Takalar – radarnews.co.id – Suasana khidmat menyelimuti Ruang Pola Kantor Bupati Takalar pada Kamis malam (23/04/2026). Di bawah nuansa sederhana namun penuh makna, Pemerintah Kabupaten Takalar resmi melantik empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II-B) sebagai bagian dari penyegaran birokrasi.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, yang mengambil sumpah dan janji jabatan para pejabat yang dilantik. Meski berlangsung pada malam hari, prosesi tetap berjalan dengan penuh khidmat dan dihadiri jajaran pejabat tinggi pratama, para camat, serta kepala bagian lingkup Sekretariat Daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan langkah strategis untuk memperkuat kinerja pemerintahan, khususnya pada sektor-sektor pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Jabatan adalah amanah. Integritas, loyalitas, dan dedikasi harus menjadi landasan utama dalam bekerja. Saya berharap pejabat yang dilantik mampu menunjukkan kinerja nyata dan inovasi dalam menjalankan tugas,” tegasnya.
Adapun empat pejabat Eselon II-B yang resmi dilantik adalah:
H. Zulkarnain, SH., MM sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Takalar
Dody Riyan Saputra, S.IP sebagai Kepala Dinas Pendidikan
Syarief H, SE., M.AP sebagai Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi
Drs. Muhammad Rusli, M.M sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II-B)
Pelantikan ini menghadirkan kombinasi wajah lama dalam posisi baru, yang diharapkan mampu membawa energi dan perspektif segar dalam menjalankan roda pemerintahan. Terutama pada sektor pendidikan serta penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM.
Momentum ini juga menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Takalar terus berkomitmen melakukan pembenahan dan penguatan struktur organisasi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi komitmen untuk memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Takalar,” menjadi pesan yang mengemuka dalam prosesi tersebut.
Dengan formasi baru ini, diharapkan akselerasi pembangunan daerah dapat berjalan lebih optimal, seiring dengan tuntutan masyarakat akan pelayanan yang semakin cepat, transparan, dan berkualitas.
( D T )





































