Mandeknya Keadilan di Meja Laporan” Perwira Propam Benny F. Surbakti Bongkar Bobroknya Layanan Pengaduan Polri

RADAR NEWS

- Redaksi

Minggu, 26 April 2026 - 03:33 WIB

501,239 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARNEWS | INVESTIGASI & KRITIK INTERNAL

Kritik keras kembali mengguncang tubuh kepolisian. Bukan dari aktivis, bukan pula dari pengamat luar, melainkan dari dalam institusi itu sendiri. Seorang perwira di bidang Propam, Benny F. Surbakti, secara terbuka melontarkan kritik tajam terhadap carut-marutnya pelayanan pengaduan masyarakat yang dinilai semakin jauh dari rasa keadilan.

Dalam pernyataan yang blak-blakan, Benny tidak lagi berbicara normatif. Ia menyebut adanya “penyakit kronis” dalam penanganan laporan masyarakat—sebuah kondisi di mana hukum seolah hanya hidup di atas kertas, namun mati saat dihadapkan pada kepentingan dan praktik di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengaduan masyarakat itu bukan formalitas. Tapi faktanya, banyak laporan hanya jadi tumpukan berkas tanpa ujung. Mandek, hilang arah, bahkan sengaja diperlambat,” tegasnya.

Lebih tajam lagi, ia mengindikasikan adanya praktik-praktik yang mencederai prinsip keadilan. Menurutnya, tidak sedikit laporan yang nasibnya ditentukan bukan oleh fakta hukum, melainkan oleh kekuatan di balik layar—relasi, kepentingan, hingga dugaan intervensi yang membuat penegakan hukum kehilangan marwahnya.

“Kalau hukum bisa ‘berhenti’ hanya karena tekanan atau kepentingan, maka kita sedang menyaksikan kemunduran serius dalam sistem penegakan hukum,” ujarnya.

Benny juga menyoroti realita pahit yang dihadapi masyarakat. Harapan untuk mendapatkan keadilan sering kali kandas di meja pelayanan. Proses yang lamban, tidak transparan, hingga minimnya akuntabilitas menjadi wajah yang kerap ditemui pelapor.

“Masyarakat datang mencari keadilan, tapi yang mereka dapat justru ketidakpastian. Ini bukan sekadar kelalaian, ini sudah menjadi pola yang berulang,” katanya.

Lebih jauh, ia memperingatkan bahwa kondisi ini bukan persoalan sepele. Akumulasi kekecewaan publik, jika terus dibiarkan, berpotensi menjadi ledakan ketidakpercayaan yang bisa menggoyahkan legitimasi institusi penegak hukum itu sendiri.

“Jangan sampai hukum kehilangan wibawanya di mata rakyat. Kalau kepercayaan runtuh, yang tersisa hanya kemarahan,” ucapnya dengan nada serius.

Sebagai perwira di Propam, Benny menegaskan bahwa pembenahan tidak bisa lagi ditunda. Ia mendesak audit menyeluruh terhadap sistem pelayanan pengaduan, serta tindakan tegas tanpa kompromi terhadap oknum yang terbukti mempermainkan laporan masyarakat.

“Ini bukan lagi soal citra institusi. Ini soal keberanian membersihkan diri. Kalau tidak, maka publik akan menilai bahwa keadilan memang sengaja dibiarkan mandek,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada respons resmi dari pihak terkait. Namun satu hal menjadi jelas: kritik dari dalam ini bukan sekadar suara sumbang—melainkan alarm keras bahwa ada yang tidak beres, dan publik kini menunggu, apakah itu akan diperbaiki… atau kembali dibiarkan membusuk.

LAPORAN TIM RADARNEWS.
FERNANDO H.

Berita Terkait

Kebebasan Pers di Sumedang Terancam di Tengah Pengusutan Skandal Pejabat
Sekpri Wabup Sumedang Laporkan Dugaan Kekerasan, Pengeroyokan dan Penyekapan
Kaperwil Media Online Penuhi Panggilan Klarifikasi Polda Riau Sebagai Saksi
Hampir 3 Tahun Menanti Kepastian Hukum, Keluarga Sungguh Satria Aritonang Meminta Penyidik Menuntaskan Perkara Tanpa Pandang Bulu
Dramatis! Pengejaran Wanita Gembong Sabu di Sei Torop, Anggota Polsek Bosar Maligas Terluka Tertusuk Duri Sawit demi Berantas Narkoba
Ditetapkan sebagai DPO, Bagindo Romi Diburu Polres Aceh Tenggara, Publik Tunggu Penangkapan Nyata
Sat Reskrim Bersama Polsek Purba Polres Simalungun Berhasil Ungkap Kasus Penganiayaan Berujung Meninggal Dunia
Sinergi Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kilogram Sabu Asal Tailan di Lhokseumawe

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:46 WIB

Fast Respon Nusantara Counter Polri Aceh Tegaskan Komitmen Awasi Tambang Ilegal, BBM Ilegal, Dan Narkoba

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:22 WIB

Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:19 WIB

Kapolda Aceh Pimpin Sertijab 7 Pejabat Utama dan 9 Kapolres Jajaran Polda Aceh

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:54 WIB

Bea Cukai Aceh Gagalkan Dugaan Penyelundupan 2,9 Kg Emas ke Malaysia

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:42 WIB

Pastikan Struktur Enang-Enang Diperkuat, Kaposwil Satgas PRR Aceh: Boleh tapi Keselamatan Warga di Atas Segalanya

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:48 WIB

Pasca-Penerbitan SP3, Tim Kuasa Hukum Muhammad Amin dkk Layangkan Somasi Terbuka Terkait Dugaan ‘Trial by the Press’

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:19 WIB

FPA: PT PEMA di Bawah Mawardi Nur Sedang Benahi Beban Masa Lalu, Publik Perlu Beri Kepercayaan

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:30 WIB

Di Balik Sukses HUT Bhayangkara ke-80, Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo Jadi Simbol Kekompakan dan Semangat Pengabdian

Berita Terbaru

REGIONAL

Motivasi Kepada Petani Bawang Merah di Desa Binaan

Senin, 31 Agu 2026 - 13:26 WIB

REGIONAL

Menjalin Kedekatan Bersama Masyarakat

Senin, 31 Agu 2026 - 12:38 WIB