LAKI Aceh Timur Minta Presiden Prabowo Turunkan KPK Usut Dana Pokir DPRA Aceh

RADAR NEWS

- Redaksi

Kamis, 14 November 2024 - 06:12 WIB

50572 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TIMUR | Ketua laki Aceh timur , Saiful Anwar , meminta Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk membersihkan segala bentuk praktek korupsi di Aceh, dengan memerintahkan KPK, Kapolri dan Kajagung, memeriksa dan mengusut tuntas penggunaan dana Pokir Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) periode 2019-2024.

” Kami berharap Presiden Prabowo bisa membersihkan korupsi di Aceh, dimulai dari dana Pokir DPRA dan DPRK seluruh Aceh, karena jelas di sana banyak anggaran yang rawan digerogoti koruptor, sehingga menghambat pembangunan di Aceh,” kata Saiful Anwar Minggu 10 November 2024.

Saiful Anwar mengaku dirinya sangat kagum dan sangat mendukung gebrakan dahsyat Presiden Prabowo dalam perang total melawan korupsi di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Ini suatu langkah yang hebat dan dinanti – nanti oleh seluruh rakyat Indonesia sejak lama, dimana Presiden mampu memberi harapan baru dan sangat berkomitmen untuk membuktikan pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu, demi Indonesia yang lebih baik lagi dan agar rakyat bisa benar – benar disejahterakan,” ujar putera Idi Rayeuk – Aceh Timur itu.

Dia menilai, selama ini aparat hukum di Aceh diduga telah mempermainkan hukum dengan dugaan praktek tebang pilih terhadap penanganan korupsi, contohnya kasus korupsi yang melibatkan sejumlah anggota DPRA, yang dibiarkan berlarut – larut selama bertahun-tahun lamanya, dan diduga manipulatif serta sarat permainan kepentingan aparat hukum.

“Faktanya, suatu kasus korupsi besar di DPRA selama ini telah dibuat berlarut – larut, hingga bertahun – tahun lamanya, dan terkesan diduga ada oknum – oknum pejabat yang hendak dilindungi karena politik atau pengaruh kekuasaannya, hingga dijadikan permainan yang tak berkesudahan, demikian pula kasus dugaan korupsi dana Pokir DPRK, bahkan tak tersentuh hukum,” ungkap aktivis Antikorupsi Aceh itu.

” di sini Presiden Prabowo mesti melihat langsung, bahwa di Aceh penanganan atau pengungkapan korupsi dijadikan mainan, atau bahkan diduga jadi lahan basah bagi penegak hukum, jadi semua mesti dibersihkan oleh Presiden baru secepat mungkin,” tambahnya lagi.

Menurutnya, ini kesempatan besar bagi Presiden Prabowo untuk mendapatkan kembali kepercayaan yang lebih besar dari rakyat Aceh, dengan membuktikan pembersihan besar – besaran koruptor di Aceh, yang selama ini telah sewenang – wenang merampas hak hingga menyebabkan kesengsaraan bagi jutaan rakyat Aceh.

” Jika Presiden Prabowo memang cinta dan benar – benar ingin membahagiakan rakyat Aceh, satu – satunya cara adalah dengan membasmi semua koruptor di Aceh tanpa pandang bulu, agar rakyat Aceh bisa menikmati kesejahteraan terutama dari kekayaan alamnya sendiri,” Ucap Ketua ketua laki Aceh timur

Saiful Anwar berharap seluruh masyrakat Aceh secara terus menerus bisa mengencangkan kritik dan pengawasan terhadap pemberantasan korupsi di segala lini, agar pembangunan dan kesejahteraan masyarakat bisa terwujud dan diselamatkan.

” Kami berharap masyarakat dan elemen sipil lebih keras lagi menyuarakan pemberantasan korupsi di segala bidang di Aceh, agar uang pembangunan tidak lagi digerogoti koruptor di Aceh, dan agar kesejahteraan masyarakat tidak lagi terampas oleh para elit berkuasa,” pungkas (laki) laskar antikorupsi indonesia menutup keterangannya

Berita Terkait

Heboh! Data Panjang Jalan Berbeda, Kaperwil Media Aceh Merasa Dibohongi Kadis PUPR Aceh Timur
BNPB, Bangun Huntara Diduga Tak Layak Huni, Korban Banjir Simpang Jernih Mengeluh
Dana Sapi Meugang Rp7,5 M di Aceh Timur Disorot: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Desak Aparat Hukum Turun Tangan
Piala Silaturahmi U-40 Block A 2025: Julok Putra Legend FC Angkat Trofi Setelah Duel Ketat
SDN 1 Blang Nisam dan MTsN 8 Aceh Timur Tunjukkan Prestasi Menggema Lewat Aksi Drumband di Jasera 2025
Plt Kepala Sekolah SD Negeri Pante Kera: Momentum Ini Menjadi Langkah Awal Siswa Berprestasi di Dunia Seni dan Budaya
Sengketa Perkebunan Sawit di Aceh Timur, Aktivitas Dihentikan Sementara
Ruang Guru Jadi Kelas, LAKI Aceh Timur Semprot Pemkab: Pendidikan Dibiarkan Hancur di Idi Tunong

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:00 WIB

PP GPA Sikapi Ancaman Demo BEM SI: Ajak Semua Pihak Jaga Persatuan dan Stabilitas Nasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:02 WIB

Demi Aceh Utara dan Amanah Mualem, Ayah Wa Temui Menteri Agama: Perjuangkan MTQ Nasional hingga Fasilitas Ibadah Pascabanjir

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:38 WIB

Stop Narasi Framing Terhadap AHY, Publik Menilai Tuduhan Tersebut Tendensius dan Tidak Berdasar

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:33 WIB

Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:48 WIB

Stop Framing dan Mengaitkan Yasonna Laoly dengan Kasus Hukum yang Menjerat Silmy Karim

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:53 WIB

Anggaran MBG Triliunan Rupiah Digelontorkan, Siapa yang Mengawasi Para Pengelola?

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:37 WIB

PW GPA DKI Jakarta Dukung Sikap TNI AD Soal Film “Pesta Babi”, Minta Penayangan Dicabut Jika Terbukti Langgar Hak dan Tidak Sesuai Fakta Lapangan

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:16 WIB

PW GPA DKI Jakarta Dukung Pencabutan Izin Tayang Film “Pesta Babi”, Dedi Siregar: Hormati Hak dan Martabat Tokoh Adat Papua

Berita Terbaru