Ketika Ketamakan Menguasai Amanah, Rakyat Menjadi Korban

RADAR NEWS

- Redaksi

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:07 WIB

50296 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Idul Adha adalah momentum penyucian hati dan pengingat bahwa hidup bukan hanya tentang kepentingan pribadi. Namun realitas hari ini menunjukkan, masih banyak pihak yang justru mempertuhankan jabatan, kekuasaan, dan harta, sementara jeritan rakyat kecil seolah tidak lagi terdengar.

Di balik megahnya gedung pemerintahan, proyek pembangunan, hingga janji kesejahteraan yang terus dipertontonkan, masih tersimpan luka masyarakat yang selama ini menjadi korban kerakusan manusia. Dana rakyat yang seharusnya digunakan untuk membangun jalan, pendidikan, kesehatan, dan membantu masyarakat miskin, diduga justru mengalir demi memperkaya segelintir oknum yang haus kekuasaan.

Korupsi bukan lagi sekadar pelanggaran hukum. Korupsi adalah pengkhianatan terhadap amanah rakyat. Lebih dari itu, korupsi adalah bentuk ketamakan yang perlahan membunuh masa depan anak bangsa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat perbuatan tamak tersebut, banyak masyarakat hidup dalam kesulitan. Infrastruktur rusak, pendidikan tertinggal, lapangan kerja sempit, sementara sebagian pejabat hidup mewah di atas penderitaan rakyat yang setiap hari berjuang demi sesuap nasi.

Kitab suci telah lama memperingatkan manusia agar tidak diperbudak oleh kerakusan dunia.

Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:

“Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil.”

(QS. Al-Baqarah: 188)

Ayat ini menjadi peringatan keras bahwa mengambil hak rakyat, memakan uang negara, dan menyalahgunakan amanah merupakan perbuatan yang tidak dibenarkan di sisi Tuhan.

Sementara dalam Injil juga ditegaskan:

“Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya?”

(Markus 8:36)

Pesan ini mengandung makna mendalam bahwa kekayaan, jabatan, dan kemewahan tidak akan pernah mampu menyelamatkan manusia apabila diperoleh dengan cara yang zalim dan mengorbankan kepentingan banyak orang.

RADARNEWS menilai, bangsa ini tidak kekurangan orang pintar, tetapi masih kekurangan hati nurani. Banyak yang berlomba mengejar kekuasaan, namun lupa bahwa setiap jabatan akan dimintai pertanggungjawaban, bukan hanya di hadapan hukum, tetapi juga di hadapan Tuhan.

Idul Adha mengajarkan arti pengorbanan yang sesungguhnya  rela menahan hawa nafsu, mengendalikan keserakahan, serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan kelompok.

Sudah saatnya para pemegang amanah membuka mata dan hati. Negeri ini tidak membutuhkan pemimpin yang pandai berbicara namun rakus dalam tindakan. Negeri ini membutuhkan kejujuran, kepedulian, dan keberanian untuk berpihak kepada rakyat kecil.

Karena sejatinya, kehancuran sebuah bangsa bukan dimulai dari kemiskinan, melainkan dari hilangnya rasa malu, hilangnya kejujuran, dan matinya hati nurani para pemegang kekuasaan.

“Mari berKorban untuk kebaikan bersama, karena ketamakan itu hanya akan menghancurkan kelak diAkhirat .”

Selamat Hari Raya Idul Adha,,,!!✍️  🙏

 

RADARNEWS

Terdepan • Terpercaya • Terkini

FERNANDO. H

Berita Terkait

Kasat Narkoba Polres Gayo Lues AKP Kabri Terima Penghargaan Usai Ungkap Kasus Narkoba dan Musnahkan 26,5 Hektare Ladang Ganja
Sugito Siagian Usung Visi Desa Maju dan Berkeadilan, Prioritaskan Pendidikan, Kesejahteraan Lansia, serta Transparansi Pemerintahan Desa
Persoalan Uang Wakaf dan Infak Masjid Al-Falah Aceh Tenggara Diinformasikan Selesai, Keluarga Rencanakan Pemeriksaan Kesehatan
Musda X Golkar Aceh Tenggara: Denny Febrian Roza Ambil Kendali, Arah Baru Partai Mulai Dipertanyakan
MUSDA X Golkar Aceh Tenggara: Konsolidasi atau Pertarungan Kursi Ketua?
Membangun Budaya Literasi: Perpustakaan SMA Negeri 1 Terangun sebagai Pusat Inovasi Belajar Siswa
Yahdi Hasan Ramud : Meniti Jalan Panjang Dari Bumi Sepakat Segenep, Hingga Panggung DPRA
DEDIKASI SEORANG CUT MUTIA GURU SMAN 1 TERANGUN DALAM PERJUANGAN MENUJU SEKOLAH

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kasat Narkoba Polres Gayo Lues AKP Kabri Terima Penghargaan Usai Ungkap Kasus Narkoba dan Musnahkan 26,5 Hektare Ladang Ganja

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Babinsa Koramil 04/Kutapanjang Dampingi Pendistribusian Makan Bergizi Gratis bagi Siswa dan Kelompok 3B

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Babinsa Koramil 03/Blangkejeren Bantu Warga Jemur Padi, Wujud Dukungan TNI dalam Ketahanan Pangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:34 WIB

Keakraban Dengan Warga,Babinsa Koramil 05/Pining Melaksanakan Komsos

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Program TMMD, Jalan Utama Menuju Huntara Kampung Pepelah Dibuka

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Tingkatkan Aksesibilitas Pedalaman, Babinsa Koramil 09/Putri Betung Bersama Warga Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Update Data Wilayah, Babinsa Melaksanakan Puldata Ter di Kantor Camat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Tingkatkan Ekonomi Warga Pasca Bencana, TNI dan Masyarakat Gayo Lues Gotong Royong Kejar Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih Aih Nege

Berita Terbaru