TAKALAR – radarnews.co.id | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar kembali menunjukkan langkah progresif dalam mendorong transformasi pendidikan. rabu 6 / 5 /2026
Kali ini, Disdik Takalar resmi menerbitkan Surat Keputusan (SK) tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN), yang menjadi yang pertama di Provinsi Sulawesi Selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari regulasi nasional terkait penerapan budaya sekolah yang berorientasi pada perlindungan menyeluruh terhadap peserta didik, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, inklusif, dan berkarakter.
Budaya Sekolah Aman dan Nyaman sendiri merupakan konsep yang menekankan pada pembentukan tata nilai, sikap, serta kebiasaan positif di lingkungan pendidikan. Program ini tidak hanya menyentuh aspek keamanan fisik, tetapi juga mencakup kesejahteraan psikologis, sosial, hingga keamanan digital bagi seluruh warga sekolah.
Cerdas Berkarakter Kemendikdasmen RI
Kepala Dinas Pendidikan Dody Riyan saputra Takalar menegaskan bahwa penerbitan SK ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pendidikan yang humanis dan berorientasi pada perlindungan anak.
“Ini bukan sekadar kebijakan administratif, tetapi langkah nyata untuk memastikan setiap satuan pendidikan di Takalar menjadi ruang yang aman, nyaman, dan ramah bagi peserta didik,” ujarnya.
Lebih lanjut, implementasi BSAN akan melibatkan seluruh elemen pendidikan, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, siswa, hingga orang tua dan masyarakat. Pendekatan yang digunakan bersifat promotif dan preventif, dengan menekankan kolaborasi lintas pihak dalam menciptakan budaya sekolah yang positif.
Cerdas Berkarakter
Kemendikdasmen RI
Dengan diterbitkannya SK tersebut, Kabupaten Takalar diharapkan dapat menjadi role model bagi daerah lain di Sulawesi Selatan dalam penerapan kebijakan pendidikan berbasis perlindungan dan karakter.
Langkah cepat ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan di daerah, sekaligus menjawab tantangan dunia
pendidikan yang semakin kompleks, termasuk isu kekerasan di sekolah dan kesehatan mental peserta didik anak sekolah.
Pemerintah Kabupaten Takalar melalui Dinas Pendidikan pun berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap implementasi kebijakan ini, agar benar-benar berdampak nyata di lapangan.
( D T)






































