Binjai, – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui kegiatan panen raya hasil budidaya hidroponik yang dilaksanakan di area pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (01/06/2026)
Panen kali ini menghasilkan berbagai komoditas sayuran segar, di antaranya pakcoy, selada, dan bayam yang dibudidayakan oleh WBP di bawah bimbingan petugas Lapas Binjai. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian modern yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nantinya.
Kepala Lapas Kelas IIA Binjai, Mochammad Mukaffi, didampingi jajaran pejabat struktural turut meninjau langsung proses panen dan memberikan apresiasi atas kerja keras warga binaan dalam mengelola kebun hidroponik tersebut.
“Sayuran yang dipanen hari ini bukan sekadar hasil pertanian, tetapi hasil dari proses belajar, kerja keras, dan perubahan. Sebagian hasil panen akan masuk ke dapur Lapas dan dinikmati bersama. Ini menjadi bukti bahwa dari balik tembok pemasyarakatan, Warga Binaan mampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi sesama” ujar Mukaffi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, program hidroponik menjadi salah satu bentuk nyata implementasi pembinaan yang berdampak, sekaligus mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam bidang ketahanan pangan.
Selain dimanfaatkan untuk kebutuhan internal, hasil panen juga menjadi sarana pembelajaran bagi WBP tentang proses produksi pangan yang berkelanjutan, mulai dari penanaman, perawatan, hingga panen.(AVID/rel)
#kemenimipas
#guardandguide
#ditjenpas
#pemasyarakatan
#lapasbinjai
#PemasyarakatanPastiBerdampak
#Humasbergerakbersama






































