Presiden RI ke-7 Kunjungi Liang Melas Datas Dukung Upaya Atasi Serangan Hama Jeruk

REDAKSI SUMUT

- Redaksi

Senin, 19 Mei 2025 - 12:32 WIB

50415 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RadarNews.Nasional.com,Kabupaten Karo –Presiden Republik Indonesia ke-7, Ir. Joko Widodo, melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Kutambelin, Kecamatan Laubaleng, Kabupaten Karo, tepatnya di wilayah Liang Melas Datas (LMD) yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi jeruk unggulan. Kehadiran beliau disambut hangat dan penuh antusiasme oleh masyarakat setempat.

 

Kunjungan ini bertujuan untuk mendengar langsung aspirasi para petani jeruk yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami penurunan hasil panen akibat serangan hama lalat buah. Dalam dialog terbuka bersama para petani, Joko Widodo menyampaikan komitmennya untuk ikut serta mencari solusi atas permasalahan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya datang untuk melihat secara langsung hasil pertanian di daerah ini, serta mendengar kendala yang dihadapi para petani di lapangan,” ujar Joko Widodo.

 

Ia juga mencontohkan bahwa masalah serupa terjadi di daerah lain dan perlu ditangani secara serius.

 

“Di Kabupaten Kendal, misalnya, telah dilakukan ekspor buah alpukat ke luar negeri. Namun setelah diteliti, buah-buah tersebut ternyata juga terpapar hama lalat buah, yang tentu saja merugikan petani. Hal ini menunjukkan bahwa serangan hama ini merupakan masalah serius dan lintas wilayah,” jelasnya.

Selain itu, Jokowi juga menyoroti pentingnya kesinambungan antara pembangunan infrastruktur dan perlindungan hasil panen.

 

“Beberapa waktu lalu, persoalan utama di wilayah ini adalah akses jalan. Saat ini, jalan sudah selesai dibangun dan biaya transportasi pun menjadi lebih ringan, sehingga petani memperoleh manfaat. Namun, kini muncul tantangan baru yang saya dengar langsung dari masyarakat, yaitu penurunan produksi akibat lalat buah. Kita akan mencari solusi terbaik bersama-sama. Saya ingin ikut membantu, meski mungkin tidak besar, tetapi nyata,” tuturnya.

 

“Hama lalat buah ini bisa menurunkan hasil panen lebih dari 50 persen. Angka tersebut sangat signifikan. Oleh sebab itu, kita akan kejar solusi secara terpadu, bekerja sama antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat, agar petani tidak terus dirugikan,” tutup beliau.

 

Didampingi oleh Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., jajaran Forkopimda Kabupaten Karo, serta para pakar pertanian dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Tim Argari, Bapak Joko Widodo juga meninjau langsung kebun jeruk milik warga dan menyaksikan kondisi lapangan secara langsung. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyerahkan secara simbolis bantuan Pengendalian Hama Lalat Buah Terpadu Kawasan kepada para petani, serta melakukan penanaman bibit jeruk unggul jenis “Seedless”.

Bupati Karo menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan perhatian langsung dari Bapak Joko Widodo kepada masyarakat Kabupaten Karo, khususnya para petani.

 

“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas perhatian langsung dari Bapak Joko Widodo terhadap permasalahan yang dihadapi para petani kami di Liang Melas Datas. Kunjungan ini bukan hanya memberi semangat, tetapi juga membawa solusi nyata yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar Bupati Karo.

 

“Pemerintah Kabupaten Karo berkomitmen penuh untuk bersinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi dalam mengatasi persoalan hama lalat buah secara berkelanjutan, demi menjaga ketahanan dan kesejahteraan sektor pertanian di daerah ini,” tambahnya.

 

Sebelumnya, pada Kamis (15/05/2025), Joko Widodo tiba di Berastagi dan disambut langsung oleh Bupati Karo dan jajaran Forkopimda di Hotel Mikie Holiday. Beliau juga menyempatkan diri menyapa masyarakat di Warung Agam, Kabanjahe, yang menyambutnya dengan penuh antusiasme. Rangkaian kunjungan diakhiri dengan pelaksanaan Sholat Jumat di Masjid Istiqomah Tigabinanga.

 

Shelly WS (Discominfo)

Berita Terkait

Aktivitas Ilegal PT Hopson Tak Pernah Benar-Benar Berhenti, Di Mana Ketegasan Aparat Lingkungan?
Negara Seolah Lumpuh, PT Hopson Kembali Operasi Saat Status Masih Dibekukan Pemerintah Aceh
Masjid Suhada Desa Rikit Terendam Banjir Tahunan hingga ketinggian 1 mtr, Warga memohon Pemkab Aceh Tenggara Segera Bangun Solusi Permanen
Krisis Kepercayaan terhadap Pengawasan Lingkungan Menguat, PLT KPPH VIII Gayo Lues Diminta Bertanggung Jawab
Asap Cerobong PT Hopson Kembali Mengepul Saat Malam, Dugaan Pembangkangan Hukum Lingkungan di Gayo Lues Kian Terbuka
Pembangkangan PT Rosin Dinilai Menginjak Keputusan Pemerintah dan Menguji Wibawa Negara di Aceh
Pasca Pembekuan oleh Pemerintah Aceh, Aktivitas PT Rosin Diduga Masih Jalan, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Turun
Waspada Penipuan Digital, Bank Aceh Syariah Tekankan Pentingnya Perlindungan Data Nasabah

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:39 WIB

Kapok Sahli Pangdam IM Disambut Meriah Bentangan Bendera Merah Putih oleh Pelajar di Penutupan TMMD Abdya

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:12 WIB

Ratusan Warga Terpesona Drama dan Tari Kolosal Penutupan TMMD ke-128 Kodim Abdya

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:06 WIB

Brigjen TNI Mahesa Fitriadi Tinjau Hasil Pembangunan TMMD Ke-128 di Abdya

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:30 WIB

Haru di Penutupan TMMD ke-128 Abdya, Kapok Sahli Pangdam IM Bantu Kursi Roda untuk Warga

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIB

Penutupan TMMD Ke-128 Diwarnai Penyaluran Tali Asih untuk Warga Gunung Cut

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:35 WIB

Bazar Murah Meriahkan Penutupan TMMD Ke-128 Kodim Abdya

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:07 WIB

TMMD Ke-128 Kodim Abdya Torehkan Capaian Besar, Jalan hingga RTLH Rampung Dibangun

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:46 WIB

Ratusan Warga Serbu Pengobatan Gratis Kodim Abdya pada Penutupan TMMD Ke-128

Berita Terbaru