𝗕𝗔𝗡𝗗𝗔 𝗔𝗖𝗘𝗛 – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, Nasir Nurdin, mengeluarkan maklumat resmi kepada masyarakat, khususnya kalangan pekerja pers, terkait maraknya aksi penipuan yang mencatut nama dan foto dirinya. Nasir mengingatkan agar semua pihak meningkatkan kewaspadaan, sebab pelaku penipuan masih aktif mengincar korban dengan berbagai modus, termasuk penawaran mobil lelang yang menggiurkan.
Dalam pernyataannya pada 𝙅𝙪𝙢𝙖𝙩, 10 𝙊𝙠𝙩𝙤𝙗𝙚𝙧 2025, Nasir mengungkapkan bahwa sejumlah pengguna ponsel telah dihubungi oleh akun WhatsApp (WA) yang menggunakan foto dan nama dirinya. Bahkan, akun tersebut sengaja meniru sapaan khas “Abu” yang kerap digunakan oleh Ketua PWI Aceh untuk meyakinkan calon korban.
Setidaknya dua orang dilaporkan menerima pesan dari nomor 𝟬𝟴𝟱𝟴𝟯𝟬𝟳𝟳𝟴𝟰𝟵𝟬𝟯. Pada pukul 09.37 WIB, nomor tersebut menghubungi istri Saiful Isky di Banda Aceh dan mengaku sebagai “Abu”. Pelaku menawarkan mobil Pajero dengan harga menarik. Namun, Saiful yang curiga langsung menghubungi Ketua PWI Aceh untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Tak berselang lama, pada pukul 10.34 WIB, nomor yang sama juga mencoba menghubungi Abah Abhenk, warga Banda Aceh. Pelaku mencoba membangun kepercayaan dengan menyapa dan menanyakan keberadaan Ketua PWI Aceh di Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih jauh, diketahui bahwa tiga hari sebelumnya, jaringan penipuan yang diduga sama telah menggunakan nomor berbeda, yakni 𝟬𝟴𝟱𝟳𝟲𝟮𝟭𝟵𝟬𝟯𝟵𝟵, untuk menghubungi sejumlah wartawan. Modus yang digunakan tetap sama: menawarkan mobil Pajero Sport hasil lelang dengan harga murah. Beruntung, ketiga wartawan yang menjadi target menyadari bahwa tawaran tersebut adalah modus penipuan.
Namun, tidak semua berhasil lolos dari jebakan ini. Razali Achmad, seorang sahabat Nasir Nurdin yang tinggal di Pidie, menjadi korban penipuan. Ia dilaporkan mentransfer uang sebesar Rp 35 juta ke rekening Bank BNI atas nama Hari Murianto dengan nomor rekening 1975717873. Dana tersebut dikirim untuk membayar pajak dan balik nama mobil Pajero yang sebenarnya tidak pernah ada.
Nasir Nurdin kembali menegaskan bahwa ia tidak terlibat dalam kegiatan apa pun terkait penawaran mobil lelang. Ia meminta masyarakat, terutama kalangan wartawan, untuk tetap waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mencatut nama dan identitas dirinya. Nasir juga berharap agar pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku yang telah merugikan masyarakat.
**Laporan: 🇹🇪🇦🇲 🇷🇦🇩🇦🇷 (𝗙𝗲𝗿𝗻𝗮𝗻𝗱𝗼. 𝗛)**.






































