Pelda Aris anggota koramil Bangsri, Kodim 0719/Jepara Monitoring Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Se-Jawa Tengah di Kabupaten Jepara

REDAKSI SULAWESI UTARA

- Redaksi

Kamis, 20 Maret 2025 - 10:24 WIB

50447 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jepara 20-3-2025 – Bertempat di Lapangan Desa Bangsri, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, telah dilaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Se-Jawa Tengah yang diadakan untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah tersebut. Kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Jepara dalam menjaga kestabilan harga dan ketersediaan pangan bagi masyarakat, terutama menjelang bulan-bulan dengan kebutuhan pangan yang tinggi.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara, Diyar Susanto, SH., MH, yang memimpin langsung acara monitoring, bersama dengan Ibnu dari Bagian Perekonomian Setda Jepara, Camat Bangsri Debby Nifandrian, S.Sos, serta perwakilan dari TNI dan Polri. Hadir pula Danramil 07/Bangsri yang diwakili oleh Pelda Aris, Kapolsek Bangsri Iptu Sukresno, serta sejumlah pejabat dari kecamatan dan desa setempat, di antaranya Kasi Pelayanan Umum Kec. Bangsri Nailis Saadah, SIP, M.Si, Kasi Sosial Kec. Bangsri Ibu Maelatul Alfiyah, SE, MM, dan Kepala Desa Bangsri Sunaryo beserta perangkat desa.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini juga melibatkan berbagai stand yang menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau untuk masyarakat sekitar, seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pokok lainnya. Warga sekitar terlihat antusias mengikuti program ini, dengan tujuan untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih murah dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Diyar Susanto, SH., MH., menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan untuk memantau dan memastikan pasokan pangan tetap stabil di tengah masyarakat. “Gerakan Pangan Murah ini adalah salah satu langkah untuk menstabilkan harga pangan di tingkat konsumen, serta memastikan pangan tetap tersedia dengan harga yang wajar. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” ujarnya.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan solusi bagi masyarakat yang terkendala oleh fluktuasi harga bahan pangan yang kadang tidak terjangkau, terlebih pada masa-masa tertentu yang mempengaruhi daya beli masyarakat. Kepala Desa Bangsri, Sunaryo, juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program ini yang sangat bermanfaat bagi warganya.

Gerakan Pangan Murah serentak se-Jawa Tengah ini, selain untuk stabilisasi harga, juga bertujuan mempererat kerja sama antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak terkait lainnya dalam menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan bersama.

Dengan kegiatan ini, diharapkan tidak hanya harga pangan yang terjaga, tetapi juga keberlangsungan pasokan pangan yang dapat terus mendukung kehidupan ekonomi masyarakat, khususnya di Kabupaten Jepara.

(Rud)

Berita Terkait

Bayu Umbara Komandani Upacara Sumpah Pemuda Jabar, Gaungkan Persatuan dan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045
900 Hektare Hutan Rakyat Pajagan Terancam Gundul, Ribuan Kubik Kayu Jati-Mahoni Mengalir ke Penggergajian Besar di Situraja
Maju dengan Nomor Urut 2, Asep Saputra Siap Bawa Semangat Baru untuk Desa Talagasari
Kampung Kota Rikit Gaib di Bawah Kepemimpinan Taher Raih Skor 90,5, Pemkab Gayo Lues Terima Penghargaan KPK
ust Julianto pane. Polisi Inovatif, Mendirikan Pesantren Ruhul ‘Azam
Kasat Narkoba Polres Gayo Lues AKP Kabri Terima Penghargaan Usai Ungkap Kasus Narkoba dan Musnahkan 26,5 Hektare Ladang Ganja
400+ KK dari 8 Desa Laporkan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Lampung, YLBHI-LBH Bandar Lampung Desak Penegakan Hukum Menyentuh Aktor Intelektua
Membangun Budaya Literasi: Perpustakaan SMA Negeri 1 Terangun sebagai Pusat Inovasi Belajar Siswa

Berita Terbaru

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Kompak dan Bersinergi, Satgas TMMD dan Warga Gotong-royong Rehab Masjid dan Tempat Wudhu

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Babinsa Komsos Dengan Tokoh Masyarakat Di Wilayah Desa Binaan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Tim Wasev Kunjungi Lokasi TMMD ke-130 TA 2026 Kodim 0113/Gayo Lues

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:37 WIB

KODIM 0113/GAYO LUES KORAMIL 09/PUTRI BETUNG ​TNI dan Warga Gotong Royong Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Dusun Tebangun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Babinsa Pos Ramil Dabun Gelang dampingi Penyaluran Makan Bergisi Gratis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Musim Hujan, Babinsa Ingatkan Warga Waspada Bencana Alam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah Gayo Lues – Pengerjaan sumur bor pada Sasaran Program Unggulan TNI AD dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130 Tahun 2026 Kodim 0113/Gayo Lues mulai dilaksanakan. Sebanyak dua titik sumur bor akan dibangun di dua Desa, yaitu Kampung Pepelah dan satu lagi di kampung Gajah Kecamatan Pining. Tentunya diharapkan bantuan ini dapat membantu mengurangi krisis air yang selama ini dialami warga, sehingga masyarakat dapat lebih mudah memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Anggota Satgas bersama warga bahu membahu membuat sumur bor demi terciptanya air bersih yang layak pakai. Kehadiran Satgas TMMD ke-130 Kodim Gayo Lues di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H melalui Wadansatgas Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait mengatakan, bahwa program penyediaan air bersih ini juga menjadi bagian dari komitmen TNI melalui TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues untuk membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terkait pemenuhan kebutuhan akan air bersih selama musim kemarau. Melalui pembangunan fasilitas air bersih tersebut, diharapkan masyarakat di sekitar dua kampung tersebut dapat memperoleh akses air yang lebih mudah dan memadai untuk menunjang aktivitas rumah tangga, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kualitas kesehatan warga. Kita berharap bahwa dengan pembuatan sumur bor ini, warga Kampung Pepelah dan Kampung Gajah dapat memiliki akses ke air bersih yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” kata Wadansatgas.

Berita Terbaru