Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Lembang: Warga Desak Pemprov Jabar dan Pemkab Bandung Barat Bergerak Cepat

Redaksi

- Redaksi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 17:20 WIB

50866 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat,radarnews.co.id<> Jumat, 24 Oktober 2025 –
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) sejak Jumat siang menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah titik. Beberapa ruas jalan utama tergenang air cukup tinggi, sementara di beberapa lokasi lainnya terjadi longsor yang menutup sebagian akses jalan.

Pantauan di lapangan menunjukkan, banjir melanda kawasan Jalan Raya Lembang, Pasar Panorama, Jalan Kiwi, Jalan Kayuambon, Jalan Maribaya, serta Jalan Tangkuban Perahu di wilayah Desa Cibogo. Air juga meluap di Desa Cikole, membuat arus lalu lintas tersendat dan aktivitas masyarakat terganggu.

Lebih parah lagi, tembok Perumahan Unit Barat Sespim Polri Lembang jebol setelah tak mampu menahan tekanan air yang mengalir deras dari arah pusat Lembang, berjarak sekitar satu kilometer dari titik sumber banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga menilai kondisi tersebut sudah sering terjadi, namun penanganannya tak kunjung tuntas. Keluhan tentang buruknya sistem drainase telah lama disuarakan masyarakat. Namun, perbaikan yang dilakukan pemerintah justru lebih berfokus pada estetika trotoar, bukan pada penataan saluran air yang menjadi sumber masalah utama.

“Banjir selalu terulang dan justru berdampak ke wilayah yang jauh dari sumber air. Rumah kami kebanjiran setiap hujan besar turun,” ujar Nina, warga Desa Kayuambon, dengan nada kecewa.

Kondisi longsor juga terjadi di beberapa lokasi, di antaranya Jalan Sukaraja–Ciputri Desa Langensari, Desa Jayagiri, dan Desa Cibogo. Material longsor menutup sebagian jalan, menghambat kendaraan warga dan wisatawan yang melintas menuju arah Cikole dan Tangkuban Perahu.

Sementara itu, Haji Awin, perwakilan dari Aliansi Cinta Lembang, menilai penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara parsial oleh pihak kecamatan semata. Ia menyerukan agar ada langkah terpadu yang melibatkan berbagai pihak, termasuk akademisi, untuk mengkaji akar masalah banjir di kawasan wisata tersebut.

“Banjir di Lembang ini mesti ditangani menyeluruh. Kami berharap ada pihak independen seperti akademisi yang turun mengkaji masalah ini. Jalur-jalur drainase perlu dinormalisasi, terutama di sekitar Pasar Panorama yang paling terdampak,” ujar Awin.

Ia menambahkan, genangan air di sekitar Pasar Panorama Lembang sempat bertahan hampir satu jam sebelum mulai surut sekitar pukul 15.00 WIB. Meski tidak berlangsung lama, dampaknya terasa signifikan: kemacetan panjang, aktivitas perdagangan lumpuh sementara, dan sejumlah kios mengalami kerusakan ringan.

Awin juga mengimbau masyarakat agar turut menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta aktif melaporkan bila ada saluran air yang tersumbat.

“Kami harap Pemkab Bandung Barat bersama Pemprov Jabar segera ambil langkah konkret. Banjir ini bukan sekadar genangan air, tapi persoalan tata kelola wilayah yang sudah mendesak diperbaiki,” pungkasnya.

Berita Terkait

WARGA RT 11 RW 05 Kel.Pamoyanan Kec. CICENDO PROTES PENCABUTAN SPANDUK DI 4 PAGAR RUMAH PRIBADI 
Tagline Boleh Berganti, Tetapi Integritas Jangan Dikompromikan
400+ KK dari 8 Desa Laporkan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Lampung, YLBHI-LBH Bandar Lampung Desak Penegakan Hukum Menyentuh Aktor Intelektua
Tindak Tegas Oknum yang Bermain-Main Dengan Laporan Masyarakat
Membangun Budaya Literasi: Perpustakaan SMA Negeri 1 Terangun sebagai Pusat Inovasi Belajar Siswa
Ada Apa dengan Disdik Jabar? Mau Silaturahmi Saja Harus Lapor Polisi
TEBANG PILIH HUKUM DI BALIK JERUJI BESI!  Skandal 10 Klaster Mewah Ilegal di Lapas Cibinong Akhirnya Hancur Diratakan Ekskavator
Jerry Massie Kritik Keras Jokowi, Sebut Pemerintahannya Kental dengan Kontroversi Pernyataan dan Janji yang Tak Kunjung Terbukti

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Awal Pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 013/ Gayo Lues Fokus pada Sasaran Fisik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Komsos cara Babinsa berinteraksi Langsung dengan warga di wilayah binaan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Pembangunan jembatan Perintis di Desa Lukub Baru hampir selesai

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Jalin Komunikasi dengan Kepala Sekolah dan Guru, Babinsa Koramil 04/Kuta Panjang Berkunjung Ke SDN Di Wilayah Binaan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Jalin Komunikasi dengan Kepala Sekolah dan Guru, Babinsa Koramil 04/Kuta Panjang Berkunjung Ke SDN Di Wilayah Binaan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:39 WIB

Menciptakan Hubungan Baik Dengan Warga didesa binaan Babinsa Komsos dengan Tokoh Pemuda

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Babinsa dan BKO Yon TP 855/Raksaka Dharma Bangun Jembatan Perintis Garuda di Desa Mangang

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun RTLH Warga Kampung Pepelah

Berita Terbaru