SMOVER, Inovasi Mesin Penyerap Asap Sampah Karya Warga Bandung Barat

Redaksi

- Redaksi

Kamis, 7 Agustus 2025 - 15:12 WIB

50426 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARNEWS.CI.ID |

Bandung Barat – Sebuah inovasi teknologi ramah lingkungan hadir dari tangan kreatif warga Kabupaten Bandung Barat. Adalah Bapak Dadang, warga Kampung Jalupang RT 01 RW 07, Desa Citalem, Kecamatan Cipongkor, yang menciptakan sebuah mesin penyerapan asap hasil pembakaran sampah yang dinamakan SMOVER (Smoke Removertraf).

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mesin ini dirancang khusus untuk mengurangi dampak negatif dari pembakaran sampah terbuka, yang selama ini menjadi salah satu penyumbang utama pencemaran udara, khususnya melalui asap hitam yang mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan masyarakat.

 

Detail Inovasi:

Nama Inovasi: SMOVER (Smoke Removertraf)

Fungsi: Mengurai dan menyaring asap hitam dari proses pembakaran sampah agar tidak mencemari udara

 

Tujuan: Mengatasi pencemaran udara akibat pembakaran sampah terbuka serta mendukung program lingkungan hidup yang berkelanjutan

 

Saat ini, SMOVER masih dalam tahap prototype, namun telah menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam menyaring asap secara efektif. Sayangnya, meskipun sudah diajukan kepada pihak Dinas Lingkungan Hidup, inovasi ini belum mendapatkan dukungan nyata dari pemerintah daerah.

 

“Kami berharap pemerintah daerah, khususnya Bapak Bupati Bandung Barat, dapat melihat potensi besar dari mesin ini. SMOVER mampu menjadi solusi nyata untuk mengurangi pencemaran udara. Sudah saatnya inovasi lokal diberdayakan demi lingkungan yang lebih bersih,” ujar Bapak Dadang.

 

Ia juga menegaskan, jika dikembangkan secara massal dan didistribusikan ke berbagai wilayah, SMOVER akan membantu mengatasi permasalahan pembakaran sampah terbuka yang masih marak terjadi di berbagai pelosok desa.

 

Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan pihak terkait, mesin SMOVER diharapkan dapat segera digunakan secara luas oleh masyarakat, serta menjadi bagian dari upaya kolaboratif untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan di Kabupaten Bandung Barat.

Red *Adi *

Berita Terkait

Kasus Pemalsuan Tanda Tangan: Jejak AJB Bermasalah dan Dugaan Penguasaan Lahan Warga Lae Saga, Penyidik Diuji
Koperasi Merah Putih Tak Sekadar Dibangun, Keberlanjutan Jadi Tantangan Utama
Maulid Nabi di Ponpes Al-Huda Marzuki Al-Jazuli, Momentum Meneladani Akhlak Rasul dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah
Kejagung Sita Aset Rp8,4 Miliar Milik Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG
Kepala SDN 1 Blangkejeren Raih Penghargaan Terbaik Pengelolaan Manajemen Sekolah se-Kabupaten Gayo Lues
IWO Indonesia Jabar Perkuat Konsolidasi Organisasi, Puluhan Ketua DPD Satukan Langkah Menuju Rakernas II
Silaturahmi dan Penguatan Organisasi, DPP SWI Dorong DPW Jatim Lebih Solid dan Profesional
Sambut Maulid Nabi & HUT RI ke-81, Karang Taruna RW 08 Wangunjaya Gelar Lomba Hingga Tabligh Akbar

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 22:53 WIB

Personel Pos Pol Gasing Cek Titik Api Karhutla di Dusun 2 Desa Gasing

Minggu, 20 September 2026 - 22:50 WIB

Ground Check Hotspot di Timbul Jaya, Polisi Temukan Lahan Terbakar Sekitar 1 Hektare

Minggu, 20 September 2026 - 22:48 WIB

Wujudkan Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Betung Imbau warga Untuk Mendukung Program P2B

Jumat, 18 September 2026 - 21:38 WIB

“Dukung Ketahanan Pangan, Bripka Harun Jauhari Laksanakan Kegiatan P2B Polsek Talang Kelapa di Kel. Talang Keramat” Kec. Talang Kelapa

Jumat, 18 September 2026 - 16:19 WIB

Ground Check Hotspot di Dana Mulya, Polisi Temukan Bakaran Sabut Kelapa

Jumat, 18 September 2026 - 16:16 WIB

Polres Banyuasin Nobar Penganugerahan Kompolnas Awards 2026

Jumat, 18 September 2026 - 16:13 WIB

Nobar Kompolnas Awards 2026, Polres Banyuasin Saksikan Polda Sumsel Raih Juara 1 Kategori Polda

Kamis, 17 September 2026 - 18:54 WIB

Polisi Amankan Pelaku Pembunuhan di Pulau Rimau, Diduga Dilatarbelakangi Sakit Hati    

Berita Terbaru