Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Sertu Sabtono, bersama personel BKO Yon TP 855/Raksaka Dharma dan masyarakat setempat kembali melanjutkan pembangunan Jembatan Gantung Garuda Merah Putih Arul Salam di Desa Kungke Jaya, Sabtu (12/9/2026).
Pembangunan jembatan ini memanfaatkan bantuan dari Presiden Republik Indonesia melalui TNI AD, khususnya Kodim 0113/Gayo Lues, yang dialokasikan bagi wilayah terdampak bencana alam hidrometeorologi akibat meluapnya arus sungai. Seluruh proses pengerjaan dilakukan secara bersinergi melalui sistem gotong royong antara prajurit TNI dan warga dari tahap awal hingga selesai.
Fokus kegiatan hari ini berpusat pada proses melangsir angker dudukan tiang pylon (tower) secara manual dari tepi jalan raya menuju lokasi tapak pembangunan jembatan. Medan yang melintasi area aliran sungai menuntut kerja sama erat dan kekompakan penuh antara personel TNI dan masyarakat.
Pembangunan jembatan gantung ini bertujuan utama untuk memangkas jarak tempuh dan mempermudah akses mobilitas warga dari kawasan pemukiman menuju lahan perkebunan. Dengan terhubungnya kembali akses ini, aktivitas ekonomi dan produktivitas pertanian masyarakat Desa Kungke Jaya diharapkan dapat kembali pulih dan meningkat.
Sertu Sabtono menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat kebersamaan masyarakat Desa Kungke Jaya.
”Pembangunan ini adalah bukti nyata kepedulian pemerintah dan TNI untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Melalui gotong royong ini, pengerjaan terasa lebih ringan. Harapan kami, setelah jembatan ini selesai dan dapat digunakan untuk mendukung aktivitas perkebunan, warga memiliki kesadaran bersama untuk menjaga serta merawatnya agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Sertu Sabtono.







































