Sedihnya, Pria Ini Rela Menunggu Berjam Jam Demi Bertemu Pangdam I Bukit Barisan, Ternyata Dia Minta Terlapor Perzinahan Sugera Dikonfrontir

RADAR NEWS

- Redaksi

Senin, 24 Maret 2025 - 03:42 WIB

50417 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan | Afner Harahap pria yang telah melaporkan Praka Nurandi Mahdani yang berjinah dengan istrinya Hn rela menunggu berjam jam agar bisa bertemu dengan Pangdam I Bukti Barisan, Mayjen TNI Rio Firdianto saat kegiatan Safari Ramadan bersama Kapolri di Masjid Raja Medan. Afner ingin menemui Pangdam II dan bersujud di hadapan Pangdam I BB agar Praka Nurandi Mahdani Anggota Brigif 7 RR yang sudah dia laporkan ke Pomdam I Bukit Barisan di konfrontir dengan istrinya dan dirinya.

Afner datang sekitar pukul 17.00 Wib dan mulai menunggu di pintu masuk Masjid Raya ingin memohon dengan cara bersujud kepada Pangdam I Bukti Barisan supaya memberikan atensi khusus terharap laporannya tentang perzinahan Praka Nurandi dengan istrinya di Pomdam I Bukit Barisan yang sudah mendekati satu tahun lamanya.

“Hari ini, Sabtu, 22 Maret 2025 sore saya sudah berada disini menunggu Pangdam I BB Mayjen TNI Rio Firdianto, saya ingin bersujud di hadapan Mayjen TNI Rio Firdianto meminta supaya laporan saya dapat diproses dan dilimpahkan ke otmil, Praka Nurandi Mahdani telah setubuhi istri saya berulang ulang kali sudah saya laporkan sejak setahun yang lalu namun tidak ada kepastian hukum. Tadi saya dengar Panglima TNI juga hadir dalam acara ini, namun setelah saya lihat Panglima TNI tidak ada hadir di acara ini cuma Pangdam I BB yang datang,” ujarnya saat menunggu selesainya acara Safari Ramadan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat menunggu Pangdam IBB, Afner mengaku melihat Danpomdam I BB Kolonel Uncok Simanjuntak melintas dua kali dihadapannya namun saat Afner ingin menemuinya Danpomdam tiba tiba pergi. Afner menduga Danpomdam sudah tau akan kedatangan dirinya ke lokasi tersebut.

“Tadi saya lihat ada Bapak Danpomdam Uncok Simanjuntak, tapi saat mau saya temui tiba tiba dia pergi saya menduga dia sudah melihat saya berada di sini makanya dia tiba tiba pergi, saya berada di sini ingin menemui Pangdam I BB namun tidak bisa bertemu karena pengamanan Kapolri berlapis lapis, saya sedih, hari ini saya tidak bisa bertemu dengan Pangdam I BB untuk meminta keadilan karena beliau langsung naik ke Mobil VVIP lalu pergi meninggalkan lokasi acara. Tidak mungkin Bapak Panglima TNI, KASAD dan Bapak Pangdam I BB tidak tau persoalan yang saya laporkan ini apalagi sudah viral, tapi kenapa Danpomdam I BB terkesan menutup nutupi pemeriksaan, sampai sekarang tidak terdengar sepatah kata pun dari penyelidik PomdamIBB terhadap laporan saya bahkan Danpomdam juga diam saja saat saya wa, bahkan sudah saya kirim Wa secara pribadi kepada Bapak Panglima TNI, Bapak KASAD dan Petinggi Petinggi TNI di Mabes TNI tapi tidak satu pun yang merespon wa saya,” sedihnya

Afner menjelaskan bahwa jika bertemu dengan Pangdam IBB dirinya berharap supaya Bapak Pangdam I BB segera memerintahkan Danpomdam I BB untuk melakukan konfrontir bersama dirinya, istrinya dan Praka Nurandi Mahdani agar kasus yang dia laporkan dapat menjadi semakin jelas dan terang.

“Jika tadi saya bertemu saya sembah Bapak Pangdam IBB dan saya memohon agar Praka Nurandi Mahdani yang sudah bersetbuh berulang ulang dengan istri saya dapat di konfrontirkan dengan saksi saksi lainnya dan diproes hukum serta dipecat. Saya heran kenapa sampai sekarang beredar isu bahwa kasus tersebut buntu, sementara Istri saya sudah mengaku sudah bersetubuh dengan Praka Nurandi Mahdani berulang ulang, kalian pikirkan lah bagaimana seandainya kalian yang berada di posisi saya ini, coba kalian bayangkan betapa hancur dan sakitnya hati saya saat ini, rumah tangga yang sudah saya bina baik baik bertahun tahun hancur dan bubar, telebih ini momen bulan Ramadan 2025 yang seharusnya kami berkumpul bersama anak dan istri saya, sekarang semua sudah hancur akibat perbuatan Praka Nurandi Mahdani yang sampai saat ini masi bisa tenang tenang saja,” tandasnya

Lanjut Afner kami sudah betanya baik baik dengan istri saya dan dia mengakui bahwa dia sudah bersetubuh dengan Praka Nurandi Mahdani tidak mungkin dia berbohong, saya dengar dengar kabar bahwa Praka Nurandi Mahdani tidak mengakui perbutannya, itu kan pembelaan dia karena jika dia mengakui sudah bersetubuh dengan istri saya maka dia sudah pasti berurusan dengan hukum dan dipenjara edi Pomdam IBB. Jadi saya minta penyelidik Pomdam I BB bekerjalah secara Profesional dan Bapak Danpomdam I BB juga bertindak lah sesuai dengan prosedur jangan diam dan seolah olah tidak terjadi sesuatu.

“Dimana hati nurani Bapak Danpomdam IBB sebagai penegak hukum melihati kejadian ini, ini bukan karang karangan, ini jelas nyata, saya masi percaya keadilan masi ada bagi kami masyarakat miskin dan lemah ini, saya juga yakin Bapak Panglima TNI dan Pangdam I BB tidak akan memberikan toleransi terhadap Praka Nurandi Mahdani yang sudah menudiri istri saya berulang ulang kali,” pungkasnya Sabtu,22 Maret 2025.

Kapendam Kodam I Bukir Barisan, Letkol Inf Asrul Kurniawan Harahap saat di konfirmasi Minggu, 23 Maret 2025 mengenai hal tersebut tidak menjawab konfirmasi wartawan.(***)

Berita Terkait

Ketua Umum MPSU Angkat Bicara Terkait Polemik SPPG Binjai 2 Kecamatan Medan Denai Kota Medan
Merasa Dizalimi, Keluarga Korban Pencurian Menangis dan Bentangkan Spanduk Presiden Prabowo Usai Sidang di Pengadilan Negeri Medan
Wartawan Disuruh Polisi Nangkap Maling Malah Dipenjara dan DPO, Keluarga Kembali Surati Presiden Prabowo Subianto, Ketua DPR RI, Wakil Ketua DPR RI dan Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman
Tidak Tepati Janjinya Menyelesaikan Kasus Viral Wartawan Nangkap Maling Masuk Penjara, Masyarakat Kecil Adukan Kapolrestabes Medan Ke Presiden Prabowo, Komisi III dan Kapolri !
Ketua Laskar Gibran Sumut Samson Sembiring Bersilaturahmi dengan Wakil Wali Kota Binjai, Bahas Penguatan UMKM
Ahli Hukum Pidana Prof. Dr. Maidin Gultom, S.H., M.Hum : Kasus Korban Nangkap Maling Jadi Tersangka Itu Tidak Sah, Prematur dan Layak Dihentikan, Bukti Tidak Jelas!
Perketat Pengawasan Pemasyarakatan Bersih, Lapas Kelas I Medan Geledah 24 Kamar Hunian WBP dan Amankan Sejumlah Barang Terlarang
Perkuat Komitmen Bersih Narkoba, 115 Pegawai dan 350 WBP Lapas Kelas I Medan Dinyatakan Negatif Tes Urine

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 16:21 WIB

Silaturahmi Pemkab Aceh Tenggara dan Insan Pers Disorot, Publik Tagih Keterbukaan dan Perubahan Nyata

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:37 WIB

Pembersihan Pascabanjir di Aceh Tenggara Terus Berlanjut, BPJN 3.5 Kerahkan Tim Manual di Titik Sulit

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:13 WIB

Arus Lalu Lintas Aceh Tenggara–Medan Mulai Lancar Usai Pembersihan Pascabanjir oleh BPJN Aceh 3.5

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:59 WIB

Dewas Baitulmal Klarifikasi Narasi mengatas Namakan Baitul Mal Agara dalam Dugaan Penyalah gunaan Dana Zis Rp 3, 8 Milyar

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:46 WIB

Masjid Suhada Desa Rikit Terendam Banjir Tahunan hingga ketinggian 1 mtr, Warga memohon Pemkab Aceh Tenggara Segera Bangun Solusi Permanen

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:26 WIB

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:08 WIB

Lawe Harum Memanas, Warga Pertanyakan Ke Mana Perginya Dana Puluhan Miliar Saat Irigasi Baru Sudah Dipenuhi Retakan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:44 WIB

Terungkap! Kasus Kekerasan terhadap Anak yang Mengakibatkan Meninggal Dunia di Aceh Tenggara, Pelaku Berhasil Ditangkap

Berita Terbaru

REGIONAL

Jalin Silaturahmi, Dengan Aparat Kecamatan

Senin, 25 Mei 2026 - 08:56 WIB