Gowa – radarnews.co.id | Pelaksanaan pengawasan APBD Tahun Anggaran 2026 yang dirangkaikan dengan peresmian program bedah rumah berlangsung khidmat di Dusun Alluka, Desa Jipang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (28/04/2026)
Kegiatan ini dihadiri Anggota DPRD Provinsi partai PAN Sulawesi Selatan, Kamaruddin, bersama unsur pemerintah daerah dan masyarakat setempat yang tampak antusias sejak awal acara.
Sejak pukul 14.45 Wita, warga mulai memadati lokasi kegiatan. Mayoritas peserta didominasi kaum perempuan yang melakukan registrasi untuk mendapatkan nomor peserta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, masyarakat juga memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan oleh Puskesmas Bontonompo Selatan 1 dan Puskesmas Bajeng.
Kegiatan sempat dihentikan sejenak saat azan berkumandang dari masjid di sekitar lokasi.
Kamaruddin bersama Camat Bontonompo Selatan Daniyal Opo dan Kepala Desa Jipang Arifuddin Kadir dg pallallo menunaikan salat Ashar sebelum acara dilanjutkan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Bank Syariah Indonesia dari wilayah Takalar dan Gowa, yang juga menjadi mitra dalam program sosial tersebut.
Acara resmi dimulai pukul 15.45 Wita, diawali dengan pembacaan doa oleh Imam Desa Jipang, kemudian dilanjutkan sambutan dari Kamaruddin terkait pengawasan APBD dan pentingnya pembangunan yang tepat sasaran.
Sekitar pukul 16.21 Wita, Bupati Gowa, Husniah Talenrang, tiba di lokasi dengan mengendarai sepeda motor bersama rombongan. Kehadirannya disambut hangat oleh masyarakat.
Agenda utama kegiatan yakni peresmian rumah hasil program bedah rumah ditandai dengan pengguntingan pita oleh Husniah Talenrang. Sebelum prosesi, ia terlebih dahulu memanjatkan doa agar rumah tersebut membawa keberkahan bagi penghuninya.
Usai peresmian, Bupati bersama rombongan meninjau langsung kondisi rumah yang telah direnovasi, didampingi penerima manfaat, Daeng So’na.
Dalam sambutannya, Husniah Talenrang menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam program pengentasan kemiskinan yang telah berjalan lebih dari satu tahun.
Program ini akan terus kita lanjutkan. Namun, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa program bantuan dilakukan berbasis data agar tepat sasaran, meskipun pelaksanaannya dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran.
Selain sektor perumahan, Pemerintah Kabupaten Gowa juga memperkuat intervensi di bidang pendidikan melalui program beasiswa bagi anak kurang mampu hingga perguruan tinggi.
Di sektor kesehatan.
Pemkab Gowa menghadirkan layanan darurat gratis melalui program Si Jempol Mantap yang mencakup layanan jemput, penanganan, hingga pengantaran pasien. Tak hanya itu, program BPJS Non Cut-Off juga dihadirkan agar masyarakat dapat langsung memperoleh layanan kesehatan tanpa hambatan administrasi.
Disebutkan, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran hingga Rp40 miliar untuk mendukung program kesehatan tersebut.
Sementara itu, perwakilan Bank Syariah Indonesia, Muhammad Hasrani Said, menjelaskan bahwa program bedah rumah merupakan bagian dari penyaluran dana zakat dan CSR melalui BSI Maslahat.
Ia menyebutkan bahwa rumah yang diresmikan merupakan unit kedua yang telah direalisasikan, dan program serupa akan terus dilanjutkan, termasuk rencana pembangunan fasilitas ibadah di sejumlah daerah.
Di sisi lain, Kepala Desa Jipang, Arifuddin Kadir, menyampaikan apresiasi atas sinergi berbagai pihak dalam membantu masyarakat.
“Program ini sangat membantu warga kami, khususnya dalam meningkatkan kualitas tempat tinggal dan kesejahteraan,” ujarnya.
Kegiatan pengawasan APBD yang dipadukan dengan program bedah rumah ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan sektor perbankan dalam menghadirkan solusi langsung bagi masyarakat.
( D T )





































