna secara pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan bersama bagi masyarakat daerah.

Dengan penuh semangat dan tekad yang kuat, para jemaah dilepas untuk menjalankan rangkaian ibadah haji. Pemerintah daerah pun menitipkan harapan agar mereka menjadi duta-duta spiritual yang mampu menjaga nama baik daerah, menampilkan akhlak mulia, serta membawa pulang nilai-nilai keteladanan sepulang dari Tanah Suci. Doa-doa terbaik dipanjatkan agar seluruh jemaah diberikan kekuatan lahir batin, kesehatan yang prima, kelancaran dalam setiap tahapan ibadah, serta kembali ke tanah air dalam keadaan selamat dan memperoleh predikat haji yang mabrur.

Pelepasan kloter ini bukan hanya tentang perjalanan fisik menuju Mekkah, tetapi juga mencerminkan perjalanan batin dan spiritual menuju kedekatan yang lebih hakiki dengan Sang Khalik. Dalam perjalanan suci ini, setiap jemaah membawa harapan, doa, dan cita-cita – bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk keluarga dan komunitas yang ditinggalkan sementara. Di balik senyum dan lambaian tangan perpisahan, tersimpan keyakinan bahwa keberangkatan ini akan membawa berkah, perubahan, dan semangat baru sekembalinya mereka ke tanah air.

(Randa)

Berita Terkait

Kejutan Pendatang Baru, SDN 3 Blangkejeren Cetak Sejarah di Kejuaraan Pencak Silat Piala PDM 2026
SDA Aceh dan Geopolitik: Antara Kekayaan Alam dan Kepentingan Nasional
Jalan Raya Bukan Arena Kebisingan, Polres Aceh Tenggara Musnahkan 46 Knalpot Brong
Kepala SDN 1 Blangkejeren Raih Penghargaan Terbaik Pengelolaan Manajemen Sekolah se-Kabupaten Gayo Lues
Dugaan Pungli Dana BOS di Dinas Pendidikan Agara, Kepsek Diminta Bayar Uang Pelicin
TARUH JABATAN! Pimpinan DPR Bersumpah: RUU Perampasan Aset Wajib Sah 15 Desember 2026 BILA GAGAL, SEMUA MUNDUR!
ORMAS BUKAN NEGARA DALAM NEGARA! JANGAN UBAH PERBEDAAN MENJADI PERTARUNGAN MASSA
Bupati Aceh Tenggara Tak Hadiri Rapat Paripurna DPRK, Pertanggungjawaban APBK 2025 Dibacakan Sekda

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 12:29 WIB

Babinsa Komsos dan silaturahmi ke Kantor (PPL ) Penyuluh Pertanian lapangan di Wilayah Kec. Dabun Gelang

Senin, 28 September 2026 - 12:26 WIB

Babinsa Komsos Dengan Tokoh Masyarakat Di Wilayah Desa Binaan

Senin, 28 September 2026 - 10:58 WIB

Kejutan Pendatang Baru, SDN 3 Blangkejeren Cetak Sejarah di Kejuaraan Pencak Silat Piala PDM 2026

Minggu, 27 September 2026 - 13:42 WIB

Antisipasi Banjir, Babinsa Koramil 03/Blangkejeren Cek Debit Air Sungai Di Desa Binaan

Minggu, 27 September 2026 - 13:33 WIB

Menciptakan Hubungan Baik Dengan Warga didesa binaan Babinsa Komsos dengan Tokoh Pemuda

Minggu, 27 September 2026 - 13:08 WIB

Babinsa Koramil 02/Rikit Gaib laksanakan pemasangan tiang gapura Jembatan Gantung Perintis di Desa Mangang.

Minggu, 27 September 2026 - 13:02 WIB

Tingkatkan Kemanunggalan dan Akses Ekonomi, TNI Bersama Warga Ramung Musara Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih

Sabtu, 26 September 2026 - 10:53 WIB

Jalin Kebersamaan Babinsa Gotong Royong Bangun Masjid

Berita Terbaru

REGIONAL

Babinsa Komsos Dengan Tokoh Masyarakat Di Wilayah Desa Binaan

Senin, 28 Sep 2026 - 12:26 WIB