Tokoh Agama Mengajak Umat dan Masyarakat Banten, untuk Menjaga Keharmonisan Umat Islam

RADAR NEWS

- Redaksi

Kamis, 24 April 2025 - 10:09 WIB

50473 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTEN || Umat Islam diminta menjaga kerukunan antar sesama. Khususnya umat Islam di wilayah Banten.

Hal ini disampaikan tokoh agama Banten, KH Imaduddin Al Bantani melalui keterangannya, Kamis (24/4).

“Kepada segenap kaum Muslimin dan masyarakat Banten khususnya umat pendukung perjuangan Walisongo Laskar Fisabilillah Tangerang Raya dengan sesama pendukung nasab Ba’alawi yang saat ini kurang harmonis, agar masing-masing pihak senantiasa dapat menahan diri,” ujar Imaduddin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengajak, kedua belah untuk tak memicu perselisihan, baik di dunia maya maupun nyata.

“Dengan tidak menebarkan konflik permusuhan baik secara nyata maupun terprovokasi melalui Medsos oleh ajakan oknum ketokohan agama,” tuturnya.

Terkait konflik yang terjadi antara umat Pendukung Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Fisabilillah (PWI LS) Tangerang Raya dengan Pendukung Nasab Ba’alawi, akibat pernyataan oknum Tokoh Agama yang dianggap menimbulkan kegaduhan, ujaran kebencian dan provoksi umat Islam, agar dapat menahan diri dari masing-masing pendukung atau simpatisan yang dapat berdapak pada perpecahan sesama umat Islam, kita harus dengan bijak dalam menyikapi supaya tidak terjadinya konflik antar sesama umat Islam sendiri.

Kiai Imaduddin juga berharap, seluruh pihak mengedepankan nilai keislaman. “Ini demi kepentingan bersama, khususnya umat Islam Banten dan sekitarnya. Serta mengedepankan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ’alamiin dalam rangka menjaga harmonisasi di wilayah Banten,” tandas pengasuh Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum Cempaka, Kecamatan Kresek Kab. Tanngerang, Banten ini. (Red).

Berita Terkait

Grand Opening PAST Bandung Jadi Ruang Belajar Pajak yang Humanis bagi UMKM dan Profesional
Konferensi Pers dan Pernyataan Sikap DPP XTC Indonesia Tegaskan Legalitas Tunggal Organisasi
Dari Kompetensi ke Pendidikan Tinggi, SWI dan UMJ Buka Jalan Baru bagi Wartawan
Satpam Diduga , Mengancam Keluarga Pasien yang Cemas, Pihak Puskesmas Belum Dapat Dikonfirmasi
Dari Jakarta untuk Indonesia, SWI Resmikan Kepengurusan Baru dan Gaungkan Gerakan Sampah Jadi Cuan
Setelah Menuai Kritik, Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf kepada PWI dan Seluruh Insan Pers
Publik Minta Usut Tuntas Dugaan Fasilitasi Konferensi Pers Hotman di Kejagung, Jangan Ada Perlakuan Istimewa
Hotman Paris Gagal Paham, Penetapan Tersangka Bukan Harus Izin Presiden

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Tower Dipaksa Berdiri di Tengah Permukiman, Warga Batununggal Murka: Surat Penghentian Diduga Diabaikan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Dari Meja Kopi ke Aksi Nyata: SWI Jabar Dorong Sinergi Ekonomi dan Publikasi yang Saling Menguatkan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Konferensi Pers dan Pernyataan Sikap DPP XTC Indonesia Tegaskan Legalitas Tunggal Organisasi

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:04 WIB

SMK Bani Abdul Malik Bangun Jiwa Patriotisme dan Tanggung Jawab Melalui Upacara Bendera Rutin

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:37 WIB

Demi Ekonomi dan Mobilitas Warga, Pembukaan Interchange Cikalong Wetan Mendesak Direalisasikan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Semangat Kebersamaan Menggema di Padalarang, Warga Cimerang Gotong Royong Demi Kesejahteraan Bersama

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Dari Kompetensi ke Pendidikan Tinggi, SWI dan UMJ Buka Jalan Baru bagi Wartawan

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:41 WIB

Satpam Diduga , Mengancam Keluarga Pasien yang Cemas, Pihak Puskesmas Belum Dapat Dikonfirmasi

Berita Terbaru